Karena Jelita

Karena Jelita
Kecewa.


__ADS_3

Aku mencoba melepaskan diri dari Andra tapi Andra tetap kekeh untuk mendekap ku.


"Please Jill..jangan lakukan ini Pada ku..Aku tidak bisa jauh dari mu Jill..Aku sangat mencintai mu, Aku janji Nanti aku akan pulang ke Apartemen Kita?"


Lagi lagi aku dibuat Luluh oleh Andra. Hati ku yang awal nya kesal, kini perlahan memudar.


Masih jelas terasa dekapan Andra yang kurasakan dekapan hangat yang dari dulu tidak pernah berubah.


lalu aku membalas pelukannya, Ditengadah kan nya wajah ku..Lalu Andra Mencium bibir ku. kami saling berpagut dalam kerinduan.


Seteelah selesai ,Andra mengusap bibir ku dengan ibu jari nya.


"Aku nggak mau melihat hal itu lagi Ndra!"


"Iya Jill..Maaf kan aku..".


Waktu terus bergulir kami sibuk dengan pekerjaan masing masing. dan Kini waktu nya untuk pulang.


Aku sudah berada di parkiran menunggu Andra keluar dari kantor.


"Jelita!" Pak Japlin memanggil dan menghampiri ku, Pak Japlin adalah Senior manajer Keuangan di perusahaan ini . Wajah khas oriental, Mata nya yang sipit membuat kaum Hawa selalu mengagumi nya. Meski umur nya sudah 50 tahunan..Tapi pesona nya masih tetap enak di pandang. Dengar Dengar Sih Pak Japlin juga banyak Cewek nya, pokok nya Hot Sugar Dady.


Kami di utus Kantor Pusat untuk menghandel perusahaan yang bekerja sama dengan perusahaan Andra .


Dulu waktu pertama kali aku di mutasi di perusahaan ini bersama Pak Japlin setatus ku masih Supervaisor.. Hingga kini Aku menjadi Wakil Direktur Keungan.


Skill ku memang bagus, Aku sangat rajin disiplin dan Pintar. Tapi Hari Gini..kalau tidak ada Relasi mana mungkin aku bisa naik jabatan dengan secepat ini.


"Pak Japlin! selamat sore Pak.." Sapa ku pada Pak Japlin.


"Selamat Jelita! kamu memang terbaik! Aku benar benar mengagumi mu.."


"Ah..Pak.Japlin Bisa saja.."


"Sudah Cantik..Smart.. pokok nya sempurna! Kinerja mu tidak bisa diragu kan lagi!"


"Pak Japlin terlalu memuji.. Saya jadi enggak enak nih..."


"Kamu tahu Jelita..beberapa Investor tertarik dan sangat senang dengan Rincian dan mekanisme Keuangan yang kamu kerjakan..Sungguh sangat jelas Rapi dan mudah di pahami..Sehingga mereka bersedia untuk bergabung dengan kita.."

__ADS_1


"Oh Ya Pak? berkat Pak Japlin juga Lho.. yang sudah memberikan banyak ilmu pada saya?"


"Hari ini masuk tahap Evaluasi.. besok kalau tidak ada halangan..mereka akan menandatangani kontrak.."


"Syukur lah Pak.. jelita ikut senang? Mana nih Pak..Hadiah buat Jelita hahah" Goda ku pada Pak Japlin.


"Kamu mau apa Jill? Gimana kalau besok kita Makan siang..biar saya yang traktir kamu.."


"Nggak mau Pak! Jill minta Rumah aja hahaha"


"Saya akan belikan kamu Rumah, Asal kamu mau jadi istri ku yang ke dua haha..Gimana Jill mau atau tidak??" balas Pak Japlin.


Pak japlin Memang sedikit dingin terhadap karyawan lain, tapi kalau beliau sudah Bercanda memang lebih gila dari ku. mungkin benar pepatah jika tak Kenal Maka Tak Sayang.


" Jelita!" Tiba tiba Andra datang dan memanggil ku. "Ayo!" imbuh nya lagi dengan wajah nya yang agak masam


"Pak Andra!..selamat Sore..." sapa Pak Japlin.


"Sore! Kami Permisi dulu Pak.." jawab Andra dengan sedikit nada tinggi.


"Pak Andra dan Jelita silah kan.. Saya juga Pamit.." ucap pak Japlin


Seperti nya Pak Japlin juga sudah tahu antara hubungan ku dengan Andra, Hanya saja Pak Japlin pura pura tidak tahu ,atau saja tidak mau tahu.


"Aku tidak suka kamu terlalu dekat dengan Japlin!"


"Ndra..Pak Japlin kan atasan aku.. nggak mungkin lah.. aku nggak dekat sama.dia.."


"Kamu kira, aku nggak tahu dia ngomong apa sama kamu! Lagian kamu juga! ngapain pakai minta ini itu..!"


"Aku kan kan cuma bercanda Ndra?"


"Kamu bercanda.. Kamu kan tahu Japlin gimana orang nya? Gimana kalau nganggep nya serius! pokok nya Aku nggak mau kamu seperti itu lagi!" Andra sudah sangat kesal padaku.


"iya!..bawa mobil ku.. apa bawa mobil sendiri sendiri ini.."


"Aku bawa mobil sendiri..kamu duluan, nanti aku di belakang kamu.."


Kini kami sudah sampai di Apartemen,.Aku melihat Andra melonggar kan dasi nya. Dia masih terlihat sangat kesal..Aku biar kan saja..

__ADS_1


Lalu Andra merebah kan badan nya di atas ranjang. "Nggak ganti baju dulu Ndra? Kamu mau di bikinin apa!" tawar ku sambil meletak kan sepatu. Lalu satu persatu mulai ku buka kancing kemeja ku.


Andra bangun dan mulai memeluk ku dari belakang. Beberapa kali mulai menc**ium tengkuk dan leher ku. Aku sudah mulai menggelinjang.


"Mandi dulu sana Ndra..". Bukan nya menjauh, Justru Andra semakin kuat memeluk dan terus menci**um ku.


"I miss you.." bisik nya seksi ditelingaku.


Setelah bertengkar hebat, aku mencoba menebus kesalahan ku pada Jill dengan pulang ke Apartemen yang selama ini kami tempati.


Aroma tubuh Jill sudah menjadi candu bagiKu,


Ku balikan bandan nya, mulai ku susuri disetiap lekuk tubuh nya. Aku juga sangat Rindu bercinta dengan nya..Perempuan yang selalu membuat ku bahagia.


Jill selalu bisa membuat ku sempura, Aku melihat Jill juga menikmati permainan ini. tangan Jiil sudah melingkar di Leherku


Ku Cum**bu mesra dan ku main kan Lidah nya, dengan satu tangann ku menyusuri dan bermain di pucukan bukit indah milik Jill.


Jill tak kalah hebat membalas pagutan ku, Aku membawa nya untuk mengelus milik ku.


Ya Jill selalu memberi apa yang ku mau.


Aku sudah merasa tinggi dan tegang ,kurebah kan Jill di atas Ranjang . Ku nikmati setiap lekuk tubuh nya tanpa terlewati.


"Oh Jill.."Racau ku saat Aku memasuki milik nya. Seperti biasa kami selalu menikmati dengan penuh gairah. Aku berpacu dengan lembut, namun Jill terus mendorong pinggang ku agar laju ku semakin cepat. semakin cepat dan cepat.


Aku sudah merasakan puncak dari nikmat, begitu pun Jill. Sungguh ******* nya terdengar indah di telinga ku..sehingga membuat ku ingin lagi ,dan lagi saat bersama Jill.


"Ahhhhhh Andraaa" desah nya.


"Jill..Ahhhhhhh" desah ku.


Setelah sama sama merasakn Nikmat, Jill langsung membersih kan tubuh nya, kemudian Aku..


Jill sudah nampak bersih dengan rambut nya yang basah.. Ia datang padaku dengan membawa segelas kopi.


Saat ini aku duduk di balkn dengan merokok, Memikir kan hubungan ku dengan Jill juga Hilda.


Aku menyuruh Jill untuk duduk di pangkuan ku dan kubelai rambut nya, sesekali ku ciumi Rambut nya yang sangat wangi

__ADS_1


__ADS_2