Karena Jelita

Karena Jelita
Arhan


__ADS_3

Arhan.


sebelum Aku pulang, Aku teringat dengan tugas dari kampus … saketika itu pula Aku teringat dengan Jill. akhirnya aku memutuskan untuk mendatangi apartemen milik jelita untuk memberikan tugas dari kampus.


belum saja aku masuk ,aku melihat mobil Jill keluar dari arah parkiran dengan kecepatan yang sangat tinggi.


aku merasa ada yang janggal, lalu aku memutuskan untuk mengikuti kemana arah Jill pergi. benar saja mobil yang dikendarai Jill semakin melaju dengan kecepatan tinggi dan tidak beraturan,


beberapa kali aku melihat mobil Jill hampir saja menyenggol kendaraan yang ada di sebelahnya dan hampir juga menabrak kendaraan yang ada di depannya.


aku semakin yakin jika keadaan jill saat ini memang sedang dalam kondisi yang tidak baik..


aku mencoba mengejar dan tak kalah dari Laju Jill. Kini aku sudah berada di samping Mobil Jill dan ku ketuk ketuk kaca mobilnya


"Jill! Buka!"


Jill masih tak menghiraukan ku, justru semakin menambah laju kecepatan nya, begitu pun dengan ku..


"Buka Jill! Tok!Tok! Tok! Buka!"


Jill menoleh dan membuka kaca mobil nya.


"Arhan!"


"Iya Gue!"


"Gila Lo! bahaya tahu! bisa bisa Lo dikira jambret!"


"Makanya! Berhenti sebentar!"


"Oke! Gue nyari tempat sepi dulu!"


Lalu Jill mencari tempat sepi

__ADS_1


untuk menepikan mobil nya.Kebetulan dipinggir jalan ada sebuah minimarket.


"Arhan! Gil Lo Ya! nyari mati Lu! bisa bisa nya Lu ngetuk ngetuk kaca Gue!"


"Turun sebentar!"


akhirnya Jill turun dari mobil nya. " Ada apa sih Han? ngapain juga lo ngikutin gue dengan cara kayak gitu!"


" Jelas khawatir lah sama elu! lu tau nggak! Lo itu Naik mobil udah kayak pembalap! gimana coba kalau Lu Nabrak orang..!"


" Udah deh jangan nyeramahin gue kepala gue bener-bener lagi pusing saat ini oke!"


"Mau kemana?"


Jil tak menghiraukan perkataanku, dia langsung memasuki minimarket. Setelah beberapa lama kemudian ia keluar dengan membawa 2 kaleng Bir.


"Nih.." tawar Jill menyodoriku.


"Ya udah!" Jill meminum nya sendiri, seperti meminum air putih saja.


Kami memilih duduk di kursi yang berada di depan teras mini market tersebut.


"Jill! Lo ada masalah?"


"Banyak!"


"Lu bisa cerita..luap kan semua unek unek yang ada di hali Lu.."


"Percuma Han..nggak bakal ada jalan Keluar?"


"Lu pikir dengan minum..masalah Lu selesai?"


"Setidak nya gue lebih tenang..

__ADS_1


"Pola pikir Lu salah Jill? coba Lu lebih terbuka? sebenar nya ada apa??"


"Terus kalau Gue nggak minum..nggak mabuk! siapa yang mau ngerti Gue Han! hidup Gue udah hancur.." tutur Jill berkaca kaca.


"Tidak ada yang hancur Jill? semua orang punya masalah..dan setiap masalah ada jalan keluar nya..hanya saja kamu tidak mau mencoba nya.."


"Gue nggak tahu lagi harus ngapain Han?"


"Cerita lah Jill..Mungkin Lu bisa lupa saat Lu mabuk? tapi kalau Lu udah sadar..Apa Lu bisa menjamin masalah Lu bisa selesai.. coba Kalau LO sampai nabrak orang? elu bisa masuk penjara??"


"Terus Gue harus ngapain Arhan?? Lu tau kan...Hidup gue rumit!" Jill mulai menangis tak kuasa menahan beban hidup nya , kemudian aku mendekati dan memeluk nya.


"Maaf..bukan maksud ku untuk...."


"Aku ini bukan perempuan yang baik? apa yang bisa aku lakukan setelah ini??? Istri Andra sudah tahu semua nya?? dan Andra sudah mulai menghianati ku! 6tahun lama nya aku bersama harus berakhir seperti ini Han! hik hik hik...Ku kira Andra akan setia, tapi kenyataan nya dia bisa meniduri istri nya!"


"Tenang...menangis lah jika itu membuat mu lebih tenang Jill..."


"Aku tidak menyangka..Hubungan ku akan seperti ini Han? banyak hal yg sudah kami lakukan selama 6tahun bersama..Bahkan aku tetap bersama nya meski Sekarang Andra sudah menikah.."


"Jill..anggap saja ini Resiko mu menjalin hubungan tanpa ikatan..kamu punya waktu untuk memperbaiki semua nya..kamu masih muda, cantik, smart?? yang terpenting, kamu harus menyadari kalau hubungan mu bersama Andra adalah hubungan yang salah. coba renungkan???"


"Apa aku bisa Han??"


"Bisa! kalau kamu mau berusaha Jill? banyak lelaki yang akan menerimamu.."


"Dengan keadaan ku yang rusak seperti ini Han? hahah aku ini perempuan yang suka mabuk, 6tahun hidup satu atap dengan lelaki tanpa ikatan?? dan aku terlahir dari keluarga yang berantakan.."


"Bangun kepercayaan pada dirimu..ingat Jill tak ada manusia yang sempurna..sudah! hapus air mata mu...lebih baik kamu pulang dan beristirahat..."


Jelita menggelengkan kepalanya


"Ini sudah malam.."

__ADS_1


__ADS_2