Kekasih Impianku

Kekasih Impianku
Oliv Masuk Rumah Sakit


__ADS_3

"Sayaang kamu gak apa apa kan?"


"Gak apa apa mas,memangnya kenapa?"


"Aku takut kamu terjadi sesuatu,tadi gak tenang aku ninggalin kamu disini".


"Aku gak kenapa napa mas,kita pulang yuk,,kita jenguk abahnya Bela kapan kapan,aku rada mual mas".


"Iya sayang ayo,,maafin aku ya".


"Iya mas gak apa apa kok".


Mereka berdua akhirnya pulang kerumah,dirumah nenek sudah menunggu dengan kawatir,.


"Kamu darimana nak,kenapa sampai malam begini baru pulang?".


"Maaf nek,tadi ada sedikit halangan,abahnya Bela terjatuh dan kami menolong dengan membawanya kerumah sakit!".


"Ya sudah kamu bersih bersih sana gak baik hamil terus ke kamar nak".


"Iya nek,,aku mandi dulu ya mas,kamu ngobrol sama nenek".


"Iya,,nek maaf ya aku ngajak Oliv pulang malam".


"Iya nak gak apaa apa,nenek hanya takut Oliv bertemu laki laki yang mirip Gibran itu".

__ADS_1


"Iya nek,nenek tenang aja insaalah Oliv gak akan terguncang lagi hatinya,aku akan menjaga dan melindungi Oliv nek,juga calon anak kita".


"Aku percaya sama kamu nak,apapun yang terjadi tolong jaga Oliv,selalu lindungi dia,jika dia salah jangan sungkan menegurnya nak,nenek sudah semakin tua,jika umur nenek gak panjang nenek harap kamu tetap sabar dan setia menghadapi Oliv".


"Nenek jangan ngomong seperti itu,cicit nenek akan segera laahir,nenek harus sehat dan tetap bersama sama kita"Ucap Romi dan memeluk neneknya.


Oliv yang selesai mandi lalu turun ke bawah untuk menemui nenek dan suaminya,kini mereka tinggal bertiga karena paman dan bibinya sudah berada dikampung.


Sampai dibawah tiba tiba Oliv memegangi perutnya yang tiba tiba kram.


"Auuhhhh perutku"Romi yang panik langsung berlari mendekati Oliv.


"Sayang kamu kenapa?"


"Mass perut aku sakit banget"Oliv meringis memegangi perutnya.


"I iya nek baik,maaf ya nek kami ninggalin nenek sendiri,,".


"Iya gak apa apa cepat sana Rom".


Romi bergegas memapah Oliv dan membawanya kerumah sakit terdekat,sekitar lima belas menit mereka telah sampai di rumah sakit Romi bergegas membopong Oliv yang kondisinya semakin lemah.


"Dokter,suster tolong istri saya,dokter tolong"Teriak Romi dirumah sakit,suster yang mendengar lalu membawa brankar dan membawa pasien kedalam IGD,Romi harus menunggu diluar dia sangat gelisah,setelah beberapa menit dokter keluar dan menghampiri Romi.


"Anda suami pasien?".

__ADS_1


"Iya dok gimana kondisi istri saya dok?".


"Istri anda mengalami kram pada perutnya,kemungkinan dia kecapean atau mungkin kepikiran sesuatu".


"Lalu gimana kondisinya sekarang dok?".


"Saya sudah memberi suntikan untuk pereda nyerinya,anda bisa melihatnya nanti akan saya buatkan resep vitamin silahkan anda tebus diapotik".


"Baik dok,terima kasih".


Romi lalu masuk keruangan Oliv sudah nampak lebih tenang,"Sayang gimana keadaan kamu?".


"Mas,,udah mendinngan mas gak sakit seperti tadi?".


"Syukurlah,,sebenarnya kamu mikirin apa Liv,apa semua ini ada hubunganya dengan Ibrahim?".


"Maksud kamu apa mas?".


"Dokter bilang kamu stres,itu yang menyebabkan kamu kram".


"A aku,,(menundukkan Kepala)"


"Benar kan kamu memikirkan Ibrahim,,".


"Maafin aku mas,"Oliv menangis,Romi yang mengetahui istrinya menangis hanya bisa memeluknya dia tak ingin banyak bertanya karena kondisi Oliv yang lemah.

__ADS_1


Sementara Oliv harus dirawat dirumah sakit sampai kondisinya membaik,,,Romi selalu setia menemani Oliv,walau dia tahu hati Oliv sepenuhnya bukan untuk dirinya tapi dia sudah berjanji akan menjaga dan melindungi Oliv serta membahagiakan dia.


__ADS_2