Karena Jelita

Karena Jelita
Tak Perduli


__ADS_3

"Siapa Dia Mas? Siapa nama yang tertera dalam kwitansi itu.."


"Rekan Bisnis.."


"Apa aku harus percaya?"


"Hilda! Hal ini wajar dalam bisnis! Agar bisnis yang kita jalan kan dapat berjalan dengan mulus. tanya kan saja Pada Papa mu..! Aku memang memberikan mobil itu.. agar aku mendapat kan Projek "


"Mas..Aku ini istrimu! aku berhak tahu apa pun yang di lakukan suami ku!"


"Hilda! harus berapa lagi aku mengatakannya kepadamu! Berikan aku waktu! sampai aku benar benar menerima semua inu.. dan tolong, Jangan terlalu dalam mencampuri privasi ku"


" Kau Anggap Apa Aku ini mas! Apa aku salah..kalau aku ingin tahu tentang suami ku sendiri..Ya Pernikahan ini memang lah keinginan oran tua kita..tapi setidak nya hargai aku sebagai istri kamu Mas Andra!"


"Hilda! cukup..aku tidak ingin ribut.. inti nya Beri aku waktu..itupun jika kau Mau"

__ADS_1


" Sampai kapan Mas! kamu sendiri tidak pernah mau membuka hati kamu untukku! Bagaimana kamu bisa meyakinkan diri kamu sendiri! aku sudah mencoba untuk mengerti kamu! aku sudah mencoba untuk memberi waktu… tapi kamu sendiri yang tidak pernah mau memberikan waktumu… untuk mencoba menerima pernikahan ini dan aku" Hilda mengeluarkan semua unek unek di hatinya sampai ia menangis.


aku merasa bersalah pada Hilda mungkin aku memang benar-benar terlalu keterlaluan padanya..lalu ku pegang pundaknya Dan mendekap nya, agar dia berhenti menangis.


" I'm sorry… Tidur lah.."


kami tidur saling membelakangi..aku mencoba untuk memejamkan mataku namun tetap saja tak bisa terpejam, kulihat jam di dinding Sekarang pukul 11 malam.. aku bangun dan kulihat Hilda sudah terpejam.Jelita datang dalam benaku.. aku sangat mencintainya dan aku tidak bisa untuk meninggalkannya, Aku selalu memikir kan nya, Aku merasa bersalah karena harus mengorbankan Jelita. Entah mengapa..Aku tidak bisa menerima pernikahan ku dengan Hilda. aku langsung bangun dan ku kirimkan pesan pada Jill. ternyata Jill sedang berada di crown bersama Pevita.


aku segera bersiap-siap untuk menyusul Jill di Crown, Aku ingin sekali bertemu dengannya.


yang jelas setelah ia mengotak-atik ponselnya ia langsung pergi entah ingin menemui siapa, aku melihatnya pergi dengan tergesa-gesa sepertinya sangat penting sekali,Aku tidak boleh menyerah Aku pasti bisa mendapatkan hati Mas Andra.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Seperti biasa aku sudah duduk di depan meja Bartender. memesan minuman seperti biasanya. kuteguk minuman gelas demi gelas sambil sesekali menggelengkan kepala mendengarkan alunan musik DJ Dibawah kerlap-kerlip lampu malam.

__ADS_1


Bimo menawariku beberapa jenis minuman, aku sedikit dinasehati oleh nya agar aku tidak banyak minum dimalam ini. aku hanya tersenyum Tapi tetap saja Ku teguk semua minuman gelas demi gelas.


Tiba tiba Kurasakan Tangan melingkari perut ku dan mencium Tengkuk ku. Setelah aku menoleh ternyata Andra lah yang melakukan itu.


"Ngapai Disini! "teriak ku.


"Aku kangen sama kamu!" lalu mencium kening ku.


"Oke! Bagaimana dengan istrimu!"


"Jangan di bahas! Kita habis kan bersama malam ini .. enjoy tonight!" jawab Andra lalu mengambil gelasku dan meminum nya.


Andra langsung mengajaku turun ke Hole untuk bersenang senang memeluk ku, men**cumbu dan minum bersama..Ya kami berdua menikmati Dugem bersama. Kami menghabis kan malam bersama di Crown untuk bersenang senang.


Waku sudah menunjukan jam 3pagi, Kami segera bergegas untuk pulang dalam keadaan Sempoyongan.

__ADS_1


__ADS_2