
"Liv kamu semalam kenapa menunggu paman pulang?".
"Ini paman dikampus akan ada acara camping dan Oliv harus ikut,,aku bingung paman mau ikut enggak kan aku baru masuk kerja".
"Apa itu dwajibkan Liv?".
"Ya paman".
"Ya sudah gimana kalau kamu mulai kerjanya sehabis camping saja nanti paman bilang sama Andre".
"Bener paman aku boleh ikut?"Tanya Oliv riang.
"Ya dong bener,,kapan paman bohong"Oliv lalu memeluk pamanya.
Sekitar jam delapan Oliv sudah sampai dikampus karena ada kelas pagi.
"Dooorrrr"Oliv menganggetkan Amara.
"Setan buduk kecebur kali"Latah Amara.
"Hahahahahaha"Oliv terpingakal-pingkal.
"Oliivvvvvvv kamu jahat ngaget-ngagetin aku"Mengerucutkam bibir.
"Uluh uluh Amara cantik jangan bengong kenapa,pagi-pagi udh melamun saja".
"Gak siapa yang melamun aku lagi mikir ne".
"Mikir apa seh Ra?"Rangkul Oliv.
"Kalau kamu gak ikut camping terus aku sendiri sama Lian aja"Sungut Amara.
"Siapa bilang aku gak ikut Maraaaaa".
"Kemaren kan kamu bilang sendiri".
"Ralat ya Mara aku jadinnya ikut camping"m.
"Ha,apa,,,yang bener Liv kamu ikut camping?".
"Ya Mara aku ikut camping".
"Yes"Akhirnya aku bisa mendekatkan Oliv dengaan Gibran,yeeiii jadi camping gratiss batin Amara.
"Heh,kesambet Mar senyum-senyum sendiri".
"Eh gimana Liv?".
"IIhhh aneh kamu Mara,,,tau ah aku mau kekelas"Oliv meninggalkan amara yang masih mematung didepan kelas...
"Oliv tunggu napa,,maen tinggal aja".
Jam perkuliahan telah usai para mahasiwa keluar menuju kantin.
"Kantin yuk Liv?"Ajak Amara.
"Kamu saaja Ra aku gak laper tadi udah sarapan dan masih kenyang".
"Oke baek duluan ya kita"Oliv hanya menganggukkan kepala.
"Saat tengah membaca buku tiba-tiba ada yang menghmpiri Oliv.
"Hae Liv gak kekantin kamu?"Gibran yang menghampiri.
"Eh kamu Bran,gak aku gak lapar,kamu sendiri ngapain disini gak kumpul temen-teman kamu"Aku masih asik membaca buku.
"Tadi mau ke kantin terus lewat sini ternyata didalam ada bidadari cantik jadi aku samperin deh".
"Halah gombal kamu"Oliv tersipu malu.
"Bener ini bidadarinya tersenyum".
"Apaan seh,sudah sana mending kamu nyusul temen-teman kamu gak enak nanti kita berduaan disini dikira ngapa-ngapain".
"Gak ada yang berni macam-macam sama ku Liv".
"Yang bener la itu Sasha kamu kemanain".
"Aku udah putus sama dia Liv,gak sah fikirin itu".
"Aku tak memperdulikan ocehan Gibran aku tetap fokus membaca buku sampai Gibran bosan dan keluar sendiri,,hehe lucu melihat dia dengan ekpresi kesalnya.
"Hari ini adalah hari yang ditunggu- tunggu seluruh mahasiswa karena hari ini hari berangkat mereka camping ke Bogor.
"Ada 3bus untuk membawa semua mahasiswa dan dosen-dosen pembimbing masing-masing,,sedangkan untuk Oliv dan teman-temanyya ada dibus no 2.
__ADS_1
"Gaes semua perlengkapan kalian sudah komplit dan siap semua kan seru kakak pembina".
"Sudah kak,"Jawab mahasiswa serempak.
"Oke kalau gitu sekarang kita berangkat bawa semua tas-tas kalian dan untuk alat-alatya biar mahasiwa laki-laki yang masukin dalam bus,,sebelum berangkat mari kita berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-masing".
"Sesaaat anak-anak larut dalam doa sekitar 3menitan mereka sudah selesai berdoa dan menuju bis masing-masing.
Sekitar 3jam perjalanan akhirnya mereka sampai ditempat tujuan,anak-anak lalu berbagi tugas untuk membuat tenda,ada yang mengumpulkan ranting kayu ada juga yang memasak aer karena cuaca di Bogor sangat dingin.
"Liv kamu bikin apa itu?"Tanya Amara.
"Ini aku bikin wedang jahe biar anget dibadan".
"Emng enak Liv,,?.
"Seger ko bikin badan anget".
"Aku nanti coba dikit ya"
"Aku bikinin mau?".
"Gak ah aku coba punya kamu dulu aja kalau aku suka aku bikin deh".
"Baiklah".
Tak terasa hari beranjak malam anak-anak semua diminta untuk berkumpul karena kakak pembina akan memberi arahan apa yang dilakukan malam ini.
"Selamat malam-malam anak-anak ,apa semua sudah berkumpul?"Tanya kakak pembina.
"Sudah kak"Jawab serempak.
"Oke malam ini karena cuaca sangat dingin,untuk acaranya langsung membuat api unggun dengan diselingi berbagai acara yang punya talenta apapun bisa ditampilkan malam ini ya,,untuk waktu dan tempat kami persilahkan".
"Oke anak-anak untuk acara pembukaan awal akan dibuka dengan penampilan Gibran dan kawan-kawan,,
Semua mahasiswa bersorak sorai menyambut Gibran tak terkecuali Amara dan Lian.
"Haaaa,,,,,,Gibran,,,Gibraaannn"Teriak anak-anak perempuan.
"Aduh apaan seh meereka pada lebai amatt,emang Gibran mau ngapain Ra?"Tanya Oliv.
"Mau nyanyi lah Liv,beeuuhhh suara Gibran keren abis"Puji Amara.
"Cek. cek,,,,selamat malam bapak ibu dosen pembimbing dan teman-teman,malam ini saya akan membawakan sebuah lagu yang saya tujukan untuk seseorang yang disana semoga kamu mendengarkan lagu ini,karena ini lagu isi hati aku,,lagu yang berjudul Satu Rasa Cinta.
"Cie-cie kayaknya lagunya buat kamu deh Liv goda Lian".
"Ssshh apa seh kaliian mana ada lagu buat aku itu buat semuannya"Jawabku malu-malu.
Jujur saja aku malu karenaa semenjak diatas panggung Gibran selalu melihat kearahku,,yah suara Gibran memang sangat bagus tetapi aku justru tidak fokus dengan lagu itu,karena aku sudah merasakan tubuhku lemah,,aku memang sangat alergi dengan dingin,,walau aaku sudah memakai jaket tebal tetapi aku tidak bisa mengontrol kondisi tubuhku.
Aku semakin merasakan lemah dan sesak didadaku aku sudah tidak memperhatikan lagi acara dipanggung,dan tiba-tiba brruukkk,,,,,,,
Oliv pingsan,Lian dan Amara langsung panik dan berteriak,,jangan ditanya Gibran yang masih menyanyikan lagu tahu Oliv pingsan langsung berlari kearah Oliv membuat teman-teman yang laen terkejut.
"Liv,Liv bangun,kamu kenaapa?Ra,Yan ini kenapa Oliv bisa pingsan?"Tanya Gibran panik.
"Aku juga gak tau Bran tadi baek-baek aja kok ,dia juga gak bilang apa-apa sebelumya,gak mengeluh sakit juga".
"Sudah-sudah bawa kedalam tenda biar saya periksa,untung salah satu dosen pembina ada yang berprofesi sebagai calon dokter.
"Tidurkan sini Bran,,".
"Sebaeknya kamu keluar dulu Bran".
"Kenapa harus keluar kan cuma dperiksa"Protes Gibran.
"Saya akan membuka bajunya Gibraann yang bener aja kamu nunggu disini".
"Sudah keluar kamu nanti aku panggil".
"Oke-oke".
Walau Oliv pingsan acara tetap berlanjut masih banyak mahasiswa yang akan menampilkan bakatnya.
"Ternyata dia alergi dingin yang cukup parah,dasar bodoh kenapa malah ikut camping disini"Kakak pembina itu geleng-geleng kepala.
"Gimana keadaan Oliv kak?"Tanya Amara.
"Dia baek-baek saja dia hanya alergi dingin yang lumayan parah seharusnya tidak usah ikut camping kesini".
"Apa sudah siuman?"Tanya Gibran.
"Belum kalian masukklah dan tolong gosokkan minyak ini di kaki dan tangan kalau siuman suruuh minum obat ini,saya mau blik ke tempat acara.
__ADS_1
"Baek kak,terima kasih"Jawab kami semua.
"Amara dan Lian masuk begitupun Gibran".
"Duh muka Oliv pucet banget ya udah kaya mayat hidup aja"Seloroh Lian.
"Hus dodol,,kalau ngomong dijaga tuh mulut,,"Amara memukul lengan Lian..
"Hehe ya-ya maaf gitu ada pada sewot seh! la itu coba lihat Olivnya,Lian menunjuk Oliv.
"Liv cepet sadar dong aku kawatir banget ne sama kamu"Gibran terlihat sedih.
"Ehm ehm,,gak sah lebai deh Bran dia cuma pingsan aja,,".
"Udah seh Ra biarin aja namanya juga lagi kasmaraan"..
Sekitar lima menit akhirnya Oliv sadar juga,dia kaaget kenapa bisa ada ditenda dan ada teman-temanya menunggu terutama Gibran,,
"Huuhh bangun juga Liv kamu,,iini kamu minum obat dulu"Lian mengambil obat dan memberikannya kepada Oliv.
"Aaku kenapa ada disini?".
"Kamu tadi pingsan Liv,lihat itu si Gibran manggung sampai meloncat kesini nolongin kamu"Samber Amara.
"Emangya aku kelinci maen lompat-lompat aja".
Gibran mendengus kesal.
"Eh Mara kita bentar lagi tampil lo,,"Lian mengingatkan.
"Oh iya ya terus Oliv gimana kalau kita tinggal".
"Aku gak apa-apa disini gaes kalian tampil dulu saja".
Tap,,,,,,
"Udah biar aku aja yang nemenin Oliv,kalian tampil dulu"Jawab Gibran.
"Eh aku gak apa-apa sendiri aja kan kamu masih mau tampil Bran".
"Udah seh tenang saja kan ada Harun sama Arka mereka bisa handel semuanya".
"Oke deh siipp kita kesana dulu ya kalian ngobrol aja situ berdua"Hihihi Lian terkikik.
"Eh awas loo ngobrol berdua yang ke tiganya setann"Goda Amara.
"Ya lo setannya "Sambung Gibran.
"Iiiihh Gibran mah jahat"Pura-pura marah.
"Udah Ra yuk buruan kesana,Liv kita tinggal dulu nanti sehabis tampil kita kesini lagi.
"Ya Ra,yan,sukses ya,"Oliv tersenyum.
Sepeninggal Amara dan Lian tinggallah Oliv dan Gibran mereka masih sama-sama diam,,entah apa yang mereka fikirkan.
"Liv,,,Bran,mereka memanggil bersamaan.
"Lady first"Jawab Gibran.
"Kammu saja dulu?".
"Udah kamu duluan aja"..
"Eemmm terima kasih Bran udah nolongin dan nemenin aku".
"Ya sama-sama tenang saja,aku kawatir banget tadi sama kamu taakut kamu kenapa-kenapa".
"Aku gak apa-apa ko".
"Kenapa kamu gak bilang kalau alergi dingin seh lihat itu sampai merah-marah gitu badan kamu.."
"Udah lama banget gak kambuh terakhir aku SD kelas enam aku kira udah sembuh,gak taunya masih kambuh aja".
"Namanya alergi itu gak ada obat sembuhnya Liv,,aku juga alergi udang kalau makan udang ya kambuh".
"Masak Bran udang kan enak".
"Ya walau enak namanya alergi gimana,nanti nekat makan yang ada luntur ganteng ku".
"Wkwkwk narsis banget seh kamu".
"Nah gitu ketawa Liv gak usah canggung lagi ya aku gak gigit kok.
Malam itu aku asik ngobrol berdua dengan Gibran dia anaknya asik ternyata gak menyebalkan seperti kata temen-teman yang laen.
__ADS_1