Kekasih Impianku

Kekasih Impianku
Gibran Masih Hidup


__ADS_3

Dibelahan desa terpencil seorang laki laki tersadar dari komanya,,dia mulai membuka matanya dilihatnya sekeliling terlihat sebuah rumah,atau lebih tepatnya gubuk disamping laki laki itu ada wanita cantik yang sedang mengobati laki laki tersebut.


"Alhamdulilah kamu sudah siuman Kang,,sebentar saya panggilkan abah dulu ya".


"Abah,abah ini akangnya sudah sadar"Wanita tersebut memanggil manggil abahnya yang sedang berkebun di belakang rumah.


"Ya sebentar".Abah mencuci tangan dan kaki laki menghampiri anak perempuannya tersebut.


"Kamu sudah sadar nak,,"Bertanya pada laki laki tersebut.


"A aku dimana,,"


"Kamu didesa kami nak,,saya menemukan kamu pingsan dan luka luka di pulau sebelah,,lalu kami membawa kamu kesini untuk saya obati".


"Ya kang,akang sudah koma selama seminggu".


Laki laki tersebut masih bingung,dia tidak tahu siapa orang orang didepanya dia sendiri juga tidak ingat tentang apa yang menimpa dirinya.


"Nama kamu siapa nak"?


"Nama,Saya,,aaaa kepalaku sakit".


"Abah sepertinya dia kehilangan ingatanya"Kata wanita tersebut.

__ADS_1


"Jangan dipaksa nak jika tidak ingat kamu baru saja sadar dari koma,pelan pelan saja mengingatnya,oh ya saya Yusuf,,biasanya dipanggil abah Yusuf,dan ini putri satu satunnya saya,,Bela namanya".


"Terima kasih sudah menyelamatkan saya"Jawab laki laki itu dengan lirih.


"Ya sama sama,Bel kamu buatkan ramuan yang kemaren dan diminumin ke dia ya agar cepat pulih".



"Baek Abah"Bela bergegas menuju dapurnya yang kecil untuk membuat ramuan herbal.


Laki laki tersebut memang Gibran,dia selamat tetapi dia mengalami hilang ingatan,Gibran telah diselamatkan oleh nelayan disalah satu pulau terpencil,,dekat dengan tempaat kecelakaan Gibran.


Laki laki tersebut hanya hidup berdua dengan putrinya,istrinya sudah meninggal sejak melahirkan putri mereka,dan abah Yusuf tidak menikah lagi dia memutuskan hidup jauh dari hingar bingar kota dan hidup berdua dengan putri satu satunya tersebut.


Selesai membuat ramuan Bela lalu memberikan kepada Gibran,,.


"Terimakasih"Gibran menerimanya dan meminum ramuan tersebut.


"Apa kalian tidak menemukan apapun saat menemukan aku".


"Tidak kang,tapi saya menemukan ini"Bela menyerahkan sebuah liontin hati separo Gibran menerimanya dan memandanng liontin tersebut tetapi tiba tiba kepalanya sakit.


"Kang simpan aja dulu kalungnya jangan dipaksa mengingat".

__ADS_1


"Iya"Gibran lalu meletakkan liontin tersebut ke dalam meja disampingnya.


"Kang maaf,bagimana kalau untuk sementata waktu aku kasih nama kamu Ibrahim?".


"Nama yang bagus,terserah kamu".


Ternyata Ibra lebih tampan saat sudah sadarya,gumam Bela sambil memandang Gibran.


"Kamu baek baek saja,,kenapa melihat saya begitu".


"Eh i iya kang maaf,,eemm kalau akang mau mandi saya siapkan aer hangat ya biar badan akang nampak lebih fres gimana?.


"Ya boleh".


Bela lalu beranjak ke dapur untuk memasak aer buat mandi Gibran,abahnya sudah kembali ke kebun lagi kini tinggal mereka berdua didalam rumah kecil itu.


Sekitar satu jam Bela sudah selesai memasak aer sekaligus memasak nasi juga lauk untuk makan mereka bertiga.


"Kang aernya sudah siap,oh ya ini ada baju ganti punya abah dulu sepertinya pas di badan akang".


"Ya terima kasih"Gibran menerimanya dan berdiri menuju kamar mandi yang sangat sederhana hanya kamar mandi kecil dengan tembok dari bambu dan jika ada yang mengintip pastinya akan kelihatan.


Gibran selesai mandi dan menuju tempat dia berbaring tadi,Bela terpesona dengan Gibran,,menurut Bela Gibran sangat mempesona dan mebuat hati para wanita klepek klepek dibuatnys.

__ADS_1


"Masyaalaah ganteng banget"Ucap Bela sambil memandang Gibran sedangkan yang dipandang hanya cuek saja.


Bela lalu mengalihkan pandanganya dan bergegas memanggil abahnya untuk diajak makan bersama.


__ADS_2