Kekasih Impianku

Kekasih Impianku
Kritis


__ADS_3

Oliv telah bersiap siap akan membawa neneknya kerumah sakit dipusat kota disana alat alat medisnya lebih lengkap daripada disini.Nenek telah dibopong oleh Romi dan pamanya unttuk dibawa ke dalam mobil.


"Hiks hiks nek,,nenek cepet sembuh,kan nenek bilang akan melihat aku menikah nek,nek Oliv janji akan membuka hati Oliv buat laki laki laen dan nanti akan aku baaa ke hadapan nenek kita akan menikah nenek yang kuat ya"Oliv menangis sambil memangku kepala neneknya.


"Sudah nduk jangan menangis terus kita doakan sama sama semoga nenek cepat mendapat kesembuhan ya"Bibi menenang kan ku.


Sekitar satu jam kami telah sampai dirumah sakit dan nenek langsung ditangani dokter.Aku menunggu diluar dan berharap harap cemas nenek kelihatan sangat rapuh dan lemah sekali.


"Kamu yang sabar ya Liv"Romi memberi semangat kepadaku.


"Ya Rom,makasih ya".


"Aku akan cari makan dulu ya buat semuanya tadi kamu belum makan lo".


"Gak usah Rom,,aku gak lapar".


"Jangan gitu dong Liv nanti kamu malah sakit juga siapa yang akan jaga nenek kamu,kamu tunggu sini ya".


"Terserah kamu Rom".


"Romi berjalan ke arah kantin dia akan memesan makanan buat keluarga Oliv,Romi taak tega melihat keadaan Oliv yang seperti saat ini,hatinga ikut sakit".

__ADS_1


Dokter sudah selesai memeriksa nenek tetapi nenek masih kritis beliau akan dipindahkan keruang ICU,Oliv jatuh pingsan mendengar keadaan neneknya,memang dari kecil hanya neneknya yang Oliv miliki dia sudah menganggap neneknya itu sebagai ibunnya.


"Y Allah nduk kok koe malah semaput to(ya Allah nak kok kamu malah pingsan).paman Oliv panik.


"Mari bu bawa masuk sini saja dan tidurkan disini,mungkin dia shock saya akan periksa dulu ya".


"Baek dok"Paman mengangkat Oliv dan membaringkan di kamar tidur pasien sampai Oliv siuman.


Romi kembali ke ruangan neneknya Oliv tetapi mendapaati kosong tak ada Oliv dan keluarganya,Romi pun bingung akan mencari mereka kemana akhirnya dia melihat paman Haris diruangan sebelah lalu menyusulnya.


"Loh paman kok disini nenek sudah dipindahkan ya?".


"Haahhh menghela nafas,,belum Rom,,nenek kritis,ini Oliv pingsan mendengar kabar tentang neneknya.


"Masih diperiksa dokter kemungkinan hanya shock".


"Semoga saja ya paman gak terjadi apa apa sama Oliv".


"Amiinn kita tunggu saja disana Rom"Ajak paman Haris kepada Romi.


Sekitar lima menit dokter sudah keluar dan memberi kabar bahwa Oliv sudah siuman dia memang hanya shock dan dokter sudah memeriksanya tadi.

__ADS_1


"Terima kasih dok,kalau begitu saya akan masuk boleh"Ijin Romi.


"Ya silahkan mas tak apa apa sebentar lagi pasti pasien sudah sehat lagi tenangkan dia agar tidak stres ya".


"Baek dok sekali lagi terima kasih"Dokternya berlalu pergi dan Romi menyusul paman Haris masuk kedalam ruangan Oliv.


"Liv gimana keadaan kamu?"


"Aku gak apa apa paman,hiks hiks paman nenek???".


"Kamu jangan sedih gitu dong,doakan nenek jangan kamu tangisi apa kamu gak inget gimana pesan nenek kamu dulu,,jangan cengeng".


"Ya paman".Oliv menghapus aer matanya dsn bangun bersandar pada kasur rumah sakit.


Oliv sudah pulih kembali dia berniat akan masuk kedalam ruangan neneknya dia akan melihat gimana keadaan neneknya saat ini.


"Nek cepet sehat ya nek,Oliv sedih jika nenek seperti ini".


"Oliv janji akan membuat nenek bahagia,nenek harus sehat kembali".


Oliv mengobrol dengan neneknya,,nenek Oliv merespon dengan mengeluarkan aer maata tanpa Oliv sadari.Dengan telaten dan sabar Oliv menunggu neneknya yang keadaanya belum stabil belum bisa diajak bicara apapun.

__ADS_1


"


__ADS_2