
Aku sudah siap untuk berangkat ke kantor, Aku berangkat lebih awal ,karena hari ini akan ada interview pada calon karyawan..yang mengikuti seleksi penerimaan karyawan di perusahaan kami.
"Yank..bangun? sudah jam 7…"
" baru jam 7 Jill? aku masih ngantuk!"
" Bukannya bangun… malah narik selimut lagi! ayo bangun terus mandi.. sudah aku batin susu sama roti di meja…"
" Iya! iya! tunggu bentar aku mandi dulu, nanti kita berangkat bareng"
" Nggak bisa gitu dong Andra Sayang… hari ini aku ada intreview sama calon karyawan… Lagian nggak mungkin lah kita berangkat bareng , Apa nanti kata orang-orang…"
" Memang Japlin kemana? kenapa harus kamu.. aku masih kangen Jill.."
"Nanti di kantor kan kita bisa ketemu lagi…pak Japlin ada acara hari ini makanya aku yang bertugas menginterview mereka.."
" ya sudah hati-hati……"
" Oke! jangan lupa sarapan..Susu sama Roti ada di meja..Bumye Sayang! Cup!" Lalu ku kecup bibir ANdra.
di Kantor.
Jelita sudah nampak siap dengan pekerjaannya yang menggantikan pak Japlin. dirinya menginterview satu persatu calon karyawan yang sedang melamar pekerjaan. Jelita tidak menyangka akan bertemu Arhan di sini.
" Selamat anda lulus tes..selamat bergabung di perusahaan kami saudara Arhan..., Saudara Arhan bisa langsung bekerja pada hari ini juga!" aku menjabat tangannya sebagai tanda, bahwa perusahaan kami telah menerimanya , aku pergi begitu saja meninggalkan Arhan.
"Bu jelita..."tanya Arhan sebelum aku pergi.
"Maaf..waktu saya tidak banyak, sebentar lagi akan ada Meriska yang akan mengantar saudara ke Ruangan yang akan Saudara tempati...permisi.."
"Andra!" aku melihatnya duduk di kursiku
"Gimana Test interview nya?"
"Sudah selesai..ngapain di ruangan aku…" Andra tak bergeming, masih duduk Lalu Andra memeluku dan meletak kan kepala nya di dadaku.
"Andra.. ini kantor!" sambil ku elus kepala nya.
"Bawaan nya pengen deket deket kamu Jill.."
" Kamu nggak sedang ada masalah Kan Ndra??kamu nggak lagi ngebohongin aku kan..."
" Kamu kok jadi Parno Gitu Sih Jill??" kemudian aku memeluk Andra yang mulai berdiri.
" Maaf! tadi pintunya sedikit terbuka makanya saya langsung masuk…" tiba tiba Arhan datang masuk ke ruangan ku.
Dan aku sangat Gelapan karene terpegokOleh Arhan, saat aku sedang memeluk Andra.,Langsung saja ku lepas kan pelukan ku pada Andra.
"Oke! Seharus nya Pak Arhan tidak melihat Apa yang sedang saya lakukan bersama Pak Andra ..kami hanya berbagi bahagia saja. Karena proyek kami berjalan dengan lancar dan saya minta maaf atas Kejadian ini" ucapku berbohong pada Arhan
" Apa dia orang baru di sini Bu jelita" tanya Andra
" Benar sekali Pak Andra.. Perkenalkan ini pak Arhan.. beliau staf keuangan yang menggantikan posisi Pak Kamil…, Pak Arhan Perkenal ini Pak Andra Selaku Manager juga sekaligus Ceo Pt Nusantara Grop yang bekerja sama dengan Perusahan Kita.. "
__ADS_1
Mereka berdua saling berjabat tangan, dan sekaligus Andra berpamitan.
"Silah kan duduk.." aku mempersilah kan Arhan.
" Ini berkas nya bu.."
"Baik..saya akan memeriksa nya, terimakasih Pak Arhan..".
"Bu Jelita.. Terimakasih! Maaf..sekalian mau bertanya bu? kantin nya di sebelah mana ya… "
Lalu ku lihat jam yang melingkar ditangan ku dan aku tersenyum pada Arhan.
" Ini kan sudah jam istirahat, panggil saja aku Jill..kalau jam kerja baru panggil aku Bu jelita hahah"
" Aku kira kamu udah nggak kenal aku Lagi Bu Jelita..eh Jill?"
"Hahah ya sudah , ayo aku antar ke kantin, sekalian kita makan siang disana.."
"Baik.. ayo!".
Aku melihat Bu Jelita sedikit aneh hari ini.tidak biasa nya bu Jelita mau makan di kantin. Bahkan Selama dia kerja disini hanya beberapa kali saja Aku melihat Bu Jelita menginjak kan kaki di kantin,itu pun tidak makan disana.
Tapi kenapa hari ini Bu Jelita mau makan di kantin ya? Bahkan duduk bareng sama pegawai biasa si anak baru itu.Setahuku Bu Jelita itu tidak banyak bicara, muka nya selalu serius Apa lagi kumpul dan makan bareng sama Pegawai biasa?
Bahkan orang orang disini mengecap Bu jelita itu sombong,
Bu Jelita hanya bergaul dengan Pak Andra, Pak Japlin aku dan kliyen saja. Kalau sama Pak Andra sih jangan heran..semenjak bergabung dengan perusahaan ini pun, Bu Jelita sudah akrab dengan Pak Andra.
Maka nya aku sangat heran hari ini.Mungkin tidak aku saja, tapi karyawan yang lain juga. Biasa nya selalu makan siang sama Pak Andra..wah akan jadi gosip baru nih kayak nya.
Si anak Baru itu juga cakep kok..nggak kalah sama Pak Andra..kalah nya cuma di duit doang.
"Tadi aku nggak nggak nyangka lho Jill..ternyata kamu Killer juga ya"
"Bukan killer Arhan..cuma ngejalanin pekeerjaan aja.. batwe kamu bekal sendiri dari Rumah"
"Benar sekali"
"O..bagus deh kalau gitu..."
"Mau?? coba aja..ini enak kok?"
"Emang boleh?
"Boleh lah?"
"Aku cicipin dikit ya sambel nya.."
"Nih sama basi nya juga boleh"
Baru saja Bu Jelita mau makan, aku udah di surih Pak Andra untuk memanggil bu Jelita.
"Bu..Pak Andra sudah menunggu.."
__ADS_1
"Meriska! bikin kaget aja? Bukan nya Pak Andra meeting di luar?"
"Itu Bu Pak Andra sudah di depan pintu" sambil ku tunjukan Arah Pak Andra pada Bu Jelita .
"Oke! ya sudah suruh tunggu sebentar ya Me.."
"Baik Bu.. permisi.."
"Arhan..aku duluan ya? selamat makan siang..Bye..".
"Oke!".
Aku melihat Jill duduk di kantin bersama anak baru sedang menikmati jam istirahat.
Setelah Meriska memberitahu Jilm, bahwa aku sedang menunggu nya..Jill swgera bergegas menemui ku.
"Lho..kata nya makan di Luar sama Klien?"
"Apa aku pernah meninggal kan mu makan siang sendirian?"
"Oke..Sorry, tadi Arhan tanya dimana kantin nya..dia kan anak baru..maka nya aku nganterin dia kesini.."
"Ya sudah...ayo makan di luar.."
Aku mengajak Jill makan di luar,
"Jill..." sambil ku elus rambut nya.
"Uang jajan mu sudah masuk kan?"
"Bentar aku cek dulu ya.., Udah masuk Ndra! maksih ya..Muach!" Jill mencium pipi ku.
"Naah gitu dong..banyak senyum..ketawa?"
"Gimana aku bisa ketawa..kalau kamu terus terusan sama istri kamu! Bahkan seluruh manusia yang ada di belahan bumi ini..nyangka nya itu..Aku pelakor! "
" Jangan mulai lagi lah Jill..ngapain sih kamu memeperdulikan hal itu..yang faham dan ngerti hubungan ini tu kita sayang.."
" Sampai kapan kita akan seperti ini terus Ndra.. nggak capek apa! apa kamu sudah nyaman sama Istri kamu"
"Jelita..Please?? jangan Rusak suasana dengan pertanyaan kamu yang nggak penting itu!"
"Oke! aku percaya sama kamu..kamu nggak akan ngebohongin aku!"
"Maaf kan aku Jelita..." ucap ku dalam hati.
"Kenapa diem? pasti ada yang kamu sembunyiin dari aku??"
"Jangan cemburu tanpa alasan gitu Jill?"
"Wajar lah aku cemburu Ndra! aku udah banhak mengalah lho dalam hubungan kita!"
" Nggak ada yang aku tutupin dari kamu? oke?"
__ADS_1
"Oke! kali ini aku percaya..awas aja kalau kamu bohong! Gimana kalau nanti malem kita ke Crown?"
"Kita lihat nanti ya sayang..udah sampai..ayo turun..perut ku sudah lapar banget. "