
Aku melihat dari jarak kejauhan. Sepertinya itu adalah Jill. tapi masa iya Jill juga kuliah di kampus yang sama denganku ini. terus aja Ku amati untuk memastikan.
Tapi dengan siapa dia? Setelah ku amati beberapa saat kemudian, ternyata Dia benar Jill dan lelaki yang bersama nya dalah Pak Andra.
Aku juga sempat melihat Pak Andra mencium kening Jelita. Sebenarnya ada apa di antara mereka berdua. Benarkah mereka berdua menjalin hubungan?, Bukan kah Pak Andra sudah memiliki istri??.
Tapi kurasa mereka tidak hanya sekedar berteman ,mana mungkin jika hanya berteman mereka seintens dan Sedekat Itu.
Sudah 2 kalinya aku melihat pandra mencium kening Jelita tapi ya sudahlah tidak ada urusannya denganku.
Jjika memang benar Jelita memiliki hubungan dengan Pak Andre, Berarti benar desas-desus yang ku dengar selama ini di kantor ,bahwa Jelita mempunyai hubungan dengan Pak Andra yang telah beristri.
jam belajar pun dimulai
" Maaf Permisi geser dikit dong… boleh ya duduk di sini" setelah kutoleh ternyata Jelita lah yang akan duduk di sampingku.
" kamu???" tanya ku hampir tak percaya kepada jelita.
" arhan! kuliah disini juga??"
akhirnya kami duduk satu bangku dengan jelita, Sebenarnya memang temalat duduknya tidak berbangku bangku.. hanya saja, tadi saat pembentukan kelompok Jill belum masuk kelas.
"Kuliah disini juga Han??"
" menurutmu gimana??"
" hahaha enggak di sangka ya, dunia ini memang sempit! pertama ketemu saat Lu nolongin Gue..kedua kita satu kantor dan sekarang kita satu kampus ,satu kelas ,dan satu bangku ,besok apalagi ya kira-kira…???"
" mungkin kita jodoh Jill??" candaku pada jelita
" Bisa jadi? hahah, ya sudah Ku duluan ya Han..
bye Arhan!"
di sana sudah terlihat Andra sedang menungguku,
"Hai sayang! lama ya nunggu nya.. "
"Enggak juga..ya sudah, ayo cepetan masuk!"
Aku langsung masuk ke dalam mobil.
"Kamu mau langsung pulang??"
" Aku kan sudah bilang sayang… Malam ini aku untukmu… kita habiskan malam ini dengan happy…"
__ADS_1
"Serius???"
" Aku kan sudah bilang sama kamu Jill ..apapun aku akan lakuin buat kamu bahagia Oke!"
" Lho! ini kan Bukan arah pulang ke apartemen kita mau ke mana??"
" kita akan bersenang-senang malam ini sayang"
ternyata Andra mengajak ku datang ke Crown.
Untung saja di mobil ada baju ganti walaupun hanya ada celana pendek hotpen da, n kaos.
aku menggandeng tangan Jill dengan erat tanpa sedikitpun ku lepaskan ,aku ingin membuatnya benar benar bahagia malam ini.
aku sudah memesan meja di sana.
" malam bosku lama nggak kelihatan nih…" sapa Bimo si Bartander.
"Pevita!" teriak Jill memanggil vita.
"Ini dia..yang kita tunggu tunggu..sudah dateng!"
"enggak kabar-kabar sih kalau Lu di sini!"
" gimana Gue kabar-kabar ?orang gue yang ngajak aja si Andra??"
" kita rindu ni!h bos Andra sama bos Jill? Rindu pasangan terkeren saat clubing hahah" goda Bimo.
" kok kamu enggak bilang-bilang sih Ndra.. kalau ngundang si Vita?" tanya Jill
" Happy Birthday Sayang! selamat ulang tahun ..panjang umur, sehat selalu ,tambah cantik, tambah sayang sama aku, tambah bagus di karirnya ..pokoknya semuanya dan yang terpenting kamu selalu bahagia!" Lalu langsung ku peluk Jelita.
"Ya Ampun! Makasih Sayang! aku sendiri lupa kalu aku Ulang tahun hari ini?" Jelita juga langsung membalas pelukanku dengan rasa yang sangat bahagia lalu mengecup bibirku.
nampak Rona kebahagiaan yang terpancar di wajah Jelita.. Lalu Bimo mengeluar kan Kue ulangtahun dari bawah meja nya.
Hening seketika, alunan musik dj bernada selamat ulang tahun ketika menggema.
" Makasih Sayang… aku enggak nyangka Andra!love you..love you!"
berkali-kali Jill mencium pipiku aku juga melihat air mata kebahagiaan yang tumpah di pelupuk mata indahnya.
"Ye.. selamat ya Jelita! Gue bahagia banget..liat Lu sebahagia ini?" ucap Vita lalu mencium pipi jelita.
"Selamat ulang tahun bos ku Jelita..Langgeng terus dah..kita mabuk sampai pagi Bos! hahah" ucap Bimo.
__ADS_1
" kita bersenang-senang malam ini.. elu minum sepuasnya biar gue yang traktir oke!" ucap ku.
Aku memberi kado untuk Jelita.
"Apa ini sayang?"
"Buka lah!"
"Serius! kamu beliin Rumah buat aku?"
"Yess! Pokok nya..aku nggak mau, sampe kamu punya Fikiran..kalau aku udah nggak perduli sama kamu.."
"Thankyu sayang!" Jelita kembali memeluk ku.
"Cieeee! peluk terus!" Goda Pevita, sambil terus meneguk minuman dalam gelas.
"Lu ikut ke Bali nggak Vit!"
"Apa! nggak denger Gue Ndra! musik nya kenceng banget!"
"Minggu depan Gue sama Jelita mau ke Bali! Lu ikut nggak?!"
"Bali! Lu berdua mau liburan.."
"Iya! ikut aja!" sahut Jill sambil meminum minuman dalam gelas.
"Enggak! Lu berdua kan mau HoneyMoon..ntar Gue ngeanggu lagi! ajak Bimo tuh!".
"Ogah! gue kerja Full! nggak bisa cuti Bos!" sahut Bimo..
"Sialan Lu! hahah"
aku mengajak Jill turun ke Hole untuk berjoget sambil minum dengan menikmati alunan musik Dj.
Kami menghabis kan malam dengan bersenang senang dan sampai teler.
Aku sengaja mematikan Ponsel ku..agar Mama ataupun Hilda tidak bisa menghubungi ku.
waktu sudah menunjukkan pukul 4 pagi kami memutuskan untuk segera pulang karena nanti pagi kami harus bekerja. kami berpisah dengan Pevita di parkiran.
"Sayang..nanti aku nggak mampir ya?" ucapku pada Jill.
"Kenap Ndra? aku masih kepengen bareng kamu looh?" jawab Jill dengan setengah sadar.
"Aku kan sudah hampir 2 malam menemani mu sayang..Aku harus pulang?.."
__ADS_1
"Ya..ya! tapi awas kalau kamu macam macam sama istri kamu!" racau Jill.