
Elia beranjak bangin duduk bersandar di ranjang tidurnya.
" Aku baik baik saja. Jangan khawatir kan aku seperti anak kecil. Lagi pula kakak lebih baik urus calon istri kakak, jangan hiraukan aku lagi. " balas pesan Elia
" Aku akan membatalkan pernikahan ini jika kamu mau. Aku bersedia menikah dengan wanita pilihan mu. Aku melakukan ini semua demi kamu Elia. " balas pesan Aldo, karena Aldo mencoba menghibungi namun tidak di angkat. Karena Elia masih serak dan pasti tak kuat menahan airmata nantinya saat berbicara dengan Aldo.
Elia tak menjawab pesan itu lagi. Dia membersihkan diri, lalu beranjak pergi.
Elia terduduk memandang danau luas, namun sangat sepi, membuat ketenangan dalam jiwanya, dia memandang sekawanan burung yang hinggap di pohon dekat danau itu.
" Andai aku jadi burung saja, aku pasti sebebas mereka, tanpa beban, akan terbang sesuka hati ku. " batin Elia.
" Elia.....! " sapa Evelyn.
Ternyata Evelyn pun sudah duduk di sana lebih dulu. Dia melihat gerak gerik Elia kelihatan menyimpan beban, karena ia melihat mata yang sembab karena terlalu banyak menangis.
__ADS_1
Elia hanya tersenyum tanpa menjawab. Lama Evelyn menemani Elia tanpa suara.
" Kamu tahu Elia, danau ini adalah saksi awal dari kehancuranku dulu, dulu aku pernah di bohongi oleh Nura saat Nura ingin balas dendam padaku, namun karena sebuah takdir dan kesabaran ku, akhirnya Tuhan menghadiahkan untuk ku sebuah kebahagian yang sangat besar untuk ku, aku bisa mengubah Nura yang jahat menjadi baik, dan aku bisa mendapat cinta Mahez seutuhnya. Dan aku ke sini juga ingin danau ini menjadi saksi kebahagiaan ku juga, karena sebentar lagi aku akan melahirkan. " kata Evelyn tanpa di tanya di bercerita dengan memandang danau, sesekali ia memandang perutnya sendiri dan mengelusnya.
Elia hanya tersenyum kecut, dia masih belum menjawab.
" Dan kamu tahu Elia, aku mendapatkan cinta Mahez, setelah dia menorehkan sebuah luka yang tak bisa aku lupakan seumur hidup ku. Mahez pernah memperkosaku saat dia terlalu membenciku dulu. Dia meluapkan emosinya dengan menyalurkan hasrat nya. " kata Evelyn memandang danau.
Elia tersentak, karena ia tidak menyangka nasibnya tragis seperti dirinya.
" Lalu apa yang kak Eve lakukan, sampai akhirnya Tuan Mahez berbalik mencintai kak Eve? Dan apa kak Eve memaafkan begitu saja. " tanya Elia akhirnya buka suara.
" Tadinya aku sangat sakit, karena Mahez melakukan dengan kasar, bahkan dia menuduhku aku wanita murahan yang berganti ganti lelaki, karena tadinya Nura sempat memfitnahku. Tapi sejak Mahez tahu dialah laki laki pertama yang menjamahku, akhirnya mungkin dia sadar dan menyesali perbuatannya. " kata Evelyn
" Apa kak Mahez akhirnya mengejar kak Eve? " tanya Elia.
__ADS_1
" Aku selalu bersabar Elia, mungkin kamu juga tahu, posisi ku dulu hanya istri kedua nya, bahkan pernikahan kami hanya siri, sebatas sah di mata agama. Sampai akhir kesabaran ku, itu membuatnya tak bisa jauh dari ku, akhirnya aku pergi meninggalkannya dan memberinya ruang untuk berpikir, jika akulah orang yang berharga di hidupnya. Ada kalanya kita harus memberinya peringatan jika kita adalah wanita yang sangat berarti di hidupnya, dengan cara meninggalkannya. " kata Evelyn masih dengan mengelus perutnya.
" Apa lagi, jika kuta membawa pergi benih janin milik nya, dia tidak akan pernah melepaskan kita begitu saja. " kata Evelyn lagi.
" Elia... Jika kamu ingin berbagi cerita, kamu bisa meluapkan padaku, mungkin aku bisa membantumu. Karena aku bisa merasakan, jika kamu saat ini, tidak dalam keadaan baik baik saja." pinta Evelyn.
Akhirnya Elia menceritakan semua kejadiannya, mulai dari ia di perkosa oleh Reyhan, sampai dia mengetahui Sean berbuat curang dibelakangnya. Dan juga ia bercerita, hatinya belum bisa menerima kehadiran Nihan sebagai calon kakak iparnya, karena ini semua terjadi karena Nihan, menurut Elia.
" Nihan..... Dia adalah gadis yang masa bodoh, untuk pertama kalinya dia menyambut perhatian pria, dan dia adalah Reyhan. Reyhan mengejarnya sejak masih di bangku kuliah. Dan sampai akhirnya, aku mendengar jika ia kembali ke Indonesia, karena ingin mengejar impiannya nikahi Nihan. Kamu tahu Elia, di jeda Reyhan meninggalkan Nihan, itu tanpa adanya kejelasan status, hingga akhirnya Nihan merasa terobsesi ingin mendekati Aldo, karena Aldo sangat dingin, berbeda dengan laki laki yang selalu mengejarnya, Nihan mulai menyukai Aldo. Tapi Nihan tak mengungkapkan perasaan itu karena aku sedang bermusuhan dengan Mahez. Nihan memilih menyimpan rasa itu. Lagi pula bukan sekali atau dua kali Aldo selalu menyakiti hati Nihan. Aldo selalu menghina Nihan sebagai wanita murahan. Sampai akhirnya Nihan memutuskan untuk menutup rapat rapat hati yang dulu ia buka untuk Aldo. Dia kembali dari Jerman dengan memedam sakit hati Aldo, karena selalu merendahkan harga dirinya, hingga Reyhan hadir kembali, Nihan yang merasa cintanya untuk Aldo tak bersambut, apa salah jika Nihan menyambut hangat kehadiran lelaki itu kembali. Walau aku belum tahu pasti, apa alasan Nihan tiba tiba menerima pernikahan dengan Aldo, namun aku merasa ada yang di sembunyikan oleh Nihan. Bukan aku membela Nihan karena dia sahabatku Elia, namun Nihan selalu mengutamakan perasaan orang terdekatnya, itulah yabg membuat seseorang menjadi nyaman. Jika seadainya dia tahu kamu di perkosa Reyhan, dia pasti akan sangat bersedih dan merasa bersalah. Jadi, aku rasa kamu membenci orang yang salah. " kata Evelyn
Lama Elia terdiam seolah mencerna apa yang di ucapkan Evelyn adalah benar.
" Lalu.... menurut kakak aku harus bagaimana? " tanya Elia
Evelyn menarik nafas panjang, dia tersenyum pada Elia.
__ADS_1
" Aku tahu ini semua tidak mudah untuk mu Elia, namun aku pernah di posisimu, hanya saja bedanya, aku dulu mencintai Mahez, saat Mahez tak mencintai ku. Alasan aku mencintai Majyez itulah yang membuatku bersabar dan mempertahankan untuk mendapatkan cinta Mahez. " kata Evelyn menatap danau. Evelyn tersenyum mamandang Elia.
" Jika seadainya aku sarankan, sebaiknya kamu menyetujui permintaan Reyhan bagaimana, pada dasarnya Reyhan adalah lelaki yang hangat dan bertanggung jawab. Aku percaya dengan berjalanya waktu Reyhan bisa mencintaimu. Lagi pula ini untuk memberikan pelajaran pada Sean, dan untuk berjaga jaga jika sewaktu waktu kamu hamil, Kamu sudah mempunyai suami. Kamu tidak ingin pernikahan kakak mu hancur karena kamu menceritakan telah di perkosa Reyhan bukan, karena aku nyakin Aldo pasti akan kalap saat mendengar kamu di perkosa, dia bisa membunuh Reyhan dengan tangan nya sendiri, kamu tidak ingin buka. kakak mu masuk penjara, dan aku nyakin Nihan akan sangat terpukul, karena insiden ini. Berusahalah untuk bersabar dalam mengejar cintamu Elia, aku nyakin kamu akan seperti ku nanti. Mendapatkan cinta dan kebahagiaan dalam waktu bersamaan. " kata Evelyn memandang Elia yang juga memandanganya, lalu keduanya tersenyum.