Kekasih Impianku

Kekasih Impianku
Tragedi Saat Liburan


__ADS_3

Saat yang dinantikan Oliv dan teman-temannya pun tiba,mereka akan berlibur ke Pangandaran,,mereka telah bersiap-siap dirumah Oliv dan tentunha Gibran dan kawan-kawan ikut Gibran tidak ingin Oliv pergi tanpa dirinya.


"Asiikkk kita dapat tumpangan gratis ya gaes,,"Girang Amara.


"Halah kamu Ra-Ra tiap yang gratis-gratis langsung semangat"Ledek Harun


"Ihhh syirik aja biarin".


"Ye sapa juga yang syirik sama lo,,".


"Kalian ini apaan seh,,yuk bawa barang-barang kita ke mobil"Ajak Oliv.


Setelah selesai memasukkan barang-barang Oliv terlebih dahulu berpamitan sama paman Haris.


"Paman Oliv berangkat dulu ya?".


"Ya hati-hati ya! ingat jaga tata krama di kota orang".


"Iya paman,oh ya Oliv udah buatin lauk selama 5hari kedepan ada naget,ayam goreng,sama balado jengkol,paman kalau mau makan tinggal panasin aja ya,jangan makan mie terus paman".


"Wahh makasih Oliv,,ya paman gak akan buat mie rebus lagi kan udah kamu buatin lauk".


"Kami berangkat ya paman"Oliv mencium tangan pamanya,begitupun Gibran.


"Jaga Oliv Bran,kalian hati-hati!".


"Siap paman".


Mereka akhirnya berangkata ke pantai,,diperjalanan banyak sekali yang mereka obrolkan terutama soal pertunangan Oliv dan Gibran teman-temannya baru tahu hari ini.


"Yeeeiiiiii sampai juga dipantai"Teriak Amara lalu menuju pinggir pantai.


"Dasar si Amara kaya anak kecil aja"Ledek Lian.


"Udah seh biarin aja,yuk ke penginapan dulu kita beresin barang-barang kita kasihan anak-anak cowok"Ajak Oliv.


"Yuk,,,woii mara kita beresin barang-barang dulu ayo"Teriak Lian.


"Ya bentar".


"Udah kita tinggal aja nanti juga nyusul"Ajak Harun.


"Mending kamu temenin sana Run,kan barang kamu udah beres"Usul Arka.


"Lah kok gue".


"Kan lo serasi itu sama dia"Goda Gibran.


"Aahh rese lo pada".


Kami tertawa bersama,,setelah barang-barang tertata rapi aku berjalan keluar mau bertanya ke Gibran dimana yang menjuaal makanan karena aku lapar.


"Kak sini! "Panggilku kepada Gibran.

__ADS_1


"Apa Liv,,kangen ya".


"Apaan seh kak,,aku lapar,cari makan yuk".


"Ayuk,tapi anak-anak masih beres-beres".


"Kita beliin aja kak".


"Y udah aayuk".


Kami berjalan bergandengan tangan,,kami keluar untuk mencari makan,"kak lihat deh itu ada warung nasi,kesana yuk".


"Ayok".


"Bu beli nasinya sama lauk ayam enam bungkus ya?".


"Y neng,,neng ini berlibur ya?".


"Iya bu,baru sampai juga".


"Oh,,minumnya sekalian tidak neng?".


"Tidak bu kami masih punya banyak".


"Baiklah,,ini neng semuanya delapan puluh ribu".


"Terimakasih bu"Aku memberikan uang kepada ibu itu".


"Buat ibu saja"Ibu itu kelihatan senang banget.


"Kamu baek banget seh sayang"Puji Gibran.


"Kan sesama manusia harus baek kak hehe"Jawabku.


"Bisa aja jawabnya".


"Gaes kita makan dulu yuk"Ajak Gibran dan Oliv.


"Wah kalian udah beli makan aja,pantas kita cari gak ada"Jawab Arka.


"Hehe maaf keburu lapar tunangan aku jadi kita beli berdua".


"Huuhh bilang aja mau berduaan"Ledek Harun.


"Eh Mara mana ya?".


"Loh bukanya sama kamu Run".


"Enak aja gue dari tadi dikamar".


"Jangan-jangaan Amara masih dipantai"Tebak Lian.


"Emang dari tadi belum balik kesini?"Jawab Oliv.

__ADS_1


"Belum Liv".


"Ya udah kiita susul dulu yuk Yan".


Oliv dan Lian menyusul Amara ke pantai,tetapi saat tiba di pantai mereka terkejut karena Amara pingsan didalam aer jangan-jangan tenggelam batin Oliv.


"Amaraaaaaaaaaaa Oliv dan Lian berteriak!".


"Liv tolongin aku gak bisa berenang".


"Ya udah kamu panggil anak laki-laki aku bawa dia kesini dulu".


"Oliv terjun ke tengah pantai untuk menolong Amara.


"Ra bangun apa yang terjadi?"Oliv menarik Amra ke tepi.


"Amara kenapa Liv?"Tanya Harun.


"Aku gak tahu tiba-tiba udah ditengah dengan kondisi seperti ini"Jawab Oliv.


"Kita bawa ke penginapan dulu"Harun membopong Amara.


'"Sayang kamu gak apa-apa?"Tanya Gibran pada Oliv.


"Gak apa-apa kak,kita susul mereka".


"Ya tapi kamu ganti baju dulu naanti malah masuk angin".


Setelah Amara digantikan baju oleh Lian selang beberapa menit dia ssudah sadar.


"Ra kamu udah sadar?"Tanya Lian.


"Auuuuu memegang kepala".


"Kenapa Ra?Tanya Oliv.


"Kepala ku sakit"Jawab Amara lirih.


"Apa yang terjadi Ra kenapa sampai pingsan,mau berenang ya kamu?"Tanya Harun.


"Bukan tadi aku mau dijambret terus aku kan mau teriak,dia mukul belakang kepalaku dan gak tahu lagi gimana".


"Kok bisa bukanya pantai rame ya?"Tanya Arka.


"Tadi aku mau beli es kelapa diujung itu,gak taunya diikutin orang"Jelas Amara.


"Makanya laen kali jangan ceroboh pergi sendiri kan kita gak tahu daerah sini gimana apa lagi kan lagi liburan pasti ramainya"Cerocos Lian.


"Iya maaf".


"Udah-udah yang penting kan gak apa-apa,kita keluar dulu aja biarkan dia istirahat"Saran Gibran.


Kami memutuskan untuk istirahat saja menemani Amara dan anak laki-laki juga memasukk kamar mereka masing-masing,kita akan jalan-jalan besak saja jika kondisi Amara sudah membaik.

__ADS_1


__ADS_2