Karena Jelita

Karena Jelita
Oh Ya


__ADS_3

" Sudah kamu jangan terlalu ikut campur dengan urusan ku!"


" Aku ini istri kamu Mas! aku berhak tahu siapa dia! kenapa sampai kamu mengikuti dia ke kamar mand!i dan kenapa Mama sampai menyusul kalian ke kamar mandi!"


" Aku tidak pernah menyusulnya Hilda! semua ini terjadi tiba-tiba… dan nggak sengaja? puas!"


" Bohong! kamu berbohong padaku Mas Andra!"


"Terserah!"


"Mas! lihat Aku Mas! aku sudah sesabar ini …menanti kamu …Apa kamu nggk bisa ngelihat sih! Rasa Sayang aku ke kamu itu sangat besar!


aku bisa ngertiin kamu kalau sampai saat ini kamu belum bisa mencintai aku! Tapi tolong Mas Andra Lihatlah kedua orang tua kita!"


" Jika kamu memang merasa lelah dengan semua ini Hilda… Aku sarankan agar kamu meninggalkanku dan mengakhiri ini semua"


" T?idak bisa mas Andra! aku nggak mau mencoreng nama besar keluarga aku hanya gara-gara kamu ya! Tolong Mas! tolong buka hati kamu untuk aku! buka Mas buka!"


" Sudahlah Hilda! Sudah… Cukup! aku tidak mau membahas masalah ini oke!"


" Mas kamu sadar nggak sih! dengan cara kamu seperti ini …kamu itu menyakiti hati orang lain… ya itu aku! kamu harus ngorbanin aku demi keegoisan kamu!"


" Korban kamu bilang Hilda? Sebenar nya aku lah yang menjadi korban dari semua ini! sejak awal aku sudah menolak perjodohan ini… tapi keluarga kamu bersikeras tetap ingin menjodohkan kamu dengan aku!"


" Makanya dong Mas jalani… kita sudah menikah! kita tinggal membangun dari awal… Apa sih Mas susahnya…"


" kamu enggak akan pernah ngerti Hilda…"


" kesabaranku sebagai perempuan sudah habis mas Andra! aku akan mencari tahu dan menemukan siapa perempuan itu! dan aku akan membuat kamu hidup dalam pernikahan ini untuk selamanya!"


Mas Andra langsung pindah dan tidur di sofa sambil menutup telinga nya dengan bantal.


Kecurigaan ku semakin terasa dengan perempuan itu.

__ADS_1


Hari berhari ku lalui, Mas Andra masih saja seperti itu. Bahkan dengan tega nya ia benar benar tidak mau berangkat ke Bali bersama ku.


Namun aku masih menutupi nya dari Papa. Agar nama Baik Mas Andra tetap terjaga di mata Papa.


Aku menyuruh orang untuk mencari siapa tahu perempuan itu. Dan aku mulai mencium sosok yang di sembunyi kan oleh suami ku.


...****************...


Hari ini aku pergi ke Apartement unt menemui Jill. Hari Hari ku lalui seperti biasa, aku masoh mendambakan Jill meski ada Hilda di dekat ku.


Aku melihat Jill yang terlelap dengan nyenyak, Seperti biasa nya ,masih jelas sisa Mabuk Semalam.


Aku membiarkan nya terlelap tak tega rasa nya membangun kan Jill.


Andai Saja Jill yang menjadi istri ku..cerita hidup ku mungkin tak kan seperti ini.


Aku ikut berbaring tidur memeluk nya.


"Ndra.."Ucap ku,Aroma khas yang tak pernah berubah.


"Kapan kamu kesini..." sambil ku kucek mataku


"2 jam yang lalu..,pulang jam.berapa semala..."


" Jam setengah 4pagi.".


"Kamu senang..


"Sebener nya sih pengen ngajak kamu..Tapi gimana Dong? Nanti istri kamu nyari'in.." jawab ku sambil membelai pipi nya.


"Tumben kamu kesini? Istri kamu nggak nyari.."


"Udah Dong Jill..jangan membahas orang lain di antara kita?"

__ADS_1


"Aku mau ngajak kamu nonton..Gimana?"


"Aku malas..pengen bermalas malasan aja Ndra!"


"Kenapa??"


"Kemarin aku liat tas baru..??"


" Ya terus??"


" Aku minta tas boleh ya??"


"Boleh..ambil lah!"


"Tapi harus pesen dulu...?".


"Nggak apa apa! Yang penting kamu bahagia.."


"Ini ambil.." Andra menyodor kan lipatan kertas pada ku


"Apa.ini?"


"Baca Lah?"


Lalu aku membaca nu, "Serius?? kamu mau ngajak aku keBali 3hari??"


"Serius lah Jill?"


"Terus istri kamu???"


"Aku kan sudah bilang..kamu prioritas aku..Sorry untuk akhir akhir ini aku belim ada waktu untuk ngajak kamu ke Raja Ampat? kamu tahu scedul aku kan??"


"Terimakasih sayang!".Lalu aku memeluk Andra dan mencium Pipi nya. " Nggak apa apa! aku udah bahagia banget! iya..aku ngerti jadwal kamu padat banget..tapi nggak masalah kan kalau kita cuti bersamaan.."

__ADS_1


"Siapa yang berani melarang mu Jill? lagian kan kamu nggak pernah ambil cuti kan? "


"Makasih sayang! Muach!" aku mencium bibir Manis Andra


__ADS_2