
"Cie-cie ada yang habis lari-larian ne sama cowok populer dikampus"Goda Amara.
"Ahh kamu Ra,gak tadi ada urusan sama Gibran bukan pacaran tauk".
"Cie malu-malu tuh mukanya merah"Ledek Lian.
"Iihh kalian mah sok tahu,udah ah yuk kekelas bentar lagi masuk lo"Oliv bergegas meninggalkan Amara dan Lian.
Tiga bulan sudah Oliv kuliah dikampus Permata dan selama itu pula Gibran tetap mengejar-ngejar Oliv,Oliv juga masih bekerja diRestoran jika kuliah usai,,sampai suatu hari saat Oliv bekerja Oliv melihat gerombolan teman-teman Gibran berada direstoran itu.
"Selamat siang mas,,mas-masnya mau pesan apa"?Tanya Oliv pada mereka.
"Kami pesa,,,,Oliivvvv(Belum sempat melanjutkan bicaranya mereka semua terkejut melihat Oliv yang menawarkan makanan,,).
"Olivvvvv,,ngapain kamu disini?".
"Saya kerja disini lah,setelah selesai kuliah".
"Kamu kerja sambil kuliah Liv?"Tanya Harun.
"Ya,,oh ya kalian mau pesan apa?"Lalu mereka memilih pesanan mereka dan Oliv pergi untuk membuatkanya.
"Baeklach tunggu sebentar saya buatkan"Saat Oliv pergi Arka menghubungi Gibran.
"Lo mau tlf Gibran Ka?Tanya Harun.
"Ya Gibran harus tahu ini,,apa Oliv gak tahu ya kalau restoran ini punya Gibran?.
"Kayaknyaa gak tahu deh".
"Halo brow lama banget angkat tlf gue,lo lagi ngapain seh gerutu Arka".
"Gue lagi boker brow,masak boker bawa ponsel,hehe.
"Dasar lo,kita lagi makan ini malah ngomongin boker gerutu Arka".
"Hahahaha,ngapain lo tlf gue tumben"sambil tertawa.
"Eh lo buruan deh ke Restoran lo".
"Ada paan seh males gue ketemu bokap".
"Udah buruan kesini penting,gue yakin kalau lo kesini bakal betah deh.
"Emang ada apaan seh,paling suruh traktir kan,,udah lo makan sepuasnya saja nanti gue bilang sama pak Afnan.
"Yee ne bocah ngeyel banget,oke kalau lo gak mau kesini berarrti Oliv gue godain.
"Heh sialan lo, gue aja belum bisa dapetin dia mau lo tikung,eh tunggu-tunggu maksud lo Oliv direstoran gue"?.
"Jiah giliran denger nama Oliv aja langsung semangat 45".
"Ya lah jelas,,".
"Makanya buruan kesini"Tiba-tiba tlf dimatikan.
"Dasar songong ne anak,gue belum selesai ngomong udah dmatiin aja pasti langsung kesini hahahah Arka tertawa".
"Lagian lo ada-ada aja pakai mau godain Oliv segala ya jelas Gibran langsung ngibrit hahahah mereka tertawa bersama".
Akhirnya pesanan mereka datang.
"Silahkan dinikmati makannanya mas,maaf saya kembali ke belakang kalau ada yang kurang bisa panggil saya.
"Terima kasih Liv,,eh tunnggu lo udah lama kerja disini?Tanya Arka.
"Idah 3bulan mas,,,,
"Owh(manggut-mangguy),kamu bisa kerja disini nglamar atau gimana ya?.
"Memangnya kenapa ya mas,saya ngelamar mas kebetulan yang punya restoran ini teman paman saya.
"Wah bakal seru neh,".
__ADS_1
"Apanya ya mas yang seru".
"Oh gak apa-apa Liv"
"Kalau tidak ada yang dtanyakan laagi saya kebelakang ya mas masih banyak kerjaan!".
"Oh tidak-tidak nanti saya panggil kamu jika masih ada yang dipesan".
"Cewek jaman sekarang masih ada ya,yang maau kuliah sambil kerja,,bakal tambah jaatuh cinta itu si Gibran"Kata Harun.
"Ya bener kamu, cewek langka brow".
"Yup benar,eh itu Gibran datang Harun menunjuk pintu masuk.
Sedangkan didapur terjadi kehebohan karena salah satu karyawan memberi tahu kalau anak bos mereka datang,Oliv yang pasalnya tidak tahu menahu soal Gibran hanya diam dan mendengar saja tentan ocehan teman-temannya tanpa mau bertanya.
"Mana lo bilang ada Oliv,,bohong ya kalian"Gerutu Gibran.
"Wooii sabar- sabar brow,,lalu Harun memberi kode Arka untuk memanggil pelayan.
"Mbak-mbak,mengangkat tangaan".
"Ya mas ada yang bisa saya bantu?".
"Ini kami pesan caapucino untuk teman saya ini dan makananya sama ,tapi boleh minta tolong yang antar mbak yang tadi mengantar pesanan kami ya mbak".
"Oh baiklah mas mohon tunggu sebentar!".
"Kalian ini apa-apan seh mana Oliv,gue gak mau makan "Mendengus kesal..
"Udah lo diem tunggu aja disini nanti Oliv datang"Jawab Harun.
"Awas lo boong!".
"Jia elah brow-brow gak sabaran banget hahah jawab Arka".
Sekitar lima menit pesanan Arka datang dan benar yang mengantar Oliv.
"Ini mas pesananya"Oliv meletakkan pesanan dimeja Gibran sangat terkejut melihat Oliv.
"Kamu gak lihat saya pakai seragam pelayan disini,ya berarrti saya kerja dong"Jawab Oliv.
Hahahaha (Harun dan Arka menertawakan Gibran).
"Eh iya tapi kenapa disini".
"Loh memangnya kenapa saya kerja dimana saja yang penting halal kak".
"Silahkan dinikmati kak,kalau tidak adaa yang dibutuhkan saya kembali kebelakang".
"Eh tunggu!!Gibran memegang tangan Oliv.
"Maaf kak,Oliv melepaskan tangan Gibran,lalu kembali kebelakang sampai didapur teman-temannya memandang sinis,,Oliv terkejut dengan perubahan sikap teman-temannya.
"Mbk Giina mereka kenapa jadi sinis gitu seh natap aku?".
"Kamu gak tahu apa pura -pura gak tahu Liv?".
"Aku beneran gak tahu mbk ada apa,apa aku buat salah ya?" tanya Oliv bingung.
"Kamu beneran gak tahu tanya Gina memastikan lagi".
"Gak mbak sumpah aku gak tahu apa-apa".
"Kamu tadi mengantar makanan ke meja no 7 itu kan?".
"Ya aku yang anter memang kenapa?".
"Kamu gak tahu salah satu dari mereka itu siapa?.
"Gak (Oliv menggeleng).
"Laki-laki yang tadi memegang tangan kamu itu,,,,Ginaa(tiba-tiba Gibran muncul)dan Gina langsung bungkam tidak meneruskan perkataaanya,Gibran sudah bertanya perihal Oliv yang bekerja kepada papanya,dan Gibran memutuskan untuk tidak mau memberi tahu Oliv tentang jati dirinya yang ada nanti Oliv semakin menjauh.
__ADS_1
Makanya saat Gina akan memberitahunya Gibran menghentikanyaa.
"Loh kak,kakak kenal mbak Gina?.
"I iya saya kenal jawab Gina gugup".
"Ya dia tahu aku,kan aku pelanggan setia disini,,dan sering boking tempat ini,ya kan Gin?.
"I iya pak eh mas"Gina semakin ketakutan dan gugup.
"Kok kamu kaya takut gitu sama dia seh mbak,apa jangan-jangan mbak salah satu korban dari dia ya,tebak Oliv dengan polosnnya dan membuat Gina serta Gibran melotot kearah Oliv.
"Heheh itu kan kalian melotot bareng"jawab Oliv dengan cengengesan.
"Eh gak Liv,,ngaco kamu,udah saya balik kerja lagi menghindari pertanyaan Oliv,saat akan berbalik Oliv menghenntikan Gina,".
"Eh tunggu mbak saya kan juga mau kerja,kamu balik sama temen-temen kamu sana kak aku mau kerja dulu.
"Apa kita gak bisa ngobrol sebentar".
"Yah kamu gila ya yang ada saya dipecat pak Andre gara-gara jam kerja ngobrol".
"Ya udah jam makan siang temui aku diatas ya?".
"Hah ngapain kak?".
"Udah nanti saja,ada yang mau aku omogin penting aku sudah ijin sama pak Afnan tenang saja".
"Wah kamu kenal manager juga ya,hehe".
"Ya insaalh kak".
"Liv-Liv kamu polos banget seh sudah cantik pekerja keras,,aku makin suka sama kamu,,akankah ini akhir aku menjadi plaboy ya?"gumam Gibran.
"Kak kok bengong!".
"Eh enggak,ya sudah kamu balik kerja aku kembali sama teman-teman aku tunggu nanti jangan lupa".
Lalu Oliv meninggalkan Gibran dan menuju mbak Gina,,dan rekan-rekannya yang tadi menatap sinis kini kembali ramah seperti tidak terjadi apa-apa yang membuat Oliv semakin bingung,tentunya Gibran sudah memberi tahu managerny untuk tidak mengganggu Oliv.
Jam istirahatpun tiba dan Oliv sudah meminta ijin Gina untuk keatas menemui Gibran.
Sampai diatas Oliv dibuat terkejut karena lantai paling atas telah disulap menjadi tempat romantis.
"Ini apaan kak?"Waahh bagus banget kamu yang nyiapain kak?.
"Liv kamu udah disini,silahkan duduk(tanpa menjawab oertanyaan Oliv).
Gibran mempersilahkan Oliv untuk duduk perlakuan Gibran membuat Oliv malu.
"Kak ngapain ajak aku kesini dan pakai aacra kayak gini?".
"Liv?"Gibran memegang tangaku.
"Dari awal pertemuan kita aku sudah langsung menaruh hati untukmu,aku kira perasaan ini hanya sesaat seperti kepada wanita-wanita laen,tapi ini berbeda Liv aku benar-benar jatuh cinta sama kamu,,aku marah jika ada yang mendekati kamu aku gak rela jika ada yang suka sama kamu,perasaan ini tidak seperti sebelumnya,,Liv maukah kamu menjadi pacarku?.
"Oliv mematung tidak bisa berkata apa-apa seumur hidup dia baru kali ini Oliv ditembak laki-laki dengan cara seromantis ini,Oliv senang tetapi Oliv juga belum berani bilang iya dia masih ingin mewujudkan cita-citanya.
"Kak,aku aku,,maaf aku belum bisa eemmm aku masih pengen kuliah dan mencapai cita-citaku,aku hanya gadis desa gadis yang miskin kak,,aku masih ingin membahagiakan orang tuaku,kita juga baru kenal kak aku lum sepenuhnya tahu kamu begitupun sebaliknya kan,jangan hanya karena cinta sesaat akan memyesak dkemudian hari "Jawab Oliv.
"Apa kamu meragukan aku Liv?aku tidak memandang status sosial Liv,aku benar-benar cinta sama kamu apa adanya,apa kamu sudah ada laki-laki laen tampak kecewa".
"Enggak kak bukan itu,saat ini aku hanya ingin fokus sama kerja dan kuliahku,bahkan kakak orang pertama yang menyataakan cinta sama aku".
"Benarkah Liv,,aku akan dukung apapun cita-cita kamu Liv tapi terima cinta ku?"Gibran Memohon.
"Kita jalani dulu kak saling mengenal satu sama laen,,aku hanya takut kakak akan kecewa".
"Gak Liv,,oke aaku akan terima Liv aku juga akan buktikan keseriusan aku sama kamu".
"Ya kak terima kasih tidak marah sama aku".
"Mana bisa aku marah sama kamu"(Mencubit pipi Oliv.
__ADS_1
"Ih sakit kak".
Ya siang itu mereka ngobrol berdua di atap restoran,walau cinta Gibran ditolak tetapi Gibran sudah bertekad akan membuktikan ketulusanya dia tidak akan menyerah sampai Oliv menerimanya.