Kekasih Impianku

Kekasih Impianku
Bela Hilang


__ADS_3

Romi gelisah karena Oliv sudah setengah jam ke swalayan belum pulang,dia berencana skan menyusul istrinya sesampainya didepan gerbang Oliv sudah terlihat akan pulang akhirnya Romi menunggu diteras.


"Sayang kok lama banget ke swalayannya?".


"Iya mas,maaf taadi bertemu teman lama aku pas kuliah"Bohong Oliv.


"Maafkan aku mas sudah berbohong sama kamu"?Batin Oliv.


"Yang kok malah melamun?kamu kok kayak habis nangis yang?"Romi memperhatikan mata Oliv yang terlihat sedikit sembab.


"Hah masak seh mas!a aku enggak menangis kok,mungkin karena ngantuk mas".


"Ya sudah ayo masuk!"Ajak Romi menggandeng tangan Oliv.


Ditempat laen Bela sedang gelisah,dia menyuruh Ibrahim untuk membeli susu buat anaknya karena ASI Bela tidak keluar makanyaa diberi susu formula.Bela menitipkan bayinya kepada tetangga dia akan menyusul Ibrahim karena bayinya sudah menangis dari tadi,saat ditengah jalan Bela merasa ada yang mengikuti dia terus berjalan tanpa menoleh lagi,tepat ditempat sepi Bela dihadang beberapa orang,dia amat ketakutan dia merasa tidak mempunyai musuh disini.


"Mau apa kalian?kenapa dari tadi mengikuti saya?".


"Tangkap dia dan bawa ke markas seperti apa yang diperintah bos"Jawab salah satu orang bertopeng tersebut.


"Tunggu kalian siapa?aku tidak kenal kalian,pergi jangan dekati aku".Bela mundur perlahan dia akan berlari tetapi dibelakang sudah ada yang mengepung.


"Diam!!ayo ikut saya bos saya ingin bertemu kamu,menurutlah saya tidak akan melakukan kekerasan jika kamu menurut".


"Enggak pergi kalian jangan sentuh saya"Bela berontak dia berteriak teriak tetapi tidak ada yang menolong karena memang tempat itu sepi.Bela dibawa orang orang itu masuk kedalam mobil,tanpa mereka sadari ternyata disitu ada Romi,dia akan menolong tetapi kalah banyak dan mereka memakai senjata dan Romi tidak punya apa apa,terpaksa Romi hanya sembunyi dan mengikuti kemana mereka membawa Bela.


Ibrahim yang sampai dirumah mendapati Bela dan anaknya tidak ada merasa bingung lalu dia bertanya pada Abah tetapi abah bilang kerumah sebelah ibrahim pun menyusulnya.


"Assalamualaikum bi?Ibrahim kerumah bi Siti tetangga mereka.

__ADS_1


"Walaikumsalam,eh kamu Im sudah pulang,Bela mana ini si dedek masih pules tidurnya?"


"Loh kata Abah Bela disini bi makanya saya nyusul kesini?"


"La gimana to kalian ini kok malah saling mencari,Bela itu tadi nitipin dedek kesini katanya kamu beli susu lama gak balik balik sedangkan dedek rewel makanya nyusul kamu?".Jelas bi Siti yang membuat Ibrahim terkejut pasalnya dia tidak bertemu dengan Bela.


"Saya tidak bertemu Bela bi?dia kemana ya?".


"Kamu susul Bela lagi sana mumpung dedek bobok nanti jika menangis saya buatkan susu kerumah"Saran Bi Siti.


"Baik lah bi,terima kasih bi sebelumnya?".


"Iya,sudah sana cepetan!".Ibrahim lalu bergegas pergi ke swalayan tadi untuk mencari Bela.


Bela telah sampai ditempat yang asing bagi dia,sebuah gedung tua yang kelihatanya tidak berpenghuni,dia diseret dan dibawa masuk kedalam gudang tersebut dia diikat dikursi dan dilakban mulutnya.


"Bos target sudah saya bawa kesini,sekarang ada didalam?".Kata para orang orang berbadan kekar itu.


"Bagus,dimana dia?"


"Mari bos,sudah saya ikat"Orang itu memberi tahu bosnya dimana Bela disekap.


"Dia bos orangnya?".


"Wanita itu mengamati Bela,dia terkejut kenapa bukan Oliv?".


"Eemmm eeemm Bela ingin berbicara tetapi tidak bisa".


"Kalian bodoh!! bukan dia yang saya maksud,saya tidak kenal wanita itu"Marah wanita itu yang ternyata Sasha.

__ADS_1


"Tapi bos memang dia istri dari laki laki yang bos beri tahu pada kami".


"Kalian yakin?"


"Yakin bos,saya sudah mengintai mereka beberapa hari ini,silahkan bos tanya sendiri".


Sasha membuka lakban dimulut Bela."Si siapa kalian,kenapa kalian menculik saya,saya tidak kenal kalian"Kata Bela.


"Sebenarnya bukan kamu yang mau saya culik,tetapi sepertinya memang ada kesalahan disini,,apa kamu kenal laki laki ini?"Sasha menunjukkan foto Gibran saat kuliah dulu.


"I ini akang,,kang Ibrahim?"Bela melihat foto tersebut.


"Haha dia Gibran Pratama tunangan saya bukan Ibrahim?"Tegas Sasha.


"Bukan,dia Ibrahim suami saya"Kekeh Bela.


"Plaak"Sasha menampar Bela.


"Lepaskan Gibran,dia milikku dia tunangan aku,aku akan melepaskan kamu dan anak kamu".


"Tidak,,jangan pernah sakiti anak saya,,"Tangis Bela pecah dia kawatir dengan anaknya.


"Kang tolong saya,,selamatkan saya kang"Lirih Bela.


"Diaaaaammm"Bentak Sasha,Ditttooo(nama penculik Bela)tutup mulut wanita ini,,,bikin brisik saja.


"Tolong lepaskan saya,,,lepaskan!!!"Bela berontak.


Romi yang mengintai Bela dia mencari cara untuk menolong Bela,dia sedang berusaha mencari pertolongan dia sudah menghubungi pihak berwajib.

__ADS_1


__ADS_2