
" Jelita jangan marah gitu dong…"
" Aku nggak marah Andr…a aku tahu posisi aku tuh kayak mana sekarang …oke?"
" Gini aja deh sebagai gantinya …karena kemarin aku enggak bisa pulang sama kamu… aku nggak pulang ke apartemen. Gimana kalau nanti malam kita ke crown berdua?"
" Nggak bisa… aku nanti malam ada kuliah… Kamu tahu kan hari ini hari pertama ku masuk kuliah".
"Jelita, please? jangan marah.. Aku nggak bisa kalau kamu cuek sama aku kayak gini.." sambil ku selip kan anak Rambut nye Jelita ke daun telinga nya.
" Kamu sendiri yang membuat keadaannya jadi seperti ini Ndra.. Bukan Aku!"
Lagi lagi Hilda datang dengan tiba-tiba,
"Hai sayang.. nih aku udah take a way buat kita..makan siang bareng ya!" ucap nya dari arah pintu.
Dan hal itu semakin membuat Jill semakin kesal.. Jujur semenjak peristiwa malam itu, fikiran ku menjadi tidak tenang.
Aku sudah meniduri Hilda tidak adil rasa nya jika aku selalu mengacuh kan nya. Disisi Lain aku sangat menyakiti hati Jill karena telah menghianati nya ..walaupun Hilda adalah istri saah ku.
Aku tidak bisa mencegah kedatangan Hilda dan aku juga tidak bisa menghalau kepergian Jill saat ini. Jill langsung pergi dari ruangan ku tanpa permisi dengan mimik wajah nya yang kecewa.
"Kenapa Dia??" tanya Hilda
"Kami sedang ada masalah, ada kendala di beberapa projek Pruduksi..."
"Oh..ya sudah kita makan siang dulu..aku siap kan dulu.."
"Hilda..lain kali kamu tidak perlu repot repot datang ke kantor, hanya untuk makan siang.."
"Aku tidak merasa repot, apa aku salah..kalau pengen Lunch bareng suami ku?"
Aku langsung meninggal kan Hilda untuk menemui Jill. Tapi aku tidak menemukan Jill di ruangan nya, Mungkin Jill makan siang sendirian di Luar.
Maka nya aku segera bergegas kembali ke Ruangan ku..Untuk melihat Jill dari jendela .
Ternyata Benar,Jill akan segera pergi sendiri tapi kenapa Jill di hampiri salah seorang karyawan yang seperti nya pernah ku lihat.
"Sial! Pake lupa bawa kunci mobil lagi!" Gerutu Jill
Tanla sengaja Arhan melihat Jill yang sedang gelisah dan menghampiri nya.
__ADS_1
"Ngapain Jill? Nggak istirahat makan siang?"
"Ketinggalan nih Han.. kunci mobil Gue? "
" Bareng Aku aja gimana? dari pada balik ke dalam lagi..waktu nya keburu habis! belum juga macet.."
" Aku sama kamu????"
" Iya! tapi naik motor..mau nggak?? aman kok tenang aja.."
" Mau makan dimana emang nya???"
"Warteg aja mau nggak!"
"Apa! warteg..Arhan serius lah..."
"Serius! murah mana kenyang lagi.. kamu kan tahu aku ini hanya pegawai rendahan Jill?? Mau nggak nih!"
"Iya! iya! Mau.."
Aku melihat Jill pergi dengan anak baru itu, Aku sangat cemburu..Aku tidak oernah melihat Jill seterbuka ini dengan orang lain apa lagi orang baru.
Aku hafal,Jill bukan tioe orang yang mudah bergaul dan dekat dengan orang.
" Hilda please.. lain kali kamu nggak perlu datang ke sini lagi ..bawa makanan atau apalah.."
" Kenapa?? takut ya kamu nggak bisa makan bareng sama wakil direktur itu??"
"Hilda! tutup mulut mu!"
"Mas..aku kesini nggak mau ngajakin berantem ya? kenapa sih... setiap kamu ketemu dia..pasti dingin sama aku!"
" Hilda Jangan karena aku sudah mulai melunak.. kamu bisa senaknya berkata apapun di depanku.. ".
setelah Hilda pulang aku langsung menemui kecil di ruangannya,
" Tadi kamu makan siang di mana Jill??"
" Emang nya penting banget Indra buat kamu!!"
" Jelita! kamu pergi sama siapa tadi??"
__ADS_1
"Kamu kenapa sih?? jadi nggak jelas gitu..Kamu makan sama istri kamu aja..aku nggak masalaah! Oooo..atau mau nya, aku harus nunggu sampe istri kamu pulang gitu?? baru aku makan sama kamu???"
"Jelita!"
"Aku nggak mau berantem..kalau memang tidak ada pekerjaan dan kepentingan..silahkan keluar.."
"Jelita..Aku nggak suka kamu dekat dekat pria mana pun! oke! nanti biar aku yang nganterin kamu berangkat ke kampus!"
"Oke! aku berharap kamu nggak mengingkari janji lagi!".
Sekarang aku sudah berada di apartemen. karena pulang kerja tadi aku langsung ke apartemen .Untuk mengantarkan Jelita berangkat ke kampus. Tiba tiba Hilda menelponku menyuruhku agar pulang untuk mengantar kerumah orang tuanya.
Jelita terlihat sudah siap untuk ke kampus. kami pun sudah berada di dalam mobil tinggal berangkat saja
" siapa sayang yang nelpon??"
" Hilda?" jawab ku. Wajah Jelita yang tadi nya cantik sumringah, kita terlihat berubah menjadi masam..Lalu ku elus rambut nya.
"Jangan cemberut Dong Jill? aku nggak akan kemana mana.. malam ini aku untuk mu"
"Nggak bohong kan Ndra?"
"Iya! nanti aku temenin kamu,aku tungguin sampai kamu selesai.."
"Makasih sayang! cup!" jelita mencium pipi ku.
Lalu rona Wajah Jill kembali bersinar cantik, ku lihat kebahagiaan di mata nya.
Aku tidak tega merusak kebahagiaan nya malam ini.
...****************...
"Mas Andra.. sulit banget sih Mas..meluluh kan hati kamu?? Sebenar nya kamu sedang dimana sekarang..dari tadi aku hubungi tapi nggak kamu angkat angkat!"
"Kamu kenapa Hil? dari tadi Mondar mandir di depan pintu kamar?"
"Mas Andra Ma..dari tadi aku telfon nggak di angkat angkat!"
"Memang nya dimana Andra?"
"Itu Dia Ma! dari tadi pagi belum pulang, apa Mama tahu dimana Mas Andra??"
__ADS_1
"Mama nggak tau Hilda? kan Mama di rumah..,Ya sudah..kamu istirahat ya? Nanti biar Mama nasehatin Andra! maaf kan anak Mama ya Hil?"
"Iya Ma! pasti nanti Mas Andra akan berubah".