Karena Jelita

Karena Jelita
end


__ADS_3

"Aahhhh!" pekik Jelita sambil memijit kepala nya yang terasa berat kemudian bersandar di kepala Ranjang.


"Sudah bangun!" Arhan datang membawa segelas susu.


"Ngapain Lo disini! Lo kan harus nya kerja!" masih meringis merasakan kepala nya yang pusing.


"Gue nggak seGila Lo? Gue masih punya hati! mana mungkin Gue kerja sedang kan Keadaan Lo berantakan gini!"


"Gue bisa sendiri..Lo nggak perlu sok perhatian sama Gue!"


"Terserah apa kata Lo! minum susu nya!"


Kemudian Jill menegak segalas susu hangat buatan Arhan, dalam hati kecil nya Jelita sangat terenyuh dengan pengorbanan dan perhatian Arhan.


"Kampungan! katanya jago mabok! baru 6botol minuman saja udah teler!" Senyum Arham mengejek.


Sontak Membuat jelita mendelik kesal "Maksud Lo!"


"Gue tahu! Lo cemburu sama Gue karena Yasmin! tapi cara Lo kampungan!"


"Gue nggak cemburu!"


"Nggak ush naif Jelita! Haris nya Lo tanya ke Gue! bukan marah terus Lo mabuk mabukan!"


"Semalem Gue datang ke acara ulang tahun nya Pevita! jadi Lo nggak perlu GR!"


"Oh ya! Gimana seandai nya semalem Gue nggak dateng! Gue nggak tu Lo bakal di apai Andra!"


"Tunggu! tunggu! kenapa Lo bisa dateng semalem!"


"Gue ngikutin Lo!"


Jelita masih bingung dengan penjelasan Arhan.


"Lo nggak dewasa banget! Seharus nya Lo mikir! kenapa beberapa hari ini Gue ngediemin Lo! tujuan Gue biar Lo sadar dengan keslaahan Lo! bukan nya semakin menjadi jadi!"


"Lo yang mulai!"

__ADS_1


"Gue?? Mulai gimana?? Gue udah minta maaf sama Lo! tapi Lo??? dengan gampang nya ngomong talak! Lo pikir setiap maslaah akan selesai dengan Talak??"


Jelita diam seribu bahasa.


"Asal Lo tahu! kemarin Gue nemuin Yasmin bukan untuk makan siang! tapi untuk menjelaskan semua nya! agar di nggak slah paham sAma Gue!"


"Jadi???"


"Lo harus nya tahu maksud Gue!"


"Maafin Gue..." pinta Jill penuh sesal.


"Kalau Gue nggak ada rasa sama Lo! Gue nggak akan nikahin Lo Jill! Gue capek harus kucing kucingan sama Lo! "


Jill diam ,menyesali perbuatan nya.


"Sekarang Lo sendiri gimana sama Gue??"


Jelita langsung gugup bersemu merah


"Gue????"


"Gue????"


"Gimana!"


Jelita langsung memeluk Arhan dengan Erat."Maafin Gue???"


"Gue nggak butuh permohonan maaf Lo! tapi Perasaan Lo Ke Gue!


"Gue Juga ada rasa sama Lo!"


kemudian Arhan membalikan badan nya dan membalas pelukan Jelita dengan penuh kasih.


"Gue cinta sama Lo Jill! dulu saat pertamakali kita bertemu!" sambil mengecup pucuk kepala jelita


Jelita mendongak "Kapan???" kembali memeluk Arhan.

__ADS_1


"Dulu waktu Lo patah hati?"


"Gue juga baru sadar Han! ternyata Gue cinta sama Lo! makasih Lo udah mau nerima semua kekurangan Gue!"


"Kita buka lembaran baru ya Jill!" arhan terus mengelus pundak jelita dalam dekapan nya. "Gue mau kita berubah..Menjadi menusia yang lebih baik.."


" Thankyu Lo udah ngebimbing Gue?" Jelita mendongak mentap Arhan dengan oenuh rasa cinta.


Semaki lama,pandangan mereka semakin dekat. Tak hayal setelah pertengkaran berlalu seolah menjadi kan Asmara mereka kian meggebu.


Arhan mulai menyatukan bibir nya, begitupin Jelita yang mulai membalas "Hmmmppffttt"


Arhan kian terbawa suasana,apalagi penampilan jelita yang super seksi.Hanya memakai Kaos oblong oversize.


melahap nya dengan rakus tanpa memberi Jeda.


"Kak Arhaaann!!!!!" Pekik Nurida di depan pintu


Arhan mendengus dengan kesal bersemu malu.


"Kalau mau beradegan dewasa Kunci pintu nya dong!"


Arhan segera merapikan baju nya lalu keluar menghampiri Nurida kemudian di susul Jeliga.


"Ada apa Nur???"


"Kakak ini! Hari ini kan kak Yasmin akan kembali ke Surabaya! ayo kita antar.."


"Nur..Kakak sudah tahu, Dan satu hal yang harus kamu ingat..Kakak hanya mencintai jelita tanpa memandang masa lalu nya..Jadi buang jauh jauh pikiran mu untuk mempersatukan Kakak dn Yasmin! karena dari dulu Kakak hanya menganggap Yasmin sebagai sahabat! dan Yasmin pun tahu akan hal itu!"


"Masalalu ku memang tidak baik Nurida..Tapi karena Arhan...Aku bisa berubah. Aku memang tidak bisa mengubah masalalu ku yang kelam.. tapi aku bisa memperbaiki masa depan bersama Arhan, Sejati nya cinta bukan memandang kesempurnaan..tapi slaing menerima kekurangan.." imbuh Jelita


"Aku sudah bahagia dengan Jelita Nurida.."


"Maaf kan aku kak Arhan..Kak Jelita?" pinta Nurida penuh sesal


Akhir nya mereka hidup bahagian

__ADS_1


Mohon maaf author masih proses belajar ya Kak..


dukung terus karya karya kami🙏


__ADS_2