Kekasih Impianku

Kekasih Impianku
Gibran Cemburu


__ADS_3

Huffffttt untung aja barangnya diantar pak Reno kalau gak kan bisa malu aku,,gumamku.


"Siapa yang datang Liv tadi?"Tanya paman.


"Bos aku paman pak Reno,belanjaan kami tadi ketuker di mall untung dia anter kesini paman".


"Kok bisa ketuker seh ndok,gimana ceritanya?".


"Salah Oliv paman tadi gak lihat lihat terus buru buru jalan".


"Makanya kalau jalan hati hati Liv,taapi baek banget bos kamu mau antar segala kok tau alamat rumah kita?".


"Oh iya ya paman kan aku belum ngasih tahu?".


"Dasar ya kamu itu,,ya sudah paman mau beres beres dulu,pesaanan paman mana?".


"Ya paman sebentar Oliv ambilkan,beranjak menuju kamar dan mengambil pesanan paman.


Oliv lalu menyerahkan pesanan pamanya dan membantu pamannya berkemas kemas,sekitar sepuluh menit pamanya sudah siap untuk pulang kampung.


Paman hanya memiliki satu anak laki laki dan kebetulan anak paman sudah menikah dan ikut istrinya diluar kota,mereka akan pulang jika lebaran tiba,,oleh sebab itu paman sudah mengganggap Oliv anaknya.


"Paman ke terminal aku pesenin taksi aja ya barangnya banyak gini".


"Gak usah Liv nanti Gibran yang jemput paman".


"Ha Gibran?kok dia gak bilang Oliv seh".

__ADS_1


"Memangnya kenapa mau ikut antar paman ya ayo,kemaren dia menawarkan pada paman".


"Ohhh"Aku lalu duduk diruang tamu sambil ngobrol ringan sama paman sampai suara ketukan pintu menghentikan kami ngobrol.


"Biar aku aja paman yang buka"Aku beranjak kedepan pintu dan membuka pintu.


"Kakak,,masuk yuk"Gibran yang datang.


"Gak usah sayang kita berangkat aja ke terminal sebentar lagi berangkat busnya".


"Oke,yuk paman berangkat,sini Oliv bantu tasnya"Lalu Oliv mengambil tas kecil untuk dimasukkan kedalam mobil Gibran.


Limabelas menit kita sudah tiba di terminal,dan ternyata sampai sini bus juga akan berangkat aku membantu paman untuk memasukkan barang barang ke dalam busny.


"Kamu hati hati ya ndok!selama paman pulang kampung,Gibran akan menjaga kamu".


"Paman tenang saja aku akan seering sering mengunjungi Oliv ko,,paman nikmati kebersamaan di kampung dulu".


"Terima kasih nak Gibran,,titip Oliv ya?".


"Paman hati hati ya salam buat nenek sama bibi,maaf Oliv belum bisa pulang"Oliv memeluk pamanya sambil menangis.


"Iya,cup cup udah jangan nangis,paman hanya sebentar nanti paman sampaikan salam kamu".


Paman akhirnya berangkat,ada perasaan sedih karena gak bisa ikut pulang,tetapi aku harus sabar,akku baru mulai bekerja semoga secepatnya bisa memboyong keluarganya ke Jakarta.


"Gibran mengajak Oliv pulang,,didalam mobil Oliv menceritakan pertemuanya dengan Reno,Gibran terlihat sangat cemburu saat membahas dia.

__ADS_1


"Termyata pak Reno itu baik ya kak mau jauh jauh antar barang aku segala".


"Seneng banget dari tadi ngomongin dia".


"Kenapa seh kak,,kaakak cemburu yaaa?".


"Udah tahu tunanganya cemburu masih aja nyeritain dia".


"Hahaha kakak kalau lagi cemburu lucu tauk".


"Isshhh kamu orang lagi marah diketawain gimana seh".


Cup


"Oliv mencium pipi Gibran"Gibran terkejut dengan perlakuan Oliv dan menginjak rem mendadak".


"Adduuhhh kakak apaan seh mau bikiin kepalaku benjol ya"Kesalku.


"Maaf maaf sayang habisnya kamu cium kakak kan jadi kaget,,,".


"Udah yuk pukang tuh dibelakang pada klakson".


"Hehe ya iya sayang".


Kami akhirnya melanjutkan perjalaanan pulang kerumah,,sampai dirumah aku lalu bersih bersih dan menonton tv.


Pagi hari aku bangun lalu mandi dan shalat,gak ada paman aku akan masak jika pulang kerja saja,sepi juga gak ada paman biasanya pagi pagi ada teman ngobrol.

__ADS_1


Gibran masih aja cemburu sama Oliv sampai pagi ini pun tak menjemput Oliv untuk bekerja,,Oliv berangkat kerja dengan naek ojol.


__ADS_2