Kekasih Impianku

Kekasih Impianku
Rencana Jahat Sasha


__ADS_3

"Astaga bukanya itu Sasha ya?kenapa dia jadi jahat begini,,aku harus samperin dia"Gumam Romi lalu melangkah menemji Sasha.


"Sasha apa yang kamu lakukan ditempat seperti ini?" Tanya Romi mendekati Sasha.


"Romi??"Sasha terkejut dengan kedatangan Romi tiba tiba.


"Iya ne Romi si cupu yang dulu kamu hina".


"Wauuu keren kamu sekarang!kamu kenapa bisa disini?".


"Eemm anu itu tadi aku suruh cek lahan dibelang gedung ini".


"Benarkaah???"Sasha tak percaya.


"Kamu sendiri ngapain ditempat seperti ini"Tanya Romi.


"Eemmm aku sedang janjian dengan seseorang".Romi yang geram karena Sasha tak jujur langsung membentak Sasha.


"Jangan bohong kamu!aku tahu kamu menculik Bela istri Ibrahim kamu kira dia Gibran Sa,,dia itu bukan Gibran kamu salah orang lepaskan dia!".


"Tidak akan,,,memang aku berniat menculik Oliv karena aku pikir istri Gibran Oliv,ternyata aku salah perempuan itu harus mengembalikan Gibran padaku,dan satu hal lagi dia adalah Gibran dia mengalami hilang ingatan orang suruhanku sudah mencari tahu semuanya".


Romi sangat terkejut mendengar pernyataan Sasha,berarti beberapa hari ini Oliv sedih mungkinkah dia memikirkan Gibran dan Oliv sudah tahu jika dia adalah Gibran.


"Tangkap dia kurung bersama perempuan itu"Tiba tiba Sassha menyuruh bodigardnya untuk menangkap Romi,Romi berontak dan terjadilah perkelaian disana.


Sasha masuk kedalam ruangan menemui Bela,dia akan memaksa Bela untuk menceraikan Gibran dia menampar dan memukul Bela tanpa rasa belas kasihan.


Dirumah Oliv dia sedang gelisah tanpa sebab,dia mondar mandir diruang tamu sampai bibinya menghampirinya dan bertanya.


"Liv kamu kenapa?kok dari tadi bibi perhatiin mondar mandir gak jelas!".


"Enggak tahu bi,perasaan Oliv gelisah enggak tenang kepikiran mas Romi”.

__ADS_1


"Kan Romi kerja nak,belum waktunya pulang kan?coba kamu tlf dia biar kamu tenang".


"Sudah bi tetapi tidak diangkat".


"Ya sudah kamu tunggu dulu siapa tahu suami kamu sedang perjalanan".


"Iya bi,aku kekamar dulu ya bi"Oliv masuk kedalam kamarnya bibinya hanya geleng geleng kepala melihat tingkah bumil itu.


Sedangkan Romi yang kalah jumlah dalam perkelaian dia sudah babak belur,dia diseret dan diikat disamping Bela,dan Bela sangat terkejut melihat keadaan Romi.


"Mas Romi kok kamu bisa disini,,,kamu kenapa mas?"Panik Bela.


"Aku tadi mau menolong kamu tetapi aku kalah,maafin aku Bel enggak bisa selamatkan kamu".


"Ya Allh mas,,kenapa kamu nekat kesini,aku enggak tahu mereka siapa mas,dia memaksa aku untuk meninggalkan akang,mereka siapa mas?".Bela menangis dia sudah tak tahan dengan siksaan dari Sasha.


"Prok prok bagus ternyata kalian saling kenal,,,Romi,Romi seharusnya kamu itu membantuku maka aku akan membebaskan kamu".Sasha berdiri didepan Romi.


"Saya enggak akan membantu kejahatan,Sa kenapa kamu bisa seperti ini,Gibran itu masa lalu kamu seharusnya kamu bisa move on ini bukan cinta Sa,tapi obsesi kamu untuk memiliki.


"Seno(nama salah satu anak buah Bela) kamu jaga mereka,pastikan mereka tidak lolos saya akan mencari tahu sendiri tentang Gibran,dan kirim alamat perempuan itu ke ponsel saya".


"Baik nona".Setelah mendapat kiriman alamat Bela Sasha meninggalkan mereka berdua digudang dengan keadaan terikat.


"Mas sebenarnya mereka siapa?"Tanya Bela dengan ketakutan.


"Bel aku mau tanya sesuatu sama kamu,tapi tolong kamu jawab jujur apa kamu mau?".


"Iya mas,jika aku tahu akan aku jawab".


"Sebenarnya Ibrahim itu benar benar berasal dari kampung kamu didesa,atau dia seorang pendatang?jika kamu mau tahu kebenaranya aku harap kamu mau jujur Bel!".


"Sebenarnya dia bukan orang asli desa saya mas,waktu itu abah menemukan dia disalah satu pulau tak perpenghuni dalam keadaan kritis lalu abah membawa dia pulang kedesa kami desa kami sangat terpencil bahkan jauh dari kata maju,,dia tak sadarkan diri selama beberapa hari abah merawat dia dengan seadanya hanya dengan ramuan ramuan herbal dari abah,saat dia sadar dia tak mengingat siapa dirinya tiap mau mengingat dia selalu kesakitan dan abah menyarankan untuk tak memaksakan diri dulu,lalu aku memberi nama dia Ibrahim"Penjelasan Bela sontak membuat Romi sangat terkejut fikiran fikiran buruk memenuhi fikiranya.

__ADS_1


"Sudah ku duga,enggak ada orang laen yang semirip itu kecuali kembar".


"Kenapa mas?".


"Suami kamu itu sebenarnya tunangan Oliv istriku,waktu itu kami akan berangkat ke Amerika untuk berbisnis tapi naas pesawat yang kami tumpangi mengalami kecelakaan semu penumpang tewas,hanya beberapa yang selamat salah satunya aku dan Gibran suami kamu,malam itu kami terombang ambing dilaut Gibran menyelamatkan aku dengan memberi pelampung kepadaku tetapi Gibran malah terseret ombak dan berpisah denganku"Romi mengehntikan ceritanya.


"Ja jadi Kang Ibrahim itu Gibran tunangan mbak Oliv?"Bela menangis.


"Lalu apa hubunganya dengan perempuan tadi mas?".


"Perempuan tadi mantan pacaar Gibran sewaktu kuliah dulu,dia masih terobsesi denganya,sebenarnya yang dia incar Oliv istriku karena Sasha fikir Gibran menikah dengan Oliv".


"Berarti sekarang akang dalam incaran perempuan itu mas?".


"Ya mungkin Bel,kita berdoa saja semoga tak terjadi apa apa sama Gibran dan keluarga kamu".


"Aamiinn".


Sasha menuju kediaman Ibrahim dia mengamati sekitar,,didepan rumah terlihat Ibrahim sedang menggendong anaknya,ada senyum licik menghiasi bibir Sasha.


"Halo benar ini rumah Bela?"Sasha menghampiri Ibrahim.


"Iya ini rum,,,Sasha batin Ibrahim dia tak jadi berbicara dia masih ingin melihat kenapa Sasha bisa ada disini?".


"Haloo kok bengong?".


"Iya maaf,iya benar ini rumah Bela istri saya,anda siapa ya?".


"Saya temanya Bela,maaf Bela sedang sakit dia pingsan dirumah saya,saya kesini meminta anda menjemput dia"Bohong Bela.


"Teman!setahu saya Bela tidak punya teman kamu"Ibrahim masih tak percaya karena dia tahu siapa saja teman Bela.


"Benar mas,,baru seminggu saya kenal dia,mari mas ikut saya kasihan istri anda takut kenapa napa".

__ADS_1


Ibrahim yang memang tahu Bela belum pulang dia langsung percaya saja meski agak ragu,dia masuk kedalam mobil Sasha bersama bayinya.


Bagus Sa,sebentar lagi Gibran akan jadi miliku,batin Sasha.


__ADS_2