
"Sayang apa yang terjadi,bicaralah yang jangan buat aku kawatir"Romi memeluk Oliv yang masih sesenggukan menangis.
"Dia jahat mas,,dia jahat dia kembali".
"Apa maksud kamu sayang?siapa yang kembali,,bicaralah yang jelas"Romi semakin kebingungan tiba tiba Oliv pingsan Romi panik dia lalu memanggil dokter.Gibran yang mendengar percakapan Oliv juga Romi sahabatnya merasa sesak dia meneteskan aer mata dia belum berani untuk bertemu dengan Romi dia tidak menyalahkan Romi karena sudah menikahi Oliv,,tapi jauh dilubuk hatinya dia juga tak rela.
"Dok gimana kondisi istri saya?".
"Istri anda sepertinya tertekan pak,tolong jangan buat istri anda stres dan tertekan buat istri anda selalu bahagia"Dokter memberi saran kepada Romi dan juga memberi vitamin untuk Oliv.
"Baik dok terimakasih".
Dokter meninggalkan ruangan Oliv dan kembali memeriksa pasien yang laen,sedangkan Romi sangat cemas dia tak tahu sebenarnya ada apa dengan istrinya.
"Sayang apa yang terjadi sama kamu?kenapa kamu gak cerita sama aku yang,,,"Gumam Romi sambil mengelus elus kepala Oliv dan menciumnya.
...----------------...
Bela telah melahirkaan anak laki laki yang tampan dan ganteng,Ibrahim sangat bahagia dia mencium anaknya dan juga mengadzani anak laki lakinya meski hatinya kacau dia tidak memperlihatkan pada Bela.
__ADS_1
"Bel makasih ya kaamu telah melahirkan anak kita dengan lancar tanpa kekurangan apapun dia ganteng kaya aku"Canda Ibrahim sambil memperlihatkan anak mereka.
"Iya kang,aku bahagia kang keluarga kita lengkap sekarang,semoga selamanya kita selalu sama sama ya kang".
"Iya Bel,"Ibrahim termenung bisakah dia bahagia sekarang,karena fikiran dia tertuju pada Oliv,dia masih sangat mencintai Oliv,tetapi dia tidak bisa berbuat apa apa sekarang karena dia juga sudah memiliki keluarga begitupun dengan Oliv.
"Kang kok melamun"Bela menyadarkan lamunan Ibrahim.
"Eh iya Bel kenapa?".
"Akang ada masalah?kenapa melamun kok gak bahagia seh?".
"Akang minta cuti aja kerjanya,nanti kalau aku sudah dirumah akang bisa kerja kembali".
"Iya Bel,nanti aku bicarain sama bos aku,kamu butuh sesuatu?".
"Enggak kang,mumpung dedek bobok aku mau ikut tidur dulu ya kang?".
"Ya sudah kamu istirahat aku keluar sebentar ya biar suster yang jaga disini aku mau melihat keadaan abah dulu ya".
__ADS_1
"Iya kang,hati hati ya?".Ibrahim berlalu meninggalkan ruangan Bela,Bela merasa suaminya berubah biasanya dia selalu mencium kening Bela kemanapun dia pergi tapi tadi dia pergi gitu aja,mungkin dia saking bahagianya sampai lupa mencium istrinya kali ya,fikir Bela.
Saat tengah berjalan keluar dari rumah sakit Ibrahim berpapasan dengan bibi Oliv,dia sempat terkejut dan akan menyapa tetapi dia sebisa mungkin tidak menyapa hanya tersenyum tanda ramah saja.
"Tunggu!"Bibi Oliv memanggil Ibrahim.
"Iya bi ada yang bisa saya bantu?".
"Kamu suami Bela kan temannya Oliv,sedang apa kamu disini?"Selidik bibi.
"Iya bi,Saya menemani istri saya melahirkan".
"Wah benarkah,,selamat ya,,?".
"Iya terima kasih bi,,,bibi sendiri sedang apa?siapa yang sakit?"Gibran pura pura tidak tahu.
"Ini Oliv sedang sakit dia dirawat disini".
"Oh begitu,semoga mbak Oliv cepat sehat,,saya permisi ya bi mau melihat abah dulu?"Pamit Gibran dia tak mau berlama lama dengan bibi Oliv takut gak bisa kontrol hatiny.
__ADS_1