
Hari ini Amara sudah membaik dan untungnya tidak traauma dan luka serius kami pun melanjutkan acara berlibur kami.
"Alhamdulilah Ra kamu gak kenapa-napa jadi kita gak gagal liburan hehehe"Kata Lian.
"Gak lah gaes masak kita mau seneng seneng gara gara aku jadi gagal seh".
"Rencana kita apa ne?"Tanya Oliv.
"Kita maen aer yuk disebalah sana kan adem tuh tempatnya"Usul Gibran.
"Ya udah yuk siap siap keburu siang naanti"Ajak Oliv.
"Kami akhirnya siap siap dan berangkaat menuju pantai,,sampai ditempat itu banyak pasang mata yang memandang ke arah kami,,.
"Tau gitu gak kesini tadi"Gibran cemberut pasalnya banyak laki laki yang memuji kecantikan Oliv.
"Kenapa seh kak,lah itu cewe cewe juga pada lihatin kakak aku diem saja tuh"Jawab Oliv.
"Huuuuu dasar kamu Bran ini kan pantai jadi banyak orang lah,kalau gak mau dilihat orang sono noh pergi ke kuburan sepi"Cerocos Amara.
"Hahaha si Amara emang paling bisa,,yang ada digangguin miss kunti dong"Sambung Arka.
Kami semua tertawa dengan omongan mereka,,tak menghiraukan celotehan orang orang Oliv dan kawan kawan menikmati kebersamaan mereka sampai siang menjelang mereka memutuskan kembali ke penginapan.
"Kak tolongin kaki aku kram"Oliv memanggil Gibran.
"Kok bisa seh,sini aku gendong ke dalam saja".
"Gak usah kak kan malu,,bantuin mijit pelan pelan ya"
"Ya baiklah" Gibran akhirnya memijit kaki Oliv dengan telaten.
"Makasih ya kak"Ucap Oliv tulus.
"Sama sama sayang duh jadi pengen cepet halalin kamu"Kata Gibran sambil mencubit hidung Oliv.
"Ihhh kakak kerja dulu dan biar aku juga lulus kak".
"Iya iya sayang".
Hampir sepekan mereka berlibur canda tawa bareng mereka jalani,dan hari ini mereka akan kembali ke Jakarta karena Gibran juga harus melanjutkan pendidikan bisnisnya.
__ADS_1
"Huuffttttt capek"Ucap Oliv.
"Berlibur ko capek to Liv bukanya seneng ya"Ucap pamanya.
"Hehe ya seh paman taapi perjalananya kan jauh".
"Liv dua minggu lagi acara pertunangan kamu".
"Whaattt ,apa paman dua minggu lagi,paman gak salah?"Oliv terkejut.
"Loh memangnya Gibran belum memberitahumu!".
"Belum paman".
"Ya sudah kamu bersih bersih sana terus hubungi Gibran"Suruh paman.
"Ya paman".
Oliv berlalu kekamarnya dan mandi.Sekitar sepuluh menit Olivpun selesai mandi,belum sempaat menghubungi Gibran ternyata Gibran lebih dulu menelfonya.
📲. Halo sayang,,udah mandi ya?
📲. Kok judes gitu seh tadi saja manja-manja,
📲. Kak,kok acara pertunangan kita dimajuin seh tinggal dua minggu lagi.
📲. Kenapa sayang kan bagus gak ada yang berani ganggu kamu lagi dan tahu kamu itu milik Gibran Pratama.
📲. Isshhh nyebelin banget seeh,,
📲. Jangan cemberut gitu nanti aku cium.
📲. Cium aja kan jauh.
📲. Heemm nantangin ya,awas besak,,sayang dengerin ya aku dua minggu lagi akan keluar negeri papa akan mengajari bisnis disana jadi sebelum aku pergi aku mau kita bertunangan dulu.
📲. Kenpa harus diluar negeri.
📲. Disana ada tempat kusus bisnis untuk para pemula seperti aku yank.
📲. Ohh baiklah,udah dulu ya kak aku matiin itu paman memanggil.
__ADS_1
📲. Ya sayang aku matiin ya,I love you.
Setelah tlf dimatikan Oliv menangis,sebenarnya dia gak rela Gibran pergi ke luar fikiran fikiran buruk terlintas dibenaknya.Tetapi Oliv juga gak boleh egois dia juga ingin Gibran sukses.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Acara yang dinantikan pun tiba,,Oliv telah dirias dengan sangat cantik dia memakai gaun silver dengan belahan dada sedikit terbuka,dengan mahkota dikepalanya semakin menambah kecantikanya.
Mereka akan melangsungkan pertunangan di kediaman Gibran ,Oliv tidak ingin mengundang orang banyak hanya keluarga saja,Oliv akan memberitahu teman temanya saat menikah saja.
Gibran pun terlihat gagah dengan setelan jas yang senada dengan warna gaun Oliv,mereka sudah berkumpul semuanya diruang keluarga.
"Masya Allah calon menantu kita cantik banget ya pa,,"Puji mama Gibran.
"Ya ma,seperti mama waktu muda"Sahut papa Gibran.
Sontak semua orang yang ada disitu tertawa melihat keromantisan kedua pasangan berumur itu.
"Baiklaah sekarang acara yang ditunggu telah tiba,Gibran Pratama silahkan anda memasangkan cincin kepada Olivia Anjani Putri"Kata pembawa acara.
"Kamu cantik banget Liv"Puji Gibran.
"Makasih kaak,kakak juga ganteng"Jawab Oliv malu malu.
Gibran akhirnya memasangkan cincin di jari manis Oliv begitupun sebaliknya.Acara berjalan lancar tanpa ada halangan apapun kedua pasangan sangat bahagia.
"Selamat ya nak,akhirnya kamu sudah menemukan tambatan hati kamu"Ucap bibi.
"Ya bi terimakasih"Oliv memeluk bibinya.
"Ingat nak sekarang kamu sudah menjadi tunangan orang,kamu harus hati hati menjaga diri juga pergaulan kamu,apapun yang kamu lakukan alangkah baeknya kamu bilang sama Gibran"Nasehat nenek.
"Iyaa nek Oliv paham"Memeluk nenek.
Semua keluarga memberi selamat kepada Oliv,aku bersyukur bisa mendapatkan keluarga baru yang bisa menerima aku apa adanya.
"Sayang terima kasih sudah mau menerima cintaku dan mau bertunangan denganku,aku janji akan selalu membahagiakan kamu sampai kapanpun."Ucap Gibran tulus.
"Ya kak,aku juga berterima kasih kakak mau menerima aku apa adanya,,kakak sudah maau berjuang selama ne untuk mendapatkan cintaku"Jawab Oliv dengan memandang Gibran.
Mereka saling berpelukan dan Gibran mengecup kening Oliv sebagai tanda cinta dan sayang Gibran kepada Oliv.
__ADS_1