Kekasih Impianku

Kekasih Impianku
Hamil


__ADS_3

Sekitar dua puluh menit dokter keluar,,Romi lalu menghampiri dokter tersebut.


"Dok bagaimana keadaan istri saya?".


"Istri anda baek baek saja hanya mengalami shock,dan kandunganya lemah tetapi saya sudah memberii suntikan vitamin untuk pasien".


"Aa apa dok,kandungan?maksud dokter istri saya hamil dok"Romi sangat terkejut mendengar pernyataan dokter tersebut.


"Iya benar istri anda hamil,baru dua minggu usia kandunganya,apa anda belum mengetahuinya?".


"Beelum dok,,mungkin istri saya juga belum tahu karena dia juga selalu berharap cepat hamil dok".


"Ohh begitu,nanti saya kasih vitamin tolong diberikan kepada istri anda dan ingat jangan kelelahan dan membuatnya stres karena usia kandunganya sangat lemah".


"Ba baik dok terima kasih"Romi sangat bahagia,tetapi dia juga sedih dia sangat takut jika Oliv akan meninggalkanya jika benar orang itu tadi Gibran.


Romi melangkah masuk ke dalam ruangan Oliv,dia tak tega melihaat Oliv yang terbaring lemah dan sangat pucaat.


""Sayang cepat sadar,,aku gak tahu apa kamu akan bahagia atau enggak mendengar kabar kehamilan kamu,jujur aku sangat bahagia Liv,,sangat sangat bahagia,,tapi aku juga takut kehilangan kamu,aku takut kamu ninggalin aku"Romi menangis disamping Oliv.Oliv yang sebenarnya sudah siuamn tak jadi memanggil Romi dia mendengarkan Romi berbicara dia bahagia mengetahui dia hamil,tak dipungkiri dia sedih ternyata Gibran masih hidup ntah itu Gibran beneran atau bukan tetapi Oliv sudah mempunyai kehidupan baru dia juga gak akan meninggalkan Romi,Tekad Oliv dalam hati.


"Rom,,"Oliv memanggil suaminya.


"Sayang,sayang kamu sudah siuman,,kamu mau apa Liv,aku ambilkan ya"Romi menghapus aer matanya.


"Enggak Rom,aku mau kamu disini,,apa benar aku hamil?".

__ADS_1


"Ka kamu sudah dengar Liv".


"Iya,kamu kenapa menangis?".


"A aku takut,aku takut kamu ninggalin aku".


"Dasar bodoh,,,aku aja hamil anak kamu gimana aku mau ninggalin kamu hah".


"Aku akan merawat anak kita Liv jika kamu mau kembali sama,,,,"Husstt kamu ngomong apa seh Rom,,kamu tega ninggalin aku,,maafin aku,,jika memang dia Gibran sekalipun aku akan tetap menjadi istri kamu Rom,aku gak akan ninggalin kamu,jika memang dia ingat aku seharusnya dia mencari aku bukan malah menikah dengan wanita laen bukan.


"Makasih sayang,makasih kamu masih mau menjadi istriku,aku akan selalu membahagiakan kamu dan anak anak kita semampu aku".


"Iya aku percaya,Rom kita keruangan nenek yuk,,kasihan nenek sendiri".


"Benarkah,paman juga ada disini?".


"Iya paman datang tadi sebentar lagi juga kesini kamu tunggu saja ya?".


Romi selalu setia menemani Oliv,dia memanjakan Oliv setelah tahu kehamilan dia,paman juga bibinya sangat bahagia,hanya tinggal neneknya,,beliau belum sadarkan diri.


Selama dua hari Oliv dirawat,hari ini dia sudah diperbolehkan pulang,tetapi dia ingin bertemu dengan neneknya terlebih dahulu.


"Rom,bisa tinggalkan aku berdua dengan nenek"Pinta Oliv,dan Romi mengijinkan dia lalu berjalan keluar ruangaan dan mengobrol dengan paman dan bibinya.


"Nek,kapan nenek akan bangun,apa nenek tahu aku kemaren melihat Gibran nek dia mirip banget sama Gibran,,aku sedih nek jika dia Gibran kenapa tidak kenal sama aku dan tidak mencari aku ya nek dulu,,dia malah menikah dengan wanita laen nek dan sekarang wanita itu hamil"Haaahhh Oliv mengambil nafas.

__ADS_1


"Taapi aku ssudah berjanji nek meskipun dia Gibran aku gak akan meninggalkan suami aku nek,apa nenek tahu aku sekarang hamil nek,aku hamil anak Romi nek,,hiks hiks,,aayo nek bangun,aku kangen nenek"Oliv menangis menumpahkan segala beban fikiranya disamping neneknya.


Bela datang kembali bersama Ibrahim,dia baru sempat menjenguk Oliv karena abahnya juga sakit,awalnya Romi paman bibi terkejut tetapi sebisa mungkin mereka diam biarlah menjadi urusan mereka nanti.


"Mas bagaimana keadaan mbak Oliv?".


"Alhamdulilah baek Bel,,abah kamu sendiri gimana?"


"Abah juga baek mas,".


"Oh ya kenalin ini paman dan bibinya Oliv,Oliv sedang didalam Bel,oh ya siapa nama suami kamu?".


"Ibrahim mas,"Ibrahim menyahut.


Oliv keluar menghampiri paman dan bibinya juga suaminya,dia nampak terkejut dengan keberadaan Bela dan Ibrahim tetapi sebisa mungkin Oliv menutupi semua itu.


"Eh kamu Bel,udah lama?".


"Baru mbak,mbak Oliv gak apa apa kan?".


"Oh gak apa apa Bel,kebetulan kemaren hanya kelelahan dan lagi hamil juga".


"Waahh selamat ya mbak,,semoga debaynya sehat".


Mereka akhirnya berbincang bincang,Ibrahim yang mendengar Oliv hamil merasa tidak bahagia,dia merasa gak rela jika Oliv hamil.

__ADS_1


__ADS_2