
Selama dua hari para mahasiswa universitas Permata menjalani camping di Bogor,dan hari ini adalah hari kepulangan para anak-anak camping.
Semua anak-anak sudah sampai dikampus masing-masing ada yang dijemput orang tuannya ada pula yang memakai sepeda motor sendiri,berbeda dengan Oliv entah gimana Oliv mau pulang pamanya tidak bisa jemput sedangkan hari sudah malam.
"Huufftt akhirnya sampai juga ya gaes capek banget pengen buru-buru pulang terus tidur"Cerocos Lian.
"Kamu Yan molor melulu yang difikirin,"Sambung Amara.
"Biarin capeeeeekkkkk".
"Liv kok kamu bengong aja seh,jangan bilang kamu kesambet setan Bogor"Amara mengejutkan Oliv.
"IIhhh apaan seh Ra,,,mana ada kesurupan setan Bogor ada-ada aja kamu itu".
"Hahahaha Mara-Mara dasar oon"Lian tertawa terpingkal-pingkal.
"Aku pulang duluan yaa gaes,,"Pamit Lian lalu berjalan ke arah sepeda motornya.
"Ya Lian hati-hati ya!".
"Liv jemputan kamu mana?".
"Aku gak ada yang jemput Mara,paman hari ini lembur ini aku coba pesan ojol tapi gak ada,"Oliv menjawab dengan lesu.
"Jam segini ojol udah gak ada Liv,,trus kamu naek apa dong masak jalan kaki".
"Mara kira-kira dong masak iya aku suruh jalan kaki seh"Aku memukul lengan Amara.
"Hehe sapa tahu kamu putus asa gitu"Cengengesan.
Dari jauh Gibran dan kawan-kawan mendengar obrolan Oliv dan Amara lalu teman-teman Gibran menawarkan untuk mengantar Oliv.
"Udah Bran sana buruan antar kesempatan ini"Desak Harun.
"Ya kan tadi pdktny berhasil ya kan?"Jawab Arka.
"Bener juga kata kalian aku coba deh kesana siapa tahu mau aku antar"Lalu Gibran meninggalkan teman-temannya.
"Dasar semprul kita terus ditinggalin Ka".
"Ya udah kita balik saja kui"Ajak Harun.
Saat Oliv dan Amara sedang berbincang-bincang jemputan dari Amara datang.
"Liv itu papaku datang,kamu yakin gak mau ikut aku dan nginep dirumah aku?"Tanya Amara meyakinkan lagi.
"Gak Ra nanti pamanku bingung nyariin aku".
"Tapi aku sendiri disini Liv,itu udah pada pulang semua lo"Amara nampak kawatir.
"Udah santai aja Ra aku gak apa-apa udah sana-sana buruan balik ditunggu sama papa kamu itu".
"Ya kamu hati-hati ya! byeeee aku pulang".
Amara sudah pulang itu teman-teman satu persatu pulang,aduhhh aku pulang gimana yaa,masak iya mau jalan kaki seh,mau naek taksi ongkosnya gak cukup,,kenapa aku gak bawa uang lebih seh kemaren huuufffttt gerutu Oliv.
"Pulang bareng saja Liv aku antar"Dari belakang Gibran nyamperin aku.
"Loh kak,kok belum balik tadi temen-temen kakak udah balik lo".
"Ya tadi masih ada sedikit urusan sama pak dosen"Jawab Gibran bohong.
"Kamu sendiri kenapa masih disini malam malam lagi,nanti digondol orang gimna?".
"Haha siapa yang mau bawa perempuan acak-acakan gini kak,,yang ada disangka gembel tauk"Jawab Oliv sambil tertawa.
"Ya sudah ayo bareng aku saja,tenang aku anterin sampai rumah dalam keadaan utuh ko"Canda Gibran.
Apa aku terima tawaran Gibran aja ya,,disini udah semakin sepi,aku juga takut,batinku.
"Eh kok bengong mau gak ne kalau gak mau aku tinggal".
"Eh ya kak boleh,,maaf merepotkan"Oliv menunduk malu.
__ADS_1
"Yes,,gak kok santai saja lagian kan kita searah"Jawab Gibran senang.
"Ayok naek,,pegangan ya nanti kabur lagi kebawa angin".
"Emangya aku jemuran kabur ada-ada saja kamu"Oliv memukul punggung Gibran dan dibalas denga tawa.
Untuk pertama kalinya malam itu aku dianter Gibran sampai rumah,,,,,dan sampai rumah aku langsung turun dan mengucapkan terima kasih kepada Gibran.
"Paman aku nanti langsung berangkat kerja ya"Teriak Oliv dari dalam dapur.
"Memangnya kamu gak kuliah Liv?".
"Gak paman libur karena habis camping".
"Baiklah,,paman nanti lembur lagi Liv gak usah tungguin paman pulang kalau ngantuk tidur duluan saja,paman menghampiri Oliv ke dapur.
"Ya paman,paman jangan difrosir kerjanya jaga kesehatan juga"
"Ya Liv tenang saja justru kamu itu yang jaga kesshatan kamu kuliah sambil kerja".
"Oke paman".
Pukul sembilan aku berangkat ke restoran Delima untuk memulai bekerja,sampai disana aku disambut baek sama karyawan-karyawan laen.
"Selamat pagi mbak,apa pak Andrenya sudah datang?tanyaku pada salah satu karyawan disana.
"Sudah mbak silahkan masuk keruanganya saja,mari saya antar".
Kami berjalan menuju salah satu ruangan dlantai dua restoran itu,,
Tok tok
"Pak permisi ini ada tamu yang mau bertemu?".
"Ya suruh masuk saja".
"Mbak silahkan masuk,saya kembali kebawah ya?".
"Ya mbak terima kasih sudah mau mengantar saya".
"Assalamualaikum pak"Pak Andre menoleh kearahku.
"Walaikumsalam,eh Oliv masuk sini,,silahkan duduk!".
"I iya pak terima kasih".
"Jangan gugup begitu anggap saja saya paman kamu".
"Iya pak".
"Kamu sudah siap bekerja disini Liv,?".
"Ya pak sudah".
"Baiklah,ini kamu baca peraturan disini terlebih dahulu setelah kamu cocok kamu boleh tanda tangani dan saya perkenalkan kamu sama semua karyawan disini".
"Eemmm pak maaf,,untuk jam kerja apa boleh saya memilih,karena saya separuh hari pak mulai kerjanya,soalnya saya sambil kuliah".
"Oh ya,kamu masih kuliah?".
"Ya pak,,cuma masalah jam kerja pak yang laen saya setuju".
"Baeklah saya setuju kamu atur jam kerja kamu nanti kamu serahkan kepada saya".
"Baek pak terima kasih banyak"Oliv menjabat tangan pak Andre.
Setelah semua urusan selesai Oliv diajak pak Andre turun dan diperkenalkan dengan seluruh karyawan juga manager restoran itu.
"Selamat pagi semua,,saya mengumpulkan kalian disini karena saya akan memperkenalkan satu karyawan baru disini,dia adalah keponakan sahabat saya jadi saya harap kalian mau membimbing dan membantu dia yang belum paham,apa kalian mengerti?".
"Ya pak kami mengerti! "jawab seluruh karyawan.
"Dan untuk kamu,menunjuk salah satu laki-laki yang sedari tadi hanya diam".
__ADS_1
"Ya pak saya"Orang itu menuju ke pak Andre.
"Oliv kenalkan ini manager disini,lalu aku mengulurkan tangan ke orang itu".
"Saya Oliv pak".
"Saya Afnan"menjabat tangan ku.
"Mohon bimbinganya pak jika saya salah mohon ditegur"Saat aku akan melepaskan tanganku tidak bisa karena pak Afnan masih menjabat tanganku sambil menatapku.
"Ehm ehm"Pak Andre berdehem.
"Ohh mafkan saya Oliv"Terlihat salah tingkah.
"Saya mau kembali kekantor urusan restoran saya serahkan sama kamu Nan"pesan pak Andre.
"Ya pak terima kasih".
"Untuk kamu Oliv, silahkan ganti seragam kamu,ambil keruangan saya,mari saya antar".
"I iya pak"Oliv mengekor dibelakang pak Afnan.
"Setelah Oliv mengganti pakainya lalu ditunjukkan dimana Oliv bekerja.
"Hae aku Gina,kamu yang tadi kan?"Sapa seorang perempuan yang tadi mengantar aku keruangan pak Andre ternyata namanya Gina.
"Saya Oliv mbak kaaryawan baru"Aku mengangguk dan menyambut uluran tangan mbak Gina.
"Ya benarkah,,yeeeiii aku ada teman lagi,,aku ada satu teman tapi dia udah resign karena sudah punya suami,"Curhat mbak Gina.
"Ya mbak mohon bimbinganya ya?.
"Ya siap kita disini bagian penyajian makanan,terus jika ada tamu datang kita juga menyambutnya Liv,untuk bagian melayani sudah ada sendiri,masak juga sudah ada,restoran ini selalu rame Liv apa lagi jam istirahat,kadang juga dboking untuk acara tertentu"penjelasan Gina.
"Ya mbak terima kasih".
Aku bersyukur mendapat teman sekaligus rekan kerja yang baek mau mengajariku dengan sabar,,hari ini restoran sangat ramai aku kewalahan menghadapi pembeli tetapi juga senang walau capek jadi gak kerasa capek.
"Dasar pembeli gila"Salah satu rekan kerjaku ngomel-ngomel lalu aku menghampirinya dan bertanya ada apa.
"Maaf mbK ada apa ya,kenapa orang itu gak dilayani "Tanyaku hati-hati!.
"Aku gak ngerti bahasa dia Liv,diajak ngomong bahsa indonesia jawabnya jawa terus kan aku gak paham,,"Kesal mbk Emi teman kerjaku yang lumayan galak.
"Biar saya saja mbak"Mbk Emi melongo melihatku berjalan kearah orang itu lalu dia mengikutiku.
"Maaf bu permisi mau pesan apa?"Tanyaku pelan-pelan.
"Aku tuku es lemontea karo ayam geprek restoran iki enek opo ora,kui koncomu tekoni plonga plongo"(Aku beli lemontea sama ayam geprek ada gak,itu temenmu ditanya malah kaya orang oon).
"Ngapunten bu,rencang kulo mboten saget bahasa jawa,,pesenan njenegan wonten bu,kulo damelke nggih,mang tunggu rumiyin"(Maaf bu temen saya tidak bisa bahasa jawa,pesenan kamu ada bu,saya buatkan dulu ya,silahkan tunggu).
"Pinter koe,,mesti ko jowo yo?"(Pintar kamu pasti dari jawa ya).
"Nggih bu"(ya bu).
Mbak Emi tambah bengong melihatku,mungkin heran karena aku bisa bahasa jawa.
"Eh tunggu-tunggu Liv,kamu ngerti bahasa ibu tadi?".
"Ya mbak ngerti kan saya asli orang jawa"Jawab Oliv sambil tersenyum.
"Wah hebat kamu bisa-bisa tadi saya kena omelan pak Afnan gara-gara dapet komplin dari pembeli".
"Memang pak Afnan ngerti bahasa jawa mbak?".
"Kayaknya seh Liv".
"Iya sudah mbk biar saya yang melayani ibu tadi".
"Ya sudah sana Liv,makasih ya?".
"Ya mbak sama-sama".
__ADS_1
Seharian bekerja terasa lelah tetapi juga menyenangkan mendapat teman baru dan pengalaman baru,pukul delapan aku sudah selesai dan pulang.
.