
"Arhan!!" teriak Jill
"Apa'an sih! Lo teriak..teriak!" aku langsung menata bantal disebelah Jill.
"Ngapain Lo disini! minggir sana Lo!" Mendorong ku agar pergi, Dasar perempuan jinak jinak merpati.Bodo amat Gue nggak perduli.
"Apa'an sih Lo Jill! heboh banget! Gue capek! Gue mau tidur!"
"Tidur sana dikamar Lo sendiri!"
"Gue nggak bisa tidur kalau nggak ada Lo!"
"Nggak usah ngegombal! Nggak mempan!"
"Terserah apa kata Lo! Gue tetep mau tidur sama Lo!"
"Lo ngeyel banget sih Han!"
"Lo tu yang lebay!"
"Kalau Lo nggak mau pergi! Gue yang pergi dari sini!" Jill langsung menyibakan selimut dengan mencebikan bibir nya, sebelum dia berhasil pergi, Aku langsung menarik tangan nya agar tetap tidur disini.
"Arhan!" Jill kaget jatuh terjerembab jatuh kedalam pelukan ku, Aku tak mau menyia nyiakan kesempatan yang kemarin sempat tertunda.
Aku langsung membalikan keadaan, dengan membalik posisi tubuh Jill . Sehingga sekarang sudah berada dibawah kungkungan ku.
Mata kami saling menatap dan memeandang. Jill memang cantik sorot mata nya yang tajam mampu menyihir ku.
__ADS_1
"Lepas! Arhan!" jill mengalihkan suasana dengan canggung sambil memberontak.
Kali ini tidak akan kubiarkan pergi, Semakin ku dekat kan wajah ku..Membuat wajah Jill malu bersemu merah.
"Arhan! apa'an sih!"
"Lo jangan pergi! disini sama Gue!"
"Ngggg-" Belum saja Jill menyelesaikan kalimat nya, Aku lebih dulu berhasil membungkam mulut nya dengan mulut manis ku.
Awal nya Jill memberontak,tapi lama lama menikmati Juga..karena aku memaksanya dengan lembut. Pokok nya kali ini aku tidak akan membiar kan nya lolos.
"Maafin Gue yang kemarin..Gue nggak punya rasa apa apa sama Yasmin!" Bisik ku ditelinga Jill .Lalu kutatap mata nya beberapa saat agar yakin dengan ku.
Jill mulai melunak dengan wajah semu malu malu.
Jill mulai meremang dan menggelinjang. Ku hissaapp lagi bibir manis nya, sehingga membuat kami terlarut dalam kemesraan.
Ya! Jill sudah tidak marah lagi padaku, Ku susuri setiap inci keindahan tubuh nya. Leher putih ,mulus dan jenjang yang dimiliki Jill adalah tempat terfavorit untuk ku. Ku hissapp dan ku gigit kecil sehinggan meninggal kan noda ke unguan disana.
Mata Jill terpejam seolah menikmati ,Lalu ku lancar kan aksi ku dengan merambah daerah yang lain. Aku tahu Jill masih malu malu..karena baru pertama kali nya melakukan keintiman dengan ku.
Aku sendiri sudah tidak bisa lagi menahan gejolak Gairah.
"Jill sekarang Ya...".pintaku parau..
"Tapi Aku...."
__ADS_1
"Hssst" jari telunjuk ku membungkam mulut Jill. "Gue nerima Lo apa adanya!" tambah ku lagi meyakinkan Jelita agar kepercayaan diri nya kembali pulih.
Jill mengangguk..itu tanda nya ia memperbolehkan ku untuk menjamah menikmati tubuh nya sebagai istri ku.
Jujur saja ini kali pertama nya aku melakukan hubungan Sexx. Aku melakukan kan dengan Lembut..Aku tidak ingin membuat Jill tersinggung karena dirinya sudah tidak Virgin lagi. Jadi aku yang akan memimpin hubungan Sexx dimalam ini.
Tanpa terlewati sedikit pun,Tubuh Jill memanglah sempurna. Kurasa tidak kalah dengan wanita yang masih Virgin. Meski sudah berkali kali melakukan hun Sexx..tubuh Jill masih terasa padat. Dan kewanitaan masih terasa kencang dan menggigit.
apalagi buah dada nya, masih kennyal saat ku rasakan.
Jill mngeranng merasakan kenikkmatan, begitu pula dengan ku..Rasa yang tidak pernak kurasa kan sebelum nya.
Pantas saja Andra tidak bisa MoveOn dari Jill.
Jill memang perempuan yang Luar biasa.
"Aaaaaaaaaaaahhhh.."Erangku
Jelita masih saja mengecupi ku.
"Jill..aku-" belum selesai ucapan ku.. Lahar cintaku sudah keluar lebih dulu.
"Aaaaaaaaahhhh" terdengar suara Jill saat merasakan pelepasan.
Kami sama sama berkeringat menikmati Gairah di malam inim Sekarang aku sudah bisa memiliki Jill seutuh nya.
Jill terlihat malu..Lalu aku mencium kening nya dan ku peluk tubuh polos nya.
__ADS_1