
Oliv pulang kerumahnya dengan wajah ditekuk,sesampainya dikontrakan pamanya ternyata sudah dirumah.
"Liv itu muka kenapa ditekuk begitu,lesu,loyo,ada apa,,apa gara gara ditinggal Gibran?"Tanya paman.
"Gak kok paman,Oliv capek aja"Jawab Oliv.
"Halah Liv Liv kamu itu tidak pandai berbohong,,paman tahu kamu sedih ditinggal Gibran".
"Aku ke kamar dulu ya paman"Tanpa menjawab pertanyaan paman Oliv berlalu kekamarnya dan pamanya hanya mengiyakan saja,karena tahu Oliv sedang sedih.
"Esok paginya Oliv terlambat bangun karena dia kesiangan gara gara gak bisa tidur semalaman dia keteteran sendiri karena waktu yang sudah siang.
"Aduhh kok bisa seh aku terlambat bangun,,yah jadi gak bisa buat sarapan ne aku,kasihan paman bisa bisanya aku gak tahu waktu gini"Gerutu Oliv.
"Paman maaf ya Oliv gak sempat buat sarapan Oliv bangun kesiangan paman".
"Ya gak apa apa kamu berangkat bawa motor paman saja ya,hari ini paman libur".
"Oke paman makasih yaaahh"Oliv bergegas pamit dan berangkat kuliah.
Tiba dikampus Oliv sangat terburu buru dia sampai tidak memperhatikan jalan dan diapun menabarak mahasiswa baru.
Bruuukk
"Eh maaf maaf aku gak sengaja aku buru buru permisi"Tanpa melihat orang itu Oliv berlari menuju kelas.
"Hah,hah,hah,,,ngos ngosan"Oliv sampai dikelas.
"Liv kamu habis dikejar setan ya sampai lari lari gitu"Tegur Amara.
"Aku terlambat bangun Ra jadi aku buru buru sampai tadi nabrak orang didepan"Jawab Oliv sambil duduk.
"Tumben Liv,biasanya kamu rajin,,kamu gak buka grub apa kan hari ini jadwal pak Eko dimundurinin Liv,"Jelas Amara.
"Apa dimundurin,,berarti gak sekarang?"
"Gak Liv masih satu jam lagi,dan kita bakal kedatangan mahasiswa baru gaaaaannnteeennggg banget Liv,,"Jelas Amara girang.
"Huuffftttt tau gitu tadi sarapan dulu".
__ADS_1
"Hahaha kasihan makanya punya ponsel itu dibuka jangan dianggurin saja,kesel aku sama kamu dtlf gak diangkat di chat gak kamu bales"Amara mendengus kesal.
"Hehe sori Ra aku gak buka ponsel".
"Gak sah ketawa gak lucu".
"Y elah Ra gitu aja jangan ngambek kenapa,nanti aku traktir deh".
"Bener kamu mau traktir"Semangat Amara.
"Heeemmm denger gratisan langsung semangat gitu".
"Ya dong kan jarang jarang dapat gratisan".
"Huuuuu dasar"
Jam peerkuliahan pun dimulai,,kami semua sudah siaap dengan mata kuliah hari ini.
"Selamat pagi anak anak hari ini kita kedatangan mahasiswa baru pindahan dari Bandung".
"Mari silahkan perkenalkan diri kamu"Pak Eko menyuruh seorang laki laki untuk masuk dan memperkenalkan diri benar kata Amara ada mahasiswa baru.
"Haeeee salam kenal Kevin"Sapa semuanya.
"Nah Kevin silahkan kamu cari tempat duduk".
Kevin berjalan ke arah Oliv dan dia duduk di belakang Oliv.
"Ternyata dia sekelas sama aku,dia yang nabrak aku tadi"Batin Kevin.
Pelajaran pun dimulai sampai jam selesai kuliah tiba,Oliv dan Amara berjalan beriringan sambil Amara terus membicarakan Kevin,sampai jengah mendengarkan.
Saat mereka sampai didepan gerbang ada seseorang memanggil Oliv.
"woii tunggu! "Kevin menghampiri Oliv.
"Kamu manggil kita?"Tanya Oliv.
"Ya lah kan disini cuma ada kalian berdua,,kamu tadi yang nabrak saya kan?"
__ADS_1
"Maaf aku gak inget,tapi maafkan saya,tadi saya buru buru"Jangan ditanya lagi Amara bengong memandang Kevin.
"Oke gak masalah ini tadi jatuh kamu lupa mengambilnya".
"Ya ampun,iya ini dompet aku,makasih Vin?".
"Sama sama,nama kamu siapa?".
"Sa saya Amara,,Amara langsung menyambar tangan Kevin sedangkan Oliv hanya geleng geleng kepala melihat kelakuan temanya itu.
Oliv meninggalkan mereka karena ponselnya berbunyi dan ternyata Gibran yang tlf.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hari hari dilalui Oliv dengan semangat,dia tetap berhubungan denga Gibran lewat ponsel,setiap jam istirahat malam,Gibran selalu tlf .
Idola kampus saat ini adalah Kevin,dia yang menjadi pusat perhatian para cewe cewek kecuali Oliv,dan justru itu Kevin malah tertarik dengan Oliv karena dia menganggap Oliv beda dengan cewek cewek yang laen.
"Pagi Liv"Sapa Kevin.
"Pagi juga Vin,,".
"Kamu baru datang!".
"Ya Vin,aku kekelas duluan ya ada janji sama Amara.
Belum sempat menjawab Oliv sudah pergi meninggalkan Kevin,,kevin justru tertantang untuk mendapatkan Oliv.
Sedangkan di Amerika Gibran uring uringan karena mendapa kaabar bahwa Kevin mendekati Oliv,Gibran ingin segera pulang tetapi ditahan sama paman.
"Pliiss paman ijinin Gibran pulang ya?"Gibran masih berusaha merayu pamanya.
"Gak bisa,sekali enggak ya tetap enggak,,kamu gak usah kawatir Bran jika tunangan kamu benar benar tulus sama kamu dia gak akan tergoda laki laki model apapun,justru bagus kalau ada laki laki yang mengejar dia,kita bisa tahu dia benar benar cinta sama kamu atau enggak,coba kamu fikirkan?"Nasehat paman.
"Baiklah paman"Muka kesal.
"Sudah sana balik kerja,agar cepat sukses dan bisa menemui tunangan kamu".
Gibran akhirnya mengalah dan memilih bertahan di Amerika.Dia berharap Oliv gak akan menghianaatinya,Gibran harus percaya sama Oliv,toh selama ini Oliv juga cuek kepada mahasiswa baaru itu,,Gibran memang menghubungi Amara untuk memantau Oliv diJakarta dan melaporkan apa saja yang terjadi dengan Oliv.
__ADS_1