Kekasih Impianku

Kekasih Impianku
Diganggu Preman


__ADS_3

Gibran masih saja marah sama Oliv dibubungi belum mau membalasnya,,Oliv hanya pasrah sampai Gibran mau menghubunginya.


Oliv berencanana akan ke pasar,berkali kali melihat ponsel tetapi Gibran tidak muncul,,Oliv memutuskan untuk pergi sendiri dia memilih naek angkot daripada bawa motor sendiri.


"Mbak Oliv mau kemana?"Tanya bi Sum tetangga sebelah kontrakan.


"Mau kepasar bi,kebetulan stok sayur udah habis".


"Hati hati ya mbak biasanya banyak preman"


"Iya bi makasih aku juga mau naek angkot aja bi takut bawa motor sendiri".


"Iya itu lebih bagus Liv".


Begitulah perbincangan Oliv dan bi Sum,lalu dia berangkat menuju pasar,,sampai dipasar Oliv lalu menuju tempat sayuran dan berbelanja satu minggu kedepan sampai pamanya datang.


Selesai belanja Oliv berjalan menuju pangkalan angkot,tapi tiba tiba diteengah jalan Oliv dihadang segerombolan preman,awalnya Oliv akan berbalik kembali ke pasar dan memesan ojol tetapi dia lupaa membawa ponsel.


"Aduh gimana ini,,aku gak bawa ponsel lagi,,semoga preman preman itu hanya minta uang saja"Batin Oliv.

__ADS_1


"Halooo canntiikk kok sendiriaan aja mau abang temenin".


"Eemm gak,gak usah bang terimakasih,,saya permisi"Oliv mau melewati preman itu tapi tiba tiba dihadang dari depan.


"Buru buru banget seh,sini dulu temenin abang nanti baru kita antar pulang hahahah"Tawa preman itu.


"Maaf bang tolong saya mau lewat,kalau abang mau uang ini saya kasih tapi ijinkan saya lewat"Sambil menyodorkan dompet.


Preman itu bukanya menerima dompet Oliv malah memegang tangan Oliv,,Oliv sangat ketakutan dia meronta ronta meminta dilepaskan tetapi preman itu malah semakin mendekat dan akan menarik Oliv.


Oliv berteriak teriak meminta tolong tetapi tidak ada yang menolong satupun,,Oliv menangis sesenggukan,,saat preman itu akan memperkosa Oliv tibaa tiba sebuah tendangan mendarat dimuka salah satu preman itu.


"Sayang maafin aku ya,seharusnya aku gak diemin kamu,,kamu gak apa apa kan,,kamu sudah aman Liv"Gibran membantuku berdiri dan memelukku.


"Hiks hiks aku takutq?"Hanya itu yang mampu Oliv ucapkan,,Oliv masih ketakutan.


"Ayo pulang Liv,,aaku antar ya,udah jangan nagis lagi,maafin aku yang gak bisa jagain kamu"Merasa bersalah.


Gibran menuntun Oliv untuk diantar pulang kerumah,,,Niat Gibran tadi akan memberi kejutan pada Oliv,untungnya ketemu tetaangga dan memberi tahu jika Oliv kepasar dan Gibran segeraa menyusulnya.

__ADS_1


Sekitar lima belas menit mereka sampai dikontrakan Oliv,Gibran lalu mengajak Oliv turun,dia bergegas masuk untuk membuatkan teh untuk Oliv,Gibran tahu Oliv sangat shock hampir saja dia diperkosa preman preman itu jika Gibran tidak datang tepat waaktu.


"Sayang kamu minum dulu ya"Menyerahkan segelas teh hangat.


"Ma makasih kak".


"Udah ya kamu tenang saja,,aku disini,,".


"Kak aku takut"Oliv lalu memelukku dan menangis.


"Kamu sudah aman sayang,tenang yaa,aku akan menemani kamu,,aku akan ijin sama pak RT dulu kamu tunggu sini".


"Gak kak aku ikut"Oliv memegang tangan Gibran.


"Ya sudah ayo,,tapi kamu udah tenang kan".


Oliv hanya menganggukan kepalanya dan mengikuti Gibran kerumah pak Rt,,sesampainya disana Gibran menjelaskan kronologi kejadiaan dan meminta ijin untuk menemani Oliv,,agar kelak tidak timbul fitnah walau mereka sudah bertunangan tetapi mereka belun menikah.


Awalnya pak Rt keberatan tetapi melihat kondisi Oliv yang sepertinya masih shock lalu pak Rt memberi ijin Gibran menemani Oliv.

__ADS_1


__ADS_2