
"Sayang udah ya kamu yang tenang,kamu aman kok sekarang ada aku nemenin kamu".
"Makasih kak"Oliv masih nyaman dipelukan Gibran.
"Kamu duduk sini ya aku buatin makanan dulu,pasti kamu lapar kan?".
"Emang kakak bisa masak?".
"Jangan salah gini gini mantan koki dong".
"Hehehe masakkk".
"Gak percaya ne,oke aku buktikan kamu duduk manis disini oke".
"Oke siap kak".
Gibran lalu menuju dapur dan mencari bahan makanan yang tadi dibeli ,,dia berinisiatif akan membuat steak juga kentang goreng,Gibran lalu menyiapkan bahan bahan mencuci bersih dan memulai mengeksekusi bahan makanan tersebut.
Sekitar satu jam Gibran sudah selesai memasak makanan sudah tersaji rapi,Oliv yang mencium bau harum masakan menyusul ke dapur.
"Heeemmm baunya harum sekali,masak apa yank?".
"Eh sayang kenapa kesini nanti aku bawa kesana kamu istirahat aaja".
"Aku udah gak apa apa kak,kan ada kamu".
"Sejak kapan pacar aku ini suka ngeggombal ya"Sambil mencubit pipi Oliv.
"Kakak,siapa yang gombal beneran ko".
Karena kamu sudah kesini maka,cicipin masakan aku ya?,,"taraaaaa steak sama kentang goreng".
"Wah baunya harum banget kak,,aku coba ya kak"Oliv mencoba steak dan ternyata rasanya sungguh enak.
"Enak kak,,enak banget ternyata kakak jago masak juga ya".
"Ya dong,kalau sudah jadi istriku pasti aku masakin kamu".
"Kan kebalik kak seharusnya aku yang masakin kakak dong".
"Ya gak apa apa dong manjain ratu aku"Oliv tersipu malu.
"Ayo makan bersama aku udah laper".
__ADS_1
Mereka akhirnya memutuskan untuk makan bersama tanpa suara,setelah selesai Oliv membawa piring kotor ke tempaat cucian dan mencucinya dengan dibantu Gibran tentunya.
"Kakak kapan balik keluar lagi?".
"Mungkin minggu deepan Liv,paman sudah tlf terus kalau aku gak berangkat aku gak dapat perusahaan itu?".
"Ya kakak harus balik dong,kan kakak punya tanggung jawab disana,jika sudah selesai baru kakak pulang dan bekerja disini".
"Tapi aku berat ninggalin kamu".
"Kan masih bisa tlf kakak,,aku juga mau fokus kerja kak".
"Kamu jangan deket deket Reno ya,aku gak rela".
"Kakak ini gimana seh aku kan karyawanya kak jika dibutuhkan ya pasti dekat maasak berjahuan".
"Bukan begitu sayang ku,selain soal kerjaan gak boleh deket deket".
"Ya kak".
Mereka larut dalam obrolan,dan ntah siapa yang memulai Gibran sudah mencium bibir Oliv dengan rakusya,tidak ada penolakan dari Oliv Gibran pun terus ******* bibir Oliv tak ketinggalan tangan Gibran sudah menyusup ke dalam baju Oliv,mencari sesuatu yang meningkatkan gairah mereka.
Gibran terus saja menuntun Oliv kedalam pangkuanya,Oliv pun yang sudah ddirasuki hawa nafsu hannya bisa pasrah dan mengikuti permainan Gibran.
Mereka sudah dalam keadaan setengah telanjang saat tangan Gibran mulai menyusup ke **** ********** Oliv,,,Oliv yang masih setengah sadar lalu melepas pagutan mereka dan turun dari pangkuan Gibran,awalnya Gibran kaget dan kecewa tapi Oliv meyakinkan Gibran jika apa yang dilakukanya salah.
"Kenpa Liv,kita sudah bertunangan dan akan menikah kenapa gak boleh?".
"Kita belum halal kak,itu dosa,kita belum tahu kapan kita menikah apakah Tuhan memang menjadikan kita jodoh atau gak,,bukankaah lebih indah jika ini dilakukan malam pertama kak saat kita sudah halal".
"Apa kamu berharap kita gak jodoh".
"Gak kak bukan begitu,kita kan gak tau takdir kita kedepan gimana kak,,kalau kita melakukan sekarang trus aku hamil,,gimana aku akan membahagiakan nenek juga bibi kak".
"Maafin aku kak,bukanya aku gak cinta,,tetapi aku ingin kita melakukanya dimalam halal kita"Oliv menunduk menyembunyikan aer matanya.
"Ya aku mengerti maafin aku yang egois Liv,gak bisa nahan hasratku".
"Kamu jangan nangis ya,,aku gak marah".
"Kakak kesel sama aku kan?.
"Gak ko,aku gak kesal sama kamu,,lebih bsek kamu istirahat sana tidur aku akan tidur disini saja".
__ADS_1
"Tapi kan dingin kak,disamping ada kamar kok bersih kak".
"Gak apa apa,takut ada tetangga tiba tiba kesini nanti kita terus dinikahkan jika sekamar".
"Ya kak,aku ambilkan selimut dulu ya"Oliv berjalan menuju kamar dan mengaambil selimut untuk Gibran.
"Ini kak selimutya"Menyerahkan selimut tebal dan bantal.
"Ya makasih Liv,kamu tidur sana aku mau ke kamar mandi dulu,,".
"Ya kak"Semoga tidurmu nyenyak ya kak".
Oliv masuk kedalam kamar sedangkan Gibran ke kamar mandi,,dia harus menuntaskan hasratya yang sudah terlanjur di ubun ubun,,,.
"Ahhh sialll"Gerutu Gibran dia sudah menyelesaikan tugasnya setelah bersih dia lalu menuju ruang tamu,,untung Oliv sudah masuk kamar jika melihat Gibran mandi keramas pasti sungguh malunya dia.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Suara kokok ayam membangunkan dua insan yang ttidur terpisah itu,,Oliv bangun lalu keluar melihaat Gibran yang sepertinya juga sudah bangun.
"Kak,kakak sudah bangun?pasti gak nyaman ya tidur disofa kak".
"Pagi sayang,gak apa apa Liv hanya sedikit badan pegal pegal aja"Gibran berdiri menghampiri Oliv.
"Tu kan pasti gara gara tidur disofa kan kakak gak terbiasa,ngeyel seh suruh tidur dikamar gak mau"Merasa bersalah.
"Gak apa apa sayang,,kamu kenapa sudah bangun?".
"Tadi shalat dulu kak ini mau buat sarapan".
"Kan masih pagi banget Liv masak mau bikin sarapan".
"Ya kak biasanya juga jam segini jika ada paman".
"Ternyata pacar aku ini rajin ya,juga sholeh".
"Amiinnn,kakak mandi sana gih aku mau masak dulu ya".
"Cium dulu"Memegang pipinya agar dicium Oliv.
"Malu kak".
"Kenapa malu seh,sini,,cup Gibran malah mencium bibir Oliv dan meninggalkan Oliv yang bengong".
__ADS_1
"Kakak,,,,,,,,"Teriak Oliv yang disammbut tawa sama Gibran.
Mereka sarapan bersama,setelah itu Oliv berangkat kerja,dan Gibran pulang kerumahnya,tetapi terlebih dahulu Gibran mengantar Oliv ke kantor memastikan jika tunanganya itu baek baek saja.