Karena Jelita

Karena Jelita
Gosip


__ADS_3

Jelita memijat mijat pangkal hidung nya, tangan dingin nya mulai mengandle pekerjaan. Di kantor,ia memperlakukan Arhan layak nya bawahan. Seprofesional itulah Jelita.


"Coba kamu periksa ulang..ada kekeliruan atau gimana saya nggak ngerti.. Kenapa biaya operasional nya tidak sesuai dengan produksi di Line.."


"memang ada salah satu harga material yang sedang di audit bu..."


"Harus nya kan ada laporan nya Pak.."


"Tadi saya sudah mengingat kan pada staf yang mengerjakan.."


"Saya tidak mau tahu.. selesaikan laporan nya hari ini juga!"


"Baik Bu"


Waktu sudah menunjukan waktu untuk istirahat.


"Makan siang Dulu..." tawar Arhan,namun Jill masih berkutat dengan pelerjaan nya.


"Duluan aja..." tanpa menoleh ke Arah Arhan.


"Jill jangan terlalu di Forsir? kamu juga butuh istirahat.. dari tadi pagi, aku lihat kamu sibuk dan terlalu serius.."


"iya! ini kan tanggung jawab Gue!"


"Oh iya..nanti malem Tante Maya ngundang kita Makan malam..sekalian aku mau ngenalin kamu sama Nurida.."


"Baik.." jawab Jill mendengus lalu menyenderkan kepala nya di kepala kursi.


"Jangan panggil Loe Gue di depan tante Maya..Gue nggak mau mereka curiga.."


"Iya! yaudah ayo makan.."


Mereka sama sama keluar dari ruangan Jill, tak sengaja saat jill menutup pintu Andra datang..


"Jill!"

__ADS_1


"Pak Andra!" Seketika Jill merasa tidak Enak.


"Bisa kita makan siang?"


"Maaf Pak..saya mau Lunch sama suami saya.."Jawab Jill dengan berat hati, rasa nya mau nangis kejeer.


"Ayo Pak sekalian kalau mau barengan.." Arhan mencoba melentur kan suasana yang sangat tegang.


"Lain kali saja!" kemudian Andra pergi tanpa berpamitan.


Arhan tahu dengan perasaan yang saat ini di rasakan Jill namun ia tak mau membahas nya.


Semua mata melirik Arhan dan Jill saat berjalan bebarengan.


"Nggak nyangka ya Bu jelita nikah nya sama Mas Arhan! nggak kalah ganteng juga kok sama pak Andra!".celetuk slah satu karyawati.


"Iya! padahal dulu..sering dinas keluar kota berdua lho sama Pak Andra! Eh tau nya nikah nya sama Mas Arhan!".imbuh salah satu karyawan.


"Masak Sih! bu Jelita beneran Pacarna sama Pak andra?"


"Iya! cuma gitu sih..ditutup tutupin, lha wong saat Pak Andra udah Nikah..mereka masih tetep pacaran Lho!"


"Tapi emang Bu jelita itu cantik.."


"Ah tapi kasihan Mas Arhan! dapat bu Jelita.."


"Kenapa?"


"Aduh! selain punya scandal sama Pak Andra! Bu Jelita itu juga suka mabuk!"


"Nggak mungkin.."


"Beneran.. Pak Andra sering dugem sama Bu Jelita.."


"Emang Lo liat sendiri ya. ."

__ADS_1


"Enggak siih.. cuma emang gitu, Pak Andra itu punya hubungan deh sama bu Jelita.."


begitulah gosip yang beredar..Maklum saja Jelita memang perempuan yang snagat cantik dan Smart. Ditambah kedekatan dengan para petinggi di perusahaan yang membuat banyak orang iri pada nya.


"Jill..makan dulu"


"Iya..sebentar..." jawab Jill yang masih fokus dengan tablet nya.


"Jill.."


"Hmmm iya! bentar.. nanggung.."


"Aku tahu..kerjaan Lo banyak, tapi makan dulu..l


" Iya bentar lagi deadline nih.."


" Pantesan aja badan Lo kering kerontang!" Arhan sudah tidak sabar lagi melihat Jill yang menunda nunda makan siang karena pekerjaan yang di tinggal karena cuti kemarin.


"Enak Aja! Seksi tauuk!"


Ia segera berdiri dan membawa sepiring nasi lalu menggeser kursi dan duduk disebelah Jill tanpa persih


"Buka mulut! aaaaaaa" sambil memasaukan makanan ke dalam mulut Jill.


"Arhan..."


"Cepetan makan! bentar lagi masuk jam kerja!"


Dengan ragu dan sedikit canggung, Jill membuka mulut dan akhir nya di suapi oleh Arhan.


Lagi lagi banyak mata yang memandang dan mengamati.


"Nih! minum nya!" Arhan menyodor kan gelas ke mulut Jill.


"Han.. nanti malem Gue pake baju yang mana??"

__ADS_1


"Pakai yang Lo rasa nyaman..yang penting nyaman.."


"Datar banget sih Lo jadi orang. "


__ADS_2