Karena Jelita

Karena Jelita
Tamu


__ADS_3

"Mana Jelita Mas??"


"Masih tidur di kamar nya, silah kan duduk Lidya.."


"Terimakasih.."


"Mau minum apa?"


"Tidak usah. terimakasih,aku hanya ingin bertemu dengan Jelita.."


"Sebentar..duduk saja dulu, Biar aku bangunkan Jelita.."


"Mas Yuri! mobil siapa di depan.."


"Mobil Jelita.."


"Serius?? mobil yang ada di depan punya Jelita!..harga mobil itu nggak murah lho Mas? Jelita dapat uang dari mana??"


"Lidya..Lidya.. kau ini ibu nya, tapi tidak tahu apa pekerjaan anakmu sendiri?"


"Mas Yuri..aku kesini bukan untuk berdebat dengan mu..aku hanya ingin bertemu dengan Jelita!"


"Apa pantas pertanyaan mu itu??" Lalu Papa membangun kan Jelita.


"Ada apa Ma??" sapa Jelita keluar dari balik kamar sambil mengucek ngucet mata nya. lalu duduk


"Jill? Mama minta tolong, besok kamu datang ke Rumah Ya?? Om Erwin ulang tahun.."


"Mama sendiri kesini??"


"Jangan mengalih kan pembicaraan Jill..Mama harap kamu datang ya Jill? biar kamu kenal dengan keluarga Om Erwin..."


"Jill ada perjalanan dinas Ma.., nggak bisa datang kayak nya.."


"Jelita! mama mohon kali ini saja..Hargai Mama Jill di depan Om Erwin.. "


"Mama mau nya dihargain,tapi Mama nggak mau menghargai Jelita? bisa kan Suami mama ikut datang kesini..kalau memang menginginkan Jill datang?"


"Gimana mau kesini? kamu saja susah di ajak ketemu..alasan mu pasti ini itu..Lagian kamu yang Muda..apa salah nya mengawali lebih dulu.."


"Ma..beneran deh, Jelita nggak bisa datang, Jill ada perjalanan Dinas selama tiga hari..."


"Jill kemarin adik kamu nikah, kamu nggak datang..sekarang Om Erwin ulang tahun kamu juga nggak bisa dateng..Jelita..Jelita! sampai kapan sih kamu akan terus seperti ini.. "


"Mah! jangan merembet kemana mana deh.."

__ADS_1


"Sudah lah! percuma juga Mama membujuk kamu..tidak perjalanan dinas pun pasti ada saja alasan mu!"


"Ya sudah..Jill mau siap siap dulu Ma..keburu waktu nya habis."


"Tunggu! Mama mau tanya Jill?"


"Apa lagi sih Ma??"


"Apa benar mobil di depan ,Milik kamu??"


"Iya!"


"Jelita! Mobil itu harga nya nggak murah lho Jill? kamu dapat uang dari mana??"


"Dari kerja lah! Mama kira hanya orang orang kaya saja yang bisa beli..."


"Turun kan nada bicara mu Jill..."


" Mama hanya tidak mau kamu terjerumus atau mendapat kan dengan cara yang tidak baik??"


"Cara yang baik itu gimana Ma?? apa Seperti Cara Mama meninggal kan kami..untuk mendapat kan Rumah Mewah,mobil Mewah,Masa depan yang cerah..."


Belum saja Jill selesai berbicara Mama langsung memotong nya,


"Jelita! cukup! Mama kesini bukan untuk bertengkar dengan Mu! Semua sudah berlalu! Mama harap kamu bisa Move on! Seburuk apapun Mama.di mata kamu, Mama tetap lah orang yang melahir kan mu! dan andil dalam membesar kan dan membiayai pendidikan mu!"


"Apa seperti ini cara mu mendidik Jelita!" balas Mama lalu pergi.


"Sudah hampir jam 7 Jill? cepat lah bersiap! nanati kamu terlambat." perintah Papa.


"Lain kali kalau Mama kesini nyari Jill.. bilang saja kalau Jill nggak ada Pa..kalau perlu Usir saja Pa!"


"Tutup mulut mu Jelita! pagi pagi jangan bikin Papa semakin pusing! cepat sana siap siap! "


Kantor


"Mer..Pak Andra ada?"


"Belum datang bu..."


"Nanti kalau berkas yang saya minta sudah siap..tolong antar ke Meja saya.. soal nya hari ini saya harus cek lapangan.."


"Baik Bu.."


"Ini sekalian berkas dari Pak Japlin ya Mer..,nanti begiti sudah di periksa Pak Andra, langsung saja antar ke ruang Pak Japlin..tadi pesan beliau begitu".

__ADS_1


"Baik Bu Jelita..".


Hari ini aku mendapat tugas kelapangan bersama Arhan untuk mengecek material apakah sesuai dengan rincian keungan atau tidak.


Kami pergi dengan membawa mobil kantor, Maklum saja Pak Iwan akan segera di Mutasi..dan Arhan lah yang terpilih untuk menggantikan posisi beliau.


"Semalam.pulang jam berapa Jill?"


"Pagi..kamu senidiri,"


"Aku juga langsung pulang.."


"Jill?" tanya Arhan , meski fokus dengan jalanana yang macet.


"Ya?"


"Apa kamu sering pergi ke tempt tempat seperti semalam?"


"Kenapa Han?"


"Tanya aja.."


"Ya! tapi aku lebih sering Crown..lumayan lah bisa menghilangkan penat dan rasa bosan setelah seharian banyak kerjaan..."


"Sampai kapan kamu akan seperti itu Jill?"


"Maksud nya..???"


"Kenapa kamu nggak mengganti dengan hal hal yang positif saja untuk mengalih kan rasa penat atau capek yang kamu rasa kan??"


"Memang nya kenapa??"


"Jill? kamu itu perempuan sempurna.. jangan menjerumuskan diri mu sendiri.."


"Hahaha Arhan..Arhan! sempurna dari mana? aneh Deh kamu..."


"Apa kamu nggak kasihan sama diri kamu sendiri Jill?"


"Mau gimana lagi Han?? Lu tahu sendiri kan?? Gue udah terlanjur jadi perempuan nggak baik??"


"No! kata siapa?? kamu itu perempuan yang luar biasa.."


"Mana.ada Han..Arhan!"


"Semua bisa diperbaiki, kalau kamu mau berubah Jill..Coba bayang kan jika Ada Pria yang mau menerima kamu apa ada nya...".

__ADS_1


"Hahah hanya Bokap Gue kali...?? sama Andra! hahahaa"


__ADS_2