Kekasih Impianku

Kekasih Impianku
Tak Percaya


__ADS_3

Paman,bibi,serta nenek Oliv yang melihat berita di tv dan tahu Gibran ada dalam daftar kecelakaan itu trus kejakarta untuk menyusul Oliv,,mereka yakin paasti cucu/keponakanya sedang bersedih dan membutuhkan mereka.


Sedangkan Oliv masih sama keadaanya sangat menyedihkan,dia masih duduk diruang tamu dengan memandang ponselnya berharap Gibran segera menghubunginya.


"Non,makan dulu ya,dari tadi pagi non seperti ini"Bibi menghampiri Oliv dengan membujuk Oliv agar makan.


"Gak bi aku nunggu kakak tlf dulu nanti baru makan,dia belum sampai ya bi di Amerika kok belum menghubungiku"Jawab Oliv dengan tatapan kosong.


"Non yang sabar ya non,ikhlas non nanti juga den Gibran menghubungi non,ayo makan dulu non bibi suapi ya"Bibi terus membujuk Oliv tetapi Oliv masih sama,orang tua Gibran menuju kantor polisi untuk mencari informasi terkait kecelakaan tersebut.


"Halo bi,gimana keadaan Oliv aku belum bisa kembali bi ini masih menunggu dari pihak polisi"Pak Andre menelfon.


"Iya halo tuan,,non Oliv masih sama seperti tadi pagi tuan tidak mau makan minum dan beranjak dari ruang tv,,hanya menatap ponsel sambil menangis tuan,".


"Ya Allh,kasihan sekali Oliv,,baik lah bi tolong jaga Oliv dulu jika disini beres saya akan secepatnya pulang".

__ADS_1


"Ya tuan".Bibi mematikan tlf dan menuju ruang tv,,dia menghampiri Oliv,bibi sangat tak tega melihat keadaan Oliv.


"Non yang sabar ya,kita semua kehilangan den Gibran".


"Gak bi,kak Gibran masih hidup dia gak meninggal bi,dia hanya tersesat disuatu tempat,pasti kembali kan bi,,ya kan bi Kak Gibran pasti pulang kan bi"Oliv memeluk Bibi dan menangis sejadi jadinya dan pingsan.


Bibi begitu panik lalu memanggil satpam depan untuk membopong Oliv ke kamarnya,dia begitu kelihatan rapuh dan kehilangan,Oliv tidak mau menerima kenyataan bahwa Gibran sudah meninggal.


Kasihan kamu non,,yang kuat ya non ikhlas,,bangun non,jangan buat bibi kawatir,,Gumam bibi sambil mengolesi hidung Oliv dengan minyak kayu putih.


"Bi gimana keadaan Oliv?"Bibi keluar dari kamar Oliv.


"Sudah sadar tuan tapi,,,,maaasih sama".


"Biar aku pa yang menemui Oliv"Mama Gibran tampak lebih tegar dari sebelumya,walau hatinya hancur tapi demi Oliv dia tidak mau menambah beban calon menaantunya itu.

__ADS_1


"Sayang ini mama nak,,kamu baik baik saja kan"Oliv memandang ke arah mamanya Gibran dan langsung menangis.


"Mama hiks hiks hiks,,,kakak udah diAmerika kan ma,,diaa gak apa apa kan ma dia pasti pulang dan kumpul sama kita kan?"


"Sayang yang kuat ya,,kita doakan sama sama ya semoga Gibran selamat dan kembali bersama kita"Berpelukan dan menangis.


"Ayo kita makan nak,walau hanya sedikit,,kamu harus mengisi perut kamu,,besak mama dan papa akan menuju lokasi kecelakaan apa kamu mau ikut atau dirumah saja".


"Aku ikut ma,,aku gak lapar ma".


"Mama buatkan susu ya nak harus diminum kalau gak besak gak boleh ikut,gimana mau mencari Gibran jika kamu tidak punya tenaga".


"Iya ma"Lalu mama Gibran berjalan keluar menuju dapur dia akan membuatkan susu untuk Oliv,jika bukan dia yang menyemangati Oliv,sapa lagi?.


Orang tua Gibran berencana akan menuju lokasi kecelakaan besak,dia akan mencari keberadaan Gibran,dia berharap Gibran massih hidup dan bisa kembali berkumpul bersama mereka.

__ADS_1


__ADS_2