Kekasih Impianku

Kekasih Impianku
Tertukar


__ADS_3

Oliv pulang bersama Gibran,dan Reno masih berdiri menatap kepergian mereka.


"Ternyata Oliv tunangan Gibran huufftttt"Gumam Reno.


"Kenapa saat aku bisa mulai membuka hati pada wanita dia sudah menjadi milik orang laen, haruskah aku merebutnya dari Gibran?"Reno lalu pergi meninggalkan halaman kantor dan pulang.


Gibran sampai dirumah Oliv,mereka turun dari mobil menuju dalam rumah.


"Kak makasih ya udah dijemput,,".


"Ya Liv sama sama,,paman mana?".


"Mungkin dikamarnya kak,sebentar aku panggilkan"Oliv meninggalkan Gibran diruang tamu menuju kamar pamanya.


Gibran menunggu Oliv diruang taamu sambil memainkan ponselnya,,saat tengah menunggu pintu diketuk seseorang,Gibran lalu beranjak dan keluaar membuka pintu.


"Maaf apa pak Harisnya ada?"Tanya seorang wanita paruh baya pada Gibran.


"Iya bu ada didalam,,saya panggilkan dulu"Gibran lalu masuk berniat untuk memanggil paman Oliv tetapi pamanya sudah keluar dan Gibran pun menyaampaikan jika ada yang mencarinya paman lalu keluar dan menemui orang itu.


"Loh kak paman maana kok sendiri?"Oliv menghampiri Gibran.


"Ada diluar tuh ada yang nyariin tadi".


"Siapa kak tumben paman ada yang nyari".


"Aku gak tahu Liv,,mungkin tetangga kamu".


"Ohhh,,oh ya kak,kakaa kenal sama bos aku yaa?.


"Iya dia rekan kerja papa,,gak terlalu kenal akrab juga seh,,kenapa naksir ya?".


"Emang boleh?"Tanya Oliv dan langsung mendapat pelototan dari Gibran.


"Haha biasa aja kali kak,aku gak akan berpaling kok dari kakak".


"Janji ya jangan berpaling sama laki laki laen apapun keadaan aku nanti".


"Iya kak,,".


Mereka mengobrol dengan diselingi canda tawa,paman Oliv yang mendengar dan melihat terlihat bahagia karena ponakan satu satunya mendapatkan pasangan yang tulus mau menerima dan menyayanginya dengan apa adanya.


Gibran berpamitan pulang setelah hari menjelang malam.Tak lupa dia juga berpamitan sama paman Haris.


Pagi telah tiba Oliv sudah rapi dengan pakaian kerjanya dan bersiap siap berangkat.


"Liv nanti kamu tolong belikan perlengkapan buat bibimu ya,paman besak mau pulang kampung dulu Liv?".

__ADS_1


"Kok tumben paman ada apa?".


"Gak ada apa apa,kebetulan paman dapat cuti kerja jadi mau tengok bibimu kangen"Paman menjawab sambil tersenyum.


"Ohh oke paman siaapp".


"Kamu berani kan tinggal sendiri,jika takut minta temenin mbok Sri aja tetangga sebelah itu dia kan juga tinggal sendiri".


"Ya paman gampang itu,kalau gitu aku pamit dulu ya paman,mau berangkat kerja"Oliv berdiri lalu mencium tangan pamannya.


"Iya Liv hati hati ya!"Oliv akhirnya berangkat dengan menggunakan motor pamanya.


Oliv disambut oleh teman temanya,dia lalu memasuki ruanganya dan mulai bekerja,sampai tak terasa waktu pulang tiba,Oliv melewatkan makan siang karena pekerjaan yang banyak.


"Aduuhh aku laper banget lagi,,mending aku cari makan dulu deh baru nyari pesanan paman".


Oliv berjalan menuju tenda warung makan di pinggir jalan,,dan memesan makanan lalu makan dengan lahapnya.Selesai makan lalu Oliv menuju ketempat parkir untuk mengambil motor dan menuju mall untuk membeli perlengkaaapan bibinya.


Sekitar limabelas menit Oliv telah sampai dipusat berbelanjaan dikota itu,dia lalu memakirkan motornya dan masuk untuk mencari titipan pamannya.


Selesai berbelanja Oliv lalu keluar untuk pulang tetapi ditengah perjalanan Oliv ditabrak seseoraang dan mengakibatkan belanjaan Oliv jatuh berserakan begitupun orang itu.


"Eh maaf maaf aku gak sengaja"Orang itu membantu memberesi belanjaan Oliv yang berantakan.


"Gak apa apa mas,,say jug sa,,,,loh pak Reno".


"Oliv??mereka terkejut karena ternyata yang menabrak Oliv adalah pak Reno.


"Kamu sama Gibran?".


"Gak pak saya sendiri".


"Ohh jangan panggil pak ini kan diluar kantor".


"Tapi kan gak enak bapak atasan saya".


"Tapi kita kan gak dikantor Liv".


"I Iyaa pak,eh mas,,saya pamit duluan ya,".


"Kok buru buru Liv,,,kita makan dulu gimana?".


"Maaf mas laen kali saja ya,,saya buru buru soalnya paman saya mau berangkat pulang kampung".


"Ohh baiklah,,kamu naek apa?".


"Saya bawa sepeda motor sendiri mas"Mari mas saya duluan ya.Oliv pergi meninggalkan pak Reno dan terburu buru pulang.

__ADS_1


Reno yang menyadari jika kantong belanjanyaa salah lalu berlari memanggil Oliv tapi sayangnya Oliv sudah pergi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Oliv tiba dirumahnya dan membuka kantong belanjaanya,dia heran kenapa belanjaannya barang barang laki laki,,lalu dia teringat saat bertabrakan dengan pak Reno tadi.


"Astafirllah,,,jangan jangan belanjaanku ketuker lagi,aduuh mampus,,,kalau pak Reno membukaanya gimana yaa,,,haduuhhh kan aku malu kebanyakan kan daleman aku.


Oliv mondar mandir didalam kamar,,karena bingung gimana caranya mengambil belanjaanya sedangkan dia tidak tahu alamat atau no tlfnya.


tok tok


"Liv apa kamu mandi"Suara oaman diluar lalu aku berjalan menuju pintu untuk membuka kunci kamarku.


"Iya paman udah selesai ko paman,ada apa?".


"Itu diluar ada yang nyariin kamu".


"Siapa paman? "


"Paman gak tahu ndok orangya tampan"Siapa seh paman,Gibran ya?.


"Bukan nak paman juga baru melihatnya,sudah lebih baek kamu keluar dia diteras gak mau masuk".


Oliv pergi keluar untuk melihat siapa yang datang,dan ternyata Reno yang datang.


"Mas Reno"Oliv memanggil Reno dan Reno pun menoleh dan terkesima dengan penampilan Oliv,,walau penampilanya sederhana tapi tidak mengurangi kecantikanya.


"Eemm Liv kamu cantik".


"Hah apa pak?"Oliv tidak begitu mendengar Reno berbicara.


"Gak Liv bukan apa apa,oh ya ini saya mau menukar belanjaan kita,kayaknya tadi tertukar"Reno menyerrahkan kantong belanjaanya.


"Iya mas memang tertukar,,saya ambil punya mas dulu ya"Oliv bergegas masuk kedalam kamar dan mengambil paperbag tadi yang sudah dia buka.


"Ini mas maaf saya sudah membukanya tadi niat saya mau mencoba pakaian saya"Oliv menyerahkan peperbag itu dengan menunduk.


"Iya gak apa apa,saya belum sempat membuka ko tenang saja"Sepertinya Reno paham jika Oliv tengah merasa malu.


"Syukurlah kalau belum"Batin Oliv.


"Saya buatkan minum dulu ya mas".


"Gak usah Liv laen kali saja,saya sudah ada jaanji,maaf ya"Merasa tak enak hati sebetulnya Reno sangat senang bisa ngobrol dengan Oliv tetapi dia sudah terlanjur ada janji dengan salah satu rekan bisnisnya.


"Oh baeklah mas,,sekali lagi terima kasih mas mau datang kesini".

__ADS_1


"Ya sama sama,kalau begitu saya permisi dulu ya,sampai bertemu besak"


"Baik mas,hati hati!"Oliv juga masuk kedalam rumah dia juga akan segera masak untuk makan malam.


__ADS_2