Kekasih Impianku

Kekasih Impianku
Bertemu Gibran


__ADS_3

Oliv duduk melamun dibelakang rumahnya,dia teringat tentang Gibran yang saat dia pingsan menemui Oliv dan berbicaraa padanya,jadi selama ini Gibran hilang ingatan dan baru kemaren dia mengingat semuanya.


"Gibran kenapa kamu datang disaat aku dan kamu sudah memiliki keluarga?"Oliv menangis dalam diam.


"Jujur saja jauh didalam lubuk hatiku masih terukir nama kamu Bran?".


"Sayang kamu sedang apa?"Romi menghampiri Oliv yang tengah sendirian ditaman dia buru buru menghapus aer matanya.


"Eh mas,,aku lagi cari angin saja mas didalam gerah mau pakai AC malah mual"Alasan Oliv.


"Kamu baek baek saja kan Liv?"Romi duduk disamping Oliv.


"Aku baek kok mas,memangnya aku kenapa?".


"Yakin yank,kamu enggak kenapa napa,dari kemaren aku perhatikan kamu seperi mempunyai beban fikiran,jika tidak keberatan ceritalah yank aku akan mendengarkan!".


"Enggak kok mas,aku hanya kepikiran sama kesehatan nenek,sekarang sering dropnya padahal sebentar lagi cicitnya akan lahir".


"Kita serahkan sama yang diatas Liv,nenek juga sudah tua usianya, jadi wajar jika sekarang sakit sakitan".


"Iya mas aku ngerti"Maafin aku ya mas belum jujur sama kamu!batin Oliv sambil memeluk Romi.


"Sudah yuk masuk kedalam sayang?".


"Iya mas ayo,mas aku boleh keluar sebentaar gak?mau beli sesuatu".


"Aku antar ya?".

__ADS_1


"Enggak usah mas,aku sendiri saja kan cuma kedepan mas".


"Ya sudah kalau begitu hati hati!".


"Iya mas,terima kasih".Oliv mencium suaminya.


Oliv bergegas berganti pakaian dia menuju swalayan didepan rumahnya,dia ingin membeli cemilan karena tiba tiba dia ingin belanja.Sampai di swalayan Oliv langsung menuju tempat buah dan cemilan dia ingin sekali membeli buah strowberi.


"Oliv?"Merasa ada yang memanggil Oliv menoleh kebelakang,ternyata Ibrahim alias Gibran yang memanggil Oliv.


"Ka kamu ngapain kamu disini?"Tanya Oliv gugup.


"Aku belanja Romi mana?".


"Mas Romi dirumah,aku belanja sendiri silahkan kamu belanja saya sudah selesai"Oliv berbalik akan pergi tapi Gibran memegang tangan Oliv.


"Tapi?"Tolong Liv kali ini saja ijinkan aku berbicara.Oliv menyetujui keinginan Gibran mereka ngobrol berdua di belakang swalayan.


"Ada apa kamu ngajak aku kesini?" .


"Liv maafkan aku! tolong beri aku kesempatan?".


"Hahah kamu ngaco kak,,kita sudah memiliki kehidupan masing masing,kesempaatan macam apa yang kakak mau dari aku ha,,kemana saja selama ini kamu?aku menunggu kamu,aku mencari kamu kemana mana,tapi kamu tak pernah menampakkan diri kamu,dan kamu malah tahu tahu datang membawa istri dan sekarang kamu sudah memiliki anak juga dari dia"Oliv meluaapkan semua unek uneknya dan menangis sesenggukan.


"Maafin aku Liv,aku tahu aku salah,aku terdampar dan aku diselamatkan keluuarga Bela,aku amnesia,aku enggak ingat siapa diri aku,siapa orang tua dan keluargaku,aku berusaha mengingat tapi tidak bisa,,kemaren saat aku kecelakaan aku baru ingat semuanya Liv,aku baru ingat".Gibran terduduk lesu.


"Sudahlah kak,kita sudah punya kehidupan masing masing terima saja takdir kita,mungkin memang kita tak berjodoh,Bela orang baik dia juga sangat mencintai kamu melebihi aku"Nyesek rasanya Oliv berbicara seperti itu tidak bisa dipungkiri jika Oliv masih menaruh hati pada Gibran.

__ADS_1


"Aku masih sangat mencintai kamu Liv?aku menerima Bela karena balas budi,dia sudah tidak siapa siapa lagi selaen abah".


"Belajarlah mencintai Bela kak,aku ikhlas kak,aku tidak mau menyakiti Bela,dia juga sahabat aku sekarang kita sama sama perempuan tahu bagaimana sakitnya kehilangan,tolong kak ikhlaskan aku bersama Romi,aku juga sudah mengandung anaknya,sejujurnya aku juga masih mencintai kamu kak"Oliv menunduk dia menahan tangis.


"Baiklah jika itu mau kamu,jika kamu bahagia bersama Romi aku ikhlas Liv,tapi tolong ijinkan aku memeluk kamu untuk terakhir kali saja Liv?".


Tanpa berkata apa apa Oliv langsung memeluk Gibran,dia juga kangen dengan Gibran,dia menangis sesenggukan sakit rasanya mencintai tetapi tidak bisa memiliki.


"Sudah jangan menangis ya,aku enggak mau melihat kamu menangis".Gibran memegang pipi Oliv.


"Iya kak,kak tolong pura puralah amnesia didepan Romi".


"Iya aku mengerti,bagaimana kabar mama dan papa?".


"Mereka baik kak,sehat,kakak belum kesana?".


"Belum Liv,aku akan pulang menunggu Bela pulih dulu,apa kamu masih sering kerumah mama dan papa?".


"Masih kak,mama dan papa pasti sangat bahagia jika tahu kakak masih hidup,dan membawa anak istri"Oliv menunduk sedih.


"Buat mereka kamu tetap anak papa dan mama,mereka sudah sangat menyayangi kamu Liv?".


"Iya kak"Kak aku duluan ya,takut mas Romi nyusul kesini?".


"Iya baiklah terima kasih sudah mau bicara denganku?".


"Sama sama Kak".

__ADS_1


Akhirnya Oliv meninggalkan Gibran yang masih berdiri memandang Oliv hingga tak terlihat lagi.


__ADS_2