Kamu Berhak Bahagia

Kamu Berhak Bahagia
pak heendra mencari kerja


__ADS_3

Mentari begitu terik hari ini, begitu pula polusi jalanan yang menambah kesan panas kota ini.


Disudut jalan, terlihat pak hendra yang sedang bingung, kemana lagi dia harus mencari pekerjaan sedangkan dia sudah memutari daerah itu namun tak satu pun yang memberi nya pekerjaan.


Dibuka nya sebuah botol minum berisi air putih dan langsung diteguknya, iya kembali berjalan meninggal kan tempat itu sambil menutupkan tumpukan kertas itu ke atas kepala nya karena tak tahan cuaca panas kota ini.


"Duh panas banget lagi hari ini, kemana lagi saya harus nyari kerja, kenapa mereka tidak membutuhkan tenaga saya, padahal kali ini saya serius ingin bekerja kembali" gumam pak hendra meninggal kan tempat itu


Sementara dilain tempat tiara sedang melayani beberapa orang pembeli yang tengah kehausan di cuaca terik begini.


"Neng, es teh nya satu ya es nya banyakin", ucap salah seorang sambil mengipas-ngipas kan topinya


"Iyaa pak tunggu bentar ya", ucap tiara yang tengah semangat melayani daritadi


"Nih pak es nya" ucap tiara menyuguhkan plastik es


"Berapa neng?" Tanya lelaki itu lagi


"3 ribu pak biasa, ga sekalian kue nya pak?" Ucap tiara sambil menunjuk wadah-wadah kue itu


"Ga ah neng lagi ga ada duit " ucap lelaki itu pergi setelah memberikan uang 3 ribu


"Alhamdulillah, es udah hampir habis hari ini, kue juga sisa sekotak, kalau kue nya tidak habis aku harus menjajakannya berkeliling daerah sini" gumam tiara bersyukur


Tak jauh dari tempat itu tiara melihat bapak nya yang terlihat kelelahan lalu iya memanggilnya

__ADS_1


"Paak, bapaaak, siniii" pekik tiara dari sebrang jalan itu


Sementara pak hendra berlari kecil menyebrangi jalan


"Bapak mau minum apa biar ara buatin" ucap tiara menawarkan


"Gausah ra, bapak bawa minum tadi" ucap pak hendra sambil menunjukan botol minum nya


"Bapak laper? Ara bawa bekel 2 bungkus nih 1 buat bapak" ucap ara sambil memberikan bungkusan nasi, pak hendra mengambil nya dan segera memakannya


"Enak nih masakan ara" ucap pak hendra senang


"Bapak bisa aja ara kan cuman masak orek tempe itu" ucap tiara yang kemudian duduk disamping pak hendra


"Makasih ya ra, bapak seneng banget punya anak kayak kamu" ucap pak hendra pada tiara


Mereka berbincang-bincang dan tanpa disadari hari sudah mulai sore, dan alhamdulillah jualan tiara habis terjual. Kali ini tiara pulang bersama bapak nya.


Sesampai nya dirumah tiara langsung mandi dan sholat, iya tidak pernah meninggalkan sholat kecuali karena halangan, bahkan saat berjualan pun iya akan menutup jualan untuk melakukan ibadah.


Setelah sholat tiara menggoreng tempe yang telah iya beli pulang jualan tadi.


"Ra, maafin bapak ya, bapak belum dapat kerjaan " ucap pak hendra yang duduk dibangku jati tua itu


"Gapapa pak, besok aja cari nya, nanti ara cari info juga pak" ucap ara sambil menggoreng tempe

__ADS_1


"Seharusnya bapak dari dulu cari kerja bukan nya mabuk dan judi" ucap pak hendra penuh penyesalan


"Bapak gaush gitu lagian bapak kan baru 5 tahun ini ga jualan nya, justru tiara yang minta maaf karena diusia bapak segini bapak malah cari kerja lagi" ucap tiara sambil membawa tempe itu ke tikar yang sudah digelarnya


"Kamu ga benci ra sama bapak?" Tanya bapak hendra lagi


"Enggak sama sekali pak, bapak itu satu-satu nya orang yang paling berharga dihidup tiara" ucap tiara meyakin kan


Benar ada nya, tidak ada seorang pun selain bapak hendra yang iya miliki sekarang. Tiara yang sejak kecil sudah merasa kehilangan, tak ingin lagi kehilangan bapak nya itu.


Tiara sangat menyayangi pak hendra, karena sejak kecil iya tinggal bersama pak hendra yang begitu menyayangi nya.


Tiara membuka perbincangan lagi setelah mereka selesai makan


"Pak, bapak besok jualan aja gimna" tanya tiara ragu pada bapaknya


"Boleh juga ra, lagian bapak udah lama ga jualan" ucap pak hendra semangat


"Besok biar ara aja yang cari kerja, bapak jualan aja ya" ucap tiara tenang


"Kamu mau cari kemana ra?" Tanya pak hendra lagi


"Ara bakal cari pekerjaan sekitar sini pak, biasa nya kan mereka butuh buat beberes rumah mereka" ucap tiara meyakin kan


"Kamu ga papa cari kerja?" Tanya pak hendra khawatir

__ADS_1


"Bapak tenang aja, ara bakal jaga diri baik-baik kok, lagian ara ga tega kalau bapak harus kerja lagi" ucap tiara meyakin kan bapak nya


__ADS_2