Kekasih Impianku

Kekasih Impianku
EPISODE 5


__ADS_3

Matahari mulai terbit membangunkan dua insan yang masih terlelap dari tidurnya.


Caca merasa ada yang memluknya dari blakang hangat sampai dia tidak mau untuk bangun dari mimpinya sampai dia tersadar siapa yang memeluknya.


"Hellllsaaaaaaaaaa..." Teriak caca kaget karena tangan Kekar yang memeluknya itu adalah helsa.


Helsa bangun dari tidurnya sambil mengucek ngucek mata karena nyawanya belum terkumpul sepenuhnya.


"Apasih lu pagi pagi udah masuk aja ke kamar gue sambil triak triak pula pengengg kuping gue tau ga" Omel helsa.


"Melek dulu makanya lu tidur di kamar siapa dasaar mesum" Caca berdengus kesal.


Helsa mulai membuka matanya dan melihat keadaaan sekeliling ruangan ber cat pink itu.


"Kok gue bisa di sini sih" Herann helsa karena bisa tidur di kamar caca.


"Mana gue tau minggir lu sono pergi jauh jauh" Usir caca sambil menarik tangan helsa agar keluar kamarnya.


Helsa segera bergegas ke kamarnya untuk mandi dan bersiap untuk sarapan lalu menikmati indahnya pantai yogyakarya.


Setelah semua berkumpul di balkon mereka makan dengan lahap dengan melihat keindahan pantai dari atas balkon yang sengaja temboknya di buat memakai kaca agar bisa melihat ke arah pantai yang sangat indah itu.

__ADS_1


"Hari ini bebas kalian mau ngapain aja mamah sama papah mau belanja belanja " Ucap mamah sambil menghabiskan makanan. Mereka semua mengangguk yang berarti mengiyakan.


Setelah mereka selesai sarapan mamah dan papah pergi untuk membeli jajanan dan oleh oleh yang akan di bagikan kepada karyawan kantor dan tetangga.


Sefia dan Elsa sedang asik berjemur dengan santai sambil menikmati indahnya pantai,Sedangkan caca tengah asik bermain di tengah laut dan tiba tiba ombak yang begitu besar me nabrak badan caca sampai dia keseret kembalinya ombak, Helsa yang sedang memandangi pantai itu tersentak lalu menolong caca yang terseret ombak.


Setelah helsa menolong caca dia menggendong caca ala bridal style lalu dia membawa caca kedaratan.


" Ca ca bangunnn" Ucap helsa.


Helsa reflek karena takut caca tidak memberi respon sedikitpun dia membuat nafas buatan kepada caca dan akhirnya caca sadar lali memutahkan air yang ada dalam perutnya.


"Terimakasih sa udah menolongku, aku hutang budi sama kamu" Ucap caca yang masih memeluk helsa dengan erat tak terasa air matanya jatuh membasahi pipi.


"Udah ca jangan takut lagi I'm beside you tenanglah" Helsa mencium kening caca tanpa sengaja dia pun tidak mengerti kenapa dia berbuat seperti itu padahal caca adalah orang yang di benci helsa karena Sifat nya yang menyebalkan.


Hari mulai sore mereka memutuskan untuk pulang karena besok papanya akan meeting di luar negri dengan investor investor ternama.


Caca tidak mau menceritakan kejadian tadi siang karena takut akan membuat kedua orang tuanya khawatir.


Dalam perjalanan pulang caca tertidur di pundak helsa yang sedang menyetir karena ada kehangatan dalam dirinya.

__ADS_1


Sefia dan Elsa mengernyitkan dahinya yang heran karena sifat kedua kakanya yang ada di depan tempat duduknya.


"Kenapa mereka? " Tanya sefia binggung


"Entah" Jawab elsa menaikan pundak nya.


Sesampainya mereka di rumah caca helsa masih memandangi caca yang cantik dengan bibir pink menggoda.


Helsa mengecup manja bibir caca


"Sampai kapan mau tidur tuan putri" Goda helsa membangun kan caca yang tadi masih menjelajah mimpi.


Blusshhhh pipi caca merah karena malu karena dia tidur di pundak helsa tanpa sengaja.


"Ngapain sih lu cium cium" Tanya caca masih menutupi pipinya yang seperti udang rebuss.


"Lu ngemesin sih bibirlu menggoda sini mau lagi kahh" Jawab helsa dengan godaan sambil menyodorkan bibirnya.


Caca langsung berlali memasuki rumahnya menuju kamar yang ada di lantai dua Helsa terkekeh karena melihat caca yang lari terbirit birit setelah itu helsa dan elsa berpamitan untuk pulang karena hari sudah mulai malam besok mereka sudah harus bersekolah.


Caca semyum senyum dikamarnya karena menginggat helsa yang tadi mengecup bibirnya sampai caca terlelap dengan mimpinya dengan cepat karena besok dia sudah harus berangkat sekolah.

__ADS_1


__ADS_2