Karena Jelita

Karena Jelita
Salah tingkah


__ADS_3

suasana sarapan kali ini sedikit berbeda..Aku sedikit canggung melihat Arhan.Aku berpura pura sibuk menyiap kan makanan. Hanya ku lihat dari ekor mata ku saja.


Arhan juga nggak jelek jelek amat,Rapi dan juga Klimis. aduh bisa bisa nya aku berfikir begitu.


"Sarapan sama apa Jill?" tanya Arhan sambil menggeser kursi lalu duduk.


"Roti panggang, isi telur ceplok aja.. mau masak kesiangan.."


"Lo ke enakan sih tidur nya!" Ledek Arhan.


"Sial!" umpat ku dalam hati.


Arhan mulai melahap roti yang sudah ku siapkan di atas piring. Saat ini aku juga sudah rapi hanya saja masih ada Roll di poni rambut ku.


Lanjut aku membuat susu untuk Arhan dan untuku sendiri..


"Nih susu nya " ku letak kan di depan Arhan.


"Dari tadi Kenapa Lo diem aja?? Malu Lo sama Gue??"


"Ngapain Gue malu? jangan GR Lo?"


"Ya.. Ya! sampai gak mau bangun."


"Terserah apa kata Lo!" jawab ku sedikit kesal.

__ADS_1


Arhan tersenyum mengejek ku..ah Sial!.


Pagi pagi udah dibuat salah tingkah sama Arhan.


setelah selesai sarapan, Arhan mencuci piring nya sendiri,seperti nya ia tidak mau membebankan semua urusan rumah kepada ku.


"Lo butuh embak embak buat ngebantuin pekerjaan Rumah nggak"


"Nggak! Gue nggak suka ada orang baru di rumah..apalagi yang Ga Gue kenal" jawabku sambil meminum susu dan bersender di wastafel.


"Emang Lo nggak capek..kerja ,kuliah sama ngerjain pekerjaan Rumah.."


"Nggak! minggir biar Gue cuci gelas Gue sendiri.."


Arhan mengibaskan tangan nya lalu melap nya dengan kain lap


Begitupun Arhan yang membantuku, saking Fokus nya kami, Arhan tidak sengaja memegang punggung tangan ku. Pandangan kami saling mengunci.


Nggak tahu kenapa atau entah perasaan ku saja..Tatapan Arhan pagi ini sangat berbeda, dan bodoh nya lagi, Aku juga tenggelam dalam tatapan nya. Wajah nya kian dekat dan semakin dekat, hidung kami pun sudah saling menyentuh


Aku merasakan Bibir Arhan yang sudah menempel lembut dibibir ku, Aku teringat dan langsung tersadar..aku tidak akan melakukan apapun dengan orang yang tidak ku cintai. Mungkin perasaan ku hanya sedang terbawa suasana pagi ini.


Aku langsung memalingkan Muka dengan Gugup "Taraaaa gelang nya sudah lepas!" ucap ku membuyarkan semua nya.


" Sorry" balas Arhan yang juga terlihat kikuk dan canggung.

__ADS_1


"Nggak Masalah! Cepetan Lo berangkat, nanri terlambat!l


"Oke! Gue berangkat Dulu!" balas nya dengan canggung.


Setelah kepergian Arhan, Aku mencoba menenangkan hati dan fikiran ku.Entah apa yang ku rasa saat ini, tapi aku yakin ini hanya kebetulan saja..


Hari ini pekerjaan berjalan dengan lancar, Setelah rapat selesai..Aku segera kembali ke Ruangan dan menyelesaikan semua pekerjaan ku.


"Nih!" Arhan datang meletak kan beberapa makanan di atas mejaku


"Apaan Nih?"


"Makan Aja! Gue tahu kerjaan Lo banyak banget hari ini"


"Lo sendiri? udah makan??"


"Hmmm sama Aryo tadi.., Sorry masalah tadi pagi!"


"Jleeeeeeebbbbbb!" lagi lagi Arhan membuat ku salah tingkah.


"Udah jangan dibahas! Gue tahu Lo nggak bakalan nyium Gue??"


"Kalau iya Gimana Jill?"


"Nggak mungkin..Lo kan nggak cinta sama Gue..Gue kan juga nggak cinta sama Lo!" ada perasaan Gimana Gitu saat Jill berkata seperti itu.

__ADS_1


"Bener Juga Lo! jangn sampai Lo suka sama Gue!"


"Sialan Lo!" umpat ku.


__ADS_2