Kekasih Impianku

Kekasih Impianku
Bertemu Kevin


__ADS_3

Ditempat laen Oliv sedang ke pasar karena bahan sayuran sudah habis,dia kepasar sendiri karena Romi tidak bisa mengantar.


Oliv tiba dipasar dia lalu turun dan menuju tempat tempat bahan makanan,selesai itu dia juga membeli daging,bumbu bumbu dan buah buahan untuk neneknya,setelah dia yakin semua sudah komplit Oliv lalu pulang,tidak lupa dia mampir ke apotik dia akan membeli obat juga untuk neneknya.


Saat sedang akan membayar obat Oliv disapa seorang laki laki,Oliv merasa tak asing dengan orang itu.


"Haee kamu Oliv Anjani Putri kan?"


"Iya,kamu siapa ya?".


"Pasti kamu lupa sama aku,aku Kevin adik kelas kamu waktu kuliah dulu,ingat gak?".


"Tunggu tunggu,kita waktu itu tabrakan ya dan aku gak tahu jika kita satu kampus".


"Betul banget,hehe kirain gak inget".


"Haha inget dong,,kamu gimana kabarnya?pangling aku lihatnya?".


"Baek kok,eh kamu mau beli apa,repot gak?kita ngobrol dulu yuk"


"Oh,ini aku membeli obat untuk nenek"Oliv sambil menunjuukkan kresek berisi obat.


"Oh nenek kamu sakit?".


"Udah sembuh sekarang tetapi yah gitu lah namanya sudah tua".


"Gimana mau gak kita ngobrol dulu?".

__ADS_1


"Boleh saja seh,,kita ngobrol disana yuk"Oliv menunjuk salah satu kedai bakso.


"Siaapp,sebentar aku mau beli obat dulu buat ibuku".


Aku berjalan duluan ke kedai bakso,aku memilih duduk dipojokan karena bisa melihat pemandangan kota Jakarta,kota yang penuh kenangan jugaa tangisan akan kehilangan orang yang kita cintai.Oliv menghembuskan mafas perlahan dia harus memandang kedepan bukan kebelakang lagi.


"Maaf ya lama"Kevin menghampiri Oliv dan duduk disampingnya.


"Gak apa apa,aku juga santai kok kerja dimana sekarang Vin?".


"Aku kerja disalah satu bengkel dikota B Liv,oh ya kamu sudah menikah ya asama Gibran??"


"Gak Vin,aku belum menikah".


"Hha,,belum menikah?itu tanda cincin ditaangan kamu apa??".


"Kok bisa bukanya Gibran cinta mati sama kamu,dulu aku sempat naksir sama kamu,eh sama Gibran langsung di peringati agar gak deketin kamu lagi".


"Benarkah!!Gibran,,Gibran udah gak ada Vin,dia kecelakaan pesawat dan sampai hari ini jasadnya gak diketemukan ntah dia sudah meninggal atau masih hidup,kami semua sudah menyebarkan berita kemana mana tetapi hasilnya nihil".Oliv menunduk sedih.


"Ja jadi Gibran juga jadi korban salah satu pesawat tiga tahun silam Liv?".


"Iya Vin".


"Maaf ya,aku gak bermaksud membuat kamu sedih lagi,aku benar benar gak tahu,aku memang mendengar kecelakaan pesawat itu tetapi aku tidak begitu memperhatikanya karena saat itu ibuku juga kritis"


"Iya gak apa apa Vin,memangnya ibu kamu sakit apa?".

__ADS_1


"Ibuku terkena struk Liv sampai sekarang ibu gak bisa ngapa ngapain hanya berbicara saja makanya aku bawa berobat kesini sekarang".


"Ya Allah,,aku turut prihatin ya vin".


"Iya Liv gak apa apa,makanya aku gak balik Jakarta lagi setelah lulus aku memutuskan tinggal di Bandung dan kerja disana sambil merawat ibu".


"Ohh,itu penting Vin,aku sekarang juga nganggur aku memutuskan resign dari kerjaanku karena ingin merawat nenek aku".


"Kamu sangat berbakti banget sama nenek kamu Liv?".


"Iya Vin karena aku hanya punya nenek yang merawatku dari bayi".


Pesanan bakso mereka datang dan mereka makan bakso bersama,setelah itu Kevin pamit pulang karena takut ibunya mencari,Kevin ke Jakarta karena ibunya dirawat disini.Oliv pun juga langsung pulang karena dia juga belum memasak untuk neneknya.


"Nek,nenek makan bubur dulu ya!Oliv baru akan memasak".


"Iya nak gak apa apa".


"Nanti setelah makan bubur nenek minum obat juga vitaminya?".


"Iya,Romi kenapa gak mengantar kamu kepasar?".


"Dia sibuk nek,kan hari ini Romi naek jabatan nek,"


"Alhamdulilah,,,ya wes kamu masak sana biar nenek makan bubur sendiri".


"Baiklah nek"Oliv beranjak kedapur untuk mulai memasak.

__ADS_1


Dia akan memasak lumayan banyak karena Romi akan datang kerumah Oliv bersama sepupunya.


__ADS_2