Kamu Berhak Bahagia

Kamu Berhak Bahagia
Petaka Khinan


__ADS_3

..."Mas Bayu". Kata Khinan heran. Heran kenapa mereka bisa berada disini. Disebuah kamar asing menurut Khinan....


..."Kamu sudah bangun". Bayu bertanya balik pada Khinan dan mendekat kearahnya....


..."Pules banget kamu tidurnya." Kata Bayu....


...Kini tangan Bayu sudah mulai kurang ajar. Dia membelai rambut Khinan. Khinan kaget dengan sikap Bayu. Bayu yg dia kira orang baik ternyata berniat jahat padanya....


..."Apaan sih mas". Kata Khinan sambil menghindari tangan Bayu yg hendak membelainya lagi....


..."Santai sayang. Kita senang-senang ya malam ini. Dari pada kamu dikurung sama calon suamimu". Kata Bayu. Bayu mulai mendekati Khinan lebih dekat lagi....


...Khinan mulai merasa takut dan ingin segera pergi dari tempat itu. Khinan berhasil keluar dari kamar dengan sempoyongan. Karna kesadarannya belum sepenuhnya pulih. Namun saat sampai didepan pintu utama, Rupanya pintu itu dikunci. Bayu dari arah belakang tertawa pada Khinan yg berusaha membuka pintu yg terkunci itu....


..."Sabar sayang. Kita pasti keluar dari rumah ini. Tapi tidak untuk malam ini. Kita nikmati masa lalu kita dulu. Kita nostalgia lagi". Jawab Bayu menghampiri Khinan....


...Khinan berlari menjauh. Tapi kakinya terpentok oleh sofa diruang tamu itu. Hingga Khinan terjatuh disofa....


..."Jangan kurang ajar mas. Mas Bayu udah punya Risa. Dan hubungan kita udah selesai waktu itu". Kata Khinan mulai menangis. Dia sama sekali tak menyangka bahwa pria itu adalah Bayu. Bayu yg dia kenal tidak seperti itu. Bayu yg dia kenal adalah Bayu yg baik....


..."Hahaha". Bayu menertawakan Khinan yg hendak bangkit tapi gagal karna lututnya sakit terpentok oleh sofa tadi....


..."Santai aja sayang. Aku janji, pasti bakal balikin kamu ke Bagas lagi. Sekarang nurut ya sama Aku". Pinta Bayu dengan senyum menggodanya....


..."Kupikir mas Bayu orang baik. Tapi ternyata aku salah. Atau jangan-jangan kata mas Bayu yg mau cerai itu juga omong kosong ?" Tebak Khinan dengan isakan tangisnya....


..."Kalau itu mungkin akan terjadi. Risa gak seenak kamu. Dia udah longgar. Mendingan kamu kemana-mana. Sayang waktu itu Risa pakek acara hamil. Jadi putus kan kita". Keluh nya....


..."Gila. Kamu bener-bener gila Bayu". Teriak Khinan lagi....


..."Memang. Aku memang gila Khinan. Gila karna kamu. Kamu yg selama ini aku cintai. Aku gak bisa tanpa kamu Khinan. Aku cinta sama kamu". Jawab Bayu yg terus mendekati Khinan....


...Khinan berjalan mundur berusaha menjauhi Bayu. Namun Bayu terus saja berjalan menghampiri Khinan. Hingga akhirnya Khinan terpentok oleh tembok. Bayu segera melancarkan aksinya dengan menghimpit Khinan diantara tembok itu....


..."Lepas." Teriak Khinan disela isak tangisnya....


...Bayu memegangi tangan Khinan dan ditariknya keatas. Khinan tak bisa berkutik lagi. Dengan beringas Bayu mencium bibir Khinan. Khinan menggelengkan kepalanya demi bisa menghindari ciuman Bayu. Namun tenaga Khinan kalah kuat oleh Bayu....


...Tanpa menunggu waktu lama, Bayu segera membopong tubuh Khinan dan dibawanya kekamar....


...Sampai dikamar Bayu dengan kasar melemparkan tubuh Khinan keatas ranjang. Bayu naik keatas ranjang dan juga naik ketubuh Khinan. Dengan paksa Bayu merobek baju yg melekat ditubuh Khinan. Dalam sekejab baju Khinan robek dan tak berbentuk lagi....

__ADS_1


..."Jaangaaan. Tolong jangaaan". Khinan terisak. Memikirkan Bagas yg sedang mencarinya. Andai saja dia tidak egois pergi tanpa sepengetahuan Bagas, Mungkin semua ini tidak akan terjadi....


...Bayu segera mendekap tubuh Khinan. Menciuminya tanpa ampun. Khinan sudah lelah memberontak. Dia memberontak lagi pun tak akan ada hasil....


...Dan dalam hitungan detik. Bayu sudah berhasil menanggalkan semua pakaian Khinan. Kini Khinan sudah telanjang bulat. Entah setan apa yg merasuki Bayu. Seakan-akan Bayu sangat terobsesi dengan tubuh polos Khinan. Bayu sudah hilang akal....


..."Jangan Bay. Toloong". Suara Khinan disela isak tangisnya....


...Bayu melancarkan aksinya memperkosa Khinan. Bayu menghujam tubuh Khinan tanpa ampun....


...Khinan merasakan area sensitifnya sakit. Memang ini bukan kali pertama untuk Khinan melakukan hubungan suami istri. Tapi karna perlakuan Bayu yg kasar membuat Khinan kesakitan. Khinan sudah pasrah dengan apa yg terjadi. Mau melawan pun percuma. Semua sudah terjadi. Khinan hanya bisa merintih sakit disela aktifitas Bayu menggagahinya....


...Hingga pada akhirnya Bayu mencapai klimax nya....


..."Aaaahhh". Seru Bayu mengakhiri pergulatannya dengan mantan kekasihnya itu....


...Bayu kemudian ambruk disamping tubuh Khinan. Sedangkan Khinan hanya bisa menangis meratapi semuanya....


...Bayu kini sudah memejamkan matanya. Merasa lelah dengan aktifitasnya bersama Khinan....


...Khinan mulai berdiri dari ranjang itu. Sangat berhati-hati karna takut Bayu terbangun. Melihat diarea kewanitaannya ada bercak darah disana. Bayu melakukannya dengan sangat kasar. Hingga Khinan yg sudah tak prawan pun kembali merasakan sakitnya berhubungan saat pertama kali. Dengan tertatih Khinan menuju kamar mandi....


...Didalam kamar mandi Khinan menyalakan shower untuk membersihkan dirinya. Dengan isak tangis dia memukul-mukul kepalanya. Kenapa dia begitu mudah percaya dengan Bayu....


...Khinan keluar dari kamar itu dengan sangat hati-hati....


..."Aku harus bisa kabur dari sini". Batin Khinan mencoba mencari cara untuk keluar dari rumah asing itu....


...Dan rupanya keberuntungan berpihak pada Khinan. Melihat-lihat ruang tamu terdapat meja kecil disana. Dan kunci. Ada kunci diatas meja itu. Khinan segera mengambil Kunci dan keluar dari rumah itu sebelum Bayu terbangun....


...Khinan menuju pintu. Karna panik kuncipun terjatuh. Berkali-kali kunci itu terjatuh. Sampai akhirnya Khinan menarik nafasnya....


..."Tenang Khinan. Tenang". Katanya menyemangati dirinya sendiri....


...Khinan kembali meraih kunci yg terjatuh. Dengan tenang Khinan berusaha membuka pintu itu lagi. Dan berhasil. Khinan berhasil membuka pintu itu. Dengan segera dia berlari pergi dari rumah itu....


...Hari sudah sangat larut malam. Khinan menyusuri jalanan namun tak ada seorangpun yg bisa dimintainya tolong. Khinan berjalan tanpa beralas kaki. Ditambah **** ************* yg masih terasa nyeri. Namun Khinan harus kuat. Khinan harus segera menuju kota....


...Lama Khinan berjalan. Dari kejauhan ada sebuah taksi hendak melewatinya. Khinan berjalan menuju tengah jalan hanya untuk memberhentikan taksi itu. Dan...


..."Chiiiiiiiittttt..." Suara rem taksi itu karna berhenti mendadak....

__ADS_1


..."Aduh neng. Kalau mau bunuh diri jangan ditaksi bapak atuh neng. Bapak gak ingin berurusan sama polisi". Kata supir taksi itu keluar dan menghampiri Khinan....


..."Tolong saya pak. Antar saya kekota x. Saya mohon pak". Kata Khinan dalam isak tangisnya....


..."MasyaAllah. Neng teh kenapa ?" Tanya bapak supir tadi. Terlihat supir taksi itu sudah paruh baya....


..."Tolong pak. Tolong saya". Sedu Khinan lagi memohon....


..."Aduh gimana ya neng. Ini sudah sangat malam. Bapak sudah gak narik lagi. Bapak sudah mau pulang". Kata Bapak paruh baya itu....


...Khinan berlutut dikaki supir taksi itu. Hanya itu yg bisa Khinan lakukan agar taksi itu mau mengantarnya....


..."Bangun neng. Neng cari taksi lain saja ya. Bapak capek. Sudah ada istri yg menunggu bapak dirumah." Tolak sibapak supir itu lagi....


...Dan bapak paruh baya itu kembali masuk kedalam taksinya. Meninggalkan Khinan lagi-lagi seorang diri. Taksi pun mulai berjalan meninggalkannya....


...Khinan berusaha mengejar taksi itu. Namun dia malah terjatuh dan membuat lutunya kembali berdarah....


...Sedangkan taksi tiba-tiba berhenti....


...Rupanya supir taksi itu menatap kasian terhadap Khinan. Melihat dari spion didepannya Khinan terjatuh saat mengejar taksinya. Taksi kembali mundur menghampiri Khinan....


..."Ya udah neng. Ayuk naik ketaksi bapak. Bapak anter". Kata bapak itu membantu Khinan berdiri....


..."Terimakasih pak". Jawab Khinan mencoba berdiri walau sulit. Berjalanpun sudah pincang....


...Khinan memberi tahu alamat apartemen Khinan kepada supir taksi itu....


..."Jauh sekali itu neng. Kok bisa malam-malam neng sampek sini ?" Tanya supir taksi tadi....


..."Saya diculik pak. Makanya sekarang saya melarikan diri." Jawab Khinan....


...Taksi menempuh perjalanan 2 jam lamanya. Khinan telah sampai dikota x. Lega rasanya. Khinan sudah tidak menangis lagi....


...Kini Khinan sudah sampai didepan apartemennya....


..."Pak. Saya gak pegang uang sama sekali. Boleh saya minta nomor rekening bapak ?. Nanti pasti saya bayar". Kata Khinan....


..."Bapak tidak punya nomor rekening neng". Jawab supir taksi itu."Aduh gimana ya. Perjalanan sangat jauh neng. Bapak rugi ini". Jawab supir taksi....


..."Lalu bagaimana pak ?" Tanya Khinan juga kebingungan bagaimana cara membayarnya....

__ADS_1


...Pintu taksi diketuk dari luar. Dua orang security tampak melihat-lihat kearah dalam taksi. Khinan membuka sedikit kaca jendelanya....


..."Non Khinan". Kata salah satu security itu....


__ADS_2