Karena Jelita

Karena Jelita
Ide Konyol


__ADS_3

Dengan sayup sayup Jill mulai membuka matanya dengan perlahan.Menyesuikan cahaya yang masuk ke Mata.


masih merasakan berat dikepala,efek mabuk yang tidak terkontrol semalam. Setelah kesadaran sudah kembali normal, diri nya tidak menyangka


Jika ia akan melihat Andra tidur tengkurap disebelah nya, dengan tangan menjadi penyangga menghadap dirinya.


"Udah bangun?"


"Andra!"


"Udah jangan kaget gitu lah...Cup!" Andra mencium pundak Jelita yang masih berbalut selimut.. "Semalam kita menghabiskan malam bersama!" Lalu Andra bangkit dan membuka korden jendela.


"Astaga! Apa yang kamu lakukan??" Jill terlihat kesal setelah mendepati dirinya hanya berbalut selimut.


"Menikmati surga dunia Bersama Sayang! Cepat Mandi sayang! kita akan jalan jalan hari ini.."


"Enggak! Gila kamu!" Umpat Jill, dengan cepat langsung bangun dan pergi ke Kamar mandi untuk membersihkan diri.


Tak lama kemudian, Jill keluar dengan pakaian yang sudah lengkap.


"Mau kemana sayang..jangan terburu buru, aku masih kangen sama kamu.." Goda Andra.


"Tutup mulut Mu! mana Hape ku!" tanya Jill sambil membereskan barang barang nya.


"Hahaha kamu kenapa sih Jill! bukan nya semalam kamu juga menikmati sentuhan sentuhan yang aku berikan..jangan naif begitu dong??"


"Andra! ini sama sekali nggak lucu! jelas apa yang kamu lakukan sangat lah keliru! semua sudah berakhir!"


" Salah besar! justru ini awal dari hubungan kita? sebentar lagi aku akan menyandang setatus Duda..dan kita akan menikah?"


Jill tak percaya dengan apa yang di dengar nya. "Aku bisa gila! jika berada disini lama lama!" balas nya dengan bersungut singut.


"Aku serius Jelita?? Aku akan menikahimu setelas putusan resmi.."


"Aku nggak faham dengan jalan fikiran kamu..aku sudah bilang berkali kali..Hilda itu adik tiri ku Andra! kamu bercerai dengan nya..lalu kamu menikahi ku?? kamu benar benar sudah tidak waras!"


"Dimana salah nya Jill? kita saling mencintai??"


"Sebelum kamu meniduri Hilda! memang masih ada cinta di antara kita..tapi setelah kau meniduri nya.. perasaan itu berubah menjadi kebencian!" umpat jelita.


"Sudah berapa kali ku jelas kan..aku di jebak Jill?"


"Cukup! mana Hape ku!"


Lalu Andra memberikan nya Pada Jelita "Aku tadi sudah menjelas kan semua nya kepada Arhan..jadi kamu nggak perlu capek capek untuk pergi dengan nya.."


Jill menyambar Ponsel nya dengan kasar dan kesal, lalu pergi meninggal kan Andra.

__ADS_1


"Aku nggak perduli Jill! kita akan segera menikah!" teriak Andra.


Jill beberapa kali mencoba menghubungi Arhan..namun tak dijawab nya. Lalu masuk ke dalam mobil dan menangis di sana.


Jelita menangis meratapi nasibnya. jauh di dalam lubuk hati nya , sebenarnya ia masih sangat mencintai Lelaki itu. Walau bagaimana pun ia harus tetap meninggalkan Andra.


Karena ia tahu, sampai kapan pun keluarga nya tidak akan menyetujui..ia harus mengorban kan perasaan nya demi kebaikan banyak orang.


Setelah puas menangis Jill menhapus Air mata nya, dan menyusul Arhan ke Lapangan Footsal.


"Arhan!" panggil Jill mendekati Arhan yang sedang duduk beristirahat di pinggir lapangan dengan keringat yang bercucuran


"Hey! Gue kira Lo nggak jadi kesini"


"Sorry..semalem Gue...."


"Hahah tadinya sih mau Gue Jemput..tapi Andra bilang Lo masih tidur terlelap". Kemudian Arhan berdiri dan Jill mengekor dibelakang.


"Mau kemana?? iya..semalen Pevita ngajakin Gue nongkrong ke Crown.. Gue nggak tahu kalau Andra bakalan datang.."


"Dugem??" tanya Arhan sambil mengusap keringat nya.


"Ya..." jawab Jill dengan sungkan.


"Gue ganti baju Dulu...tunggu aja di depan.."


" baru keluar dari apartemen??"


"Sorry Han..Gue bangun kesiangan..."


" Jadi Move On??"


" Kok nanya nya gitu sih Han???"


" gimana lo mau move on sih?? kalau lo masih suka mabuk..Lo masih suka tidur bareng sama Andra??? ingat Dosa Jill.."


"Tadi nya Semalam Gue nggak mau keluar..nggak enak aja Nolak ajakan dari Pevita..Akhir nya kita nongkrong, nggak tau kalau Andra bakalan Nyusul..semalem Gue mabuk sampai ga bisa bangun...bangun bangun udah ada di apartemen??"


"Mau gitu terus??"


"Arhan...Aku udah sebisa mungkin menghindari Andra..kalau tau bakalan gini, pasti semalem aku nolak ajakan Pevita.." jelas Jill sambil meminum Jus.


"Masalah nya di pergaulan Lo Jill?? coba Lu tinggalin temen temen yang membawa pengaruh negatif.."


"Pevita sahabat Gue Han..sejak duduk di bangku kuLiah..sampai sekarang.."


"Apa manfaat nya berteman dengan orang yang seperti itu??"

__ADS_1


"Hahahah maksud Lo??? Gue harus menjauhi Pevita?? mana bisa?? nggak ada hujan nggak ada angin..nggak ada masalah..terus Gue tiba tiba ngejauhin dia gitu????"


"Bisa! Gimana kalau kita menikah..Dengan menikah, pasti Teman teman mu yang seperti itu tidak akan mengajak mu lagi untuk hal hal yang seperti itu!" ucap Arhan dengan serius.


"Hahahhaah ngelawak aja Lu Han...keselek entar Lu?"


"Jelita! Aku serius..aku ingin mengajak mu menikah..."


"Hhahaah! engak! Gila Lo! Lo pikir nikah mainan apa? pengen ketawa doang Gue! denger omongan Lu yang konyol itu.."


"Tatap mata Gue!"


Seketika nyali Jelita menciut dan mulai salah tingkah saat menatap mata Arhan.


"Kapan Gue bisa Ketemu sama Bokap Lu? Serius.."


"Lu tu gila ya! kita baru aja kenal.. cinta aja enggak.. tiba tiba Lu ngajakin Gue nikah?? sempit banget pikiran Lo!"


"Apa salah nya..Gue mau ngelindungin Lo,Gue mau lngeliat Lo berubah.."


"Udah.. itu aja? Arhan..Lo nggak mencintai Gue, Gue pun juga nggak mencintai Lo..Gimana kita kedepan nya..hanya gara gara ini Lo mau nikahin Gue?? hallo! Gue itu bukan perempuan yang masih Virgin..,hoby Gue mabuk..Dugem


Bokap Gue preman..Nyokap Gue kawin lagi?? bahkan Gue hidup Bebas melakukan ****..walaupun hanya dengan satu orang.. dan Lo mau ngorbanin masadepan Lo untuk Gue??"


"Gue nggak mempermasalah kan itu Jill? justru karena itu.."


"Enggak! nggak akan ada pernikahan di antara kita.."


"Kita coba dulu..hidup bersama satu tahun atau dua tahun..Lo bisa pikirin dulu ajakan Gue.."


"Kepala Gue semakin pusing! Gue balik dulu!" Jill langsung bergegas dan pergi.n



Arhan☝☝



Jelita☝☝



Andra☝



Hilda☝

__ADS_1


__ADS_2