KITA BERSAMA NAMUN TAK SAMA

KITA BERSAMA NAMUN TAK SAMA
Part. 13


__ADS_3

Kevin yang datang dengan tergesa gesa tanpa sadar menghabiskan jus jeruk Dira yang sudah mau hampir setengah wanita itu minum.


Dirinya tadi nyari parkir susa alhasil kepanasan.


"Mas itu minum Dira", ucap Dira, sambil melongo melihat Kevin yang langsung minum jus nya sampai tandas tidak tersisa.


"Pelit banget sih gue haus".


"Gak jijik?", menyengit bingung.


"Tanya mama lebih dari ini juga bisa kan ma".


Cih membuat Dira salting berutal, apa maksudnya coba, ahhh aku bukan wanita yang polos polos amat meskipun tidak pernah pacaran.


Mama Sarah tersenyum, andai hubungan keduanya semakin baik, ahhh sudah gak sabar punya cucu gimana rasanya.


"Mama ke toilet sebentar ya, Kevin tunggu makan nya Dira sudah pesankan tadi".


Kevin melihat mama nya sudah belok ke arah toilet, menyerahkan ponselnya pada Dira.


"Pilih mau yang mana, anggap saja ini sebagai permintaan maaf gue soal tadi malam".


Dira melihat ponsel Kevin, ahh pertamakalinya pegang ponsel suami yang harganya bisa jadi gaji dirinya setahun.


Baru saja Dira melihat gambar yang Kevin suruh lihat, tiba tiba ada notif pesan masuk menampilkan foto Shanum yang sedang main golf.


"Mas aku mau ke toilet", Dira langsung memberikan ponsel itu pada Kevin.


"Hm", matanya menangkap gambar apa yang ada di layar ponselnya.


"Bang***t Raka anjnk", umpat Kevin.


Dia pasti gara gara melihat foto Shanum, ah bodo amat pikirnya, namun tak lama Kevin memaki Raka gara gara mengirimkan foto itu.


.


.


...Raka,Anjnk....


"Lo masih nemenin istri belanja?".


"Gila sih kalau jam segini lo masih buntuttin emak sama bini".


"Kalau lo gak keluar gue juga mau balik".


.

__ADS_1


Benar adanya Kevin masih menunggu mama Sarah belanja, beda dengan Dira yang hanya bisa pasrah di suruh mencoba segunung baju.


Kevin hanya menggeleng saja melihat mama nya yang sangat antusias memilihkan baju untuk Dira.


"Ck apa istimewanya wanita ini".


"Menurut gue dia biasa saja", batin Kevin


.


...Kevin,Bos...


"Ya gue masih nemennin mereka belanja".


"Serah lo".


"Kenapa gak pergi aja bareng Shanum".


"Kan gue udah bilang hari ini mau alfa kumpul sama lo berdua".


"Gue takut mama murka sama gue".


"Bisa bisa di kutuk jadi emas nanti".


.


Mama Sarah mengajak Dira ke salon.


Kevin sudah seperti sopir dan asisten pribadi, belanjaan mama Sarah dan Dira dirinya yang jaga, kedua wanita itu malah masuk ke salon memanjakan diri.


Segala umpatan Kevin lontarkan sebab kesal, dari tadi dirinya hanya membuntuti ibu dan istrinya.


"Sumpah gue gak akan mau lagi nyusul mereka kalau pergi".


"Mama akhhhh pantas papa tidak pernah mau ikut malah rela memberikan semua kartu yang dirinya punya", geram Kevin.


.


.


Saking kesalnya Kevin mengirimkan pesan pada papa nya.


...Papa,gue...


"Papa tolong bujuk mama agar cepat pulang".


"Kevin sudah pegal nungguin mama sama Dira dari siang".

__ADS_1


"Cepetan pa bantu Kevin".


.


...Kevin....


"Hahaha".


"Biarkan mama dan istrimu menikmati harinya Kev".


"Lagian kamu ngapain susulin mereka".


"Papa si malas makanya rela di bawa semua kartu papa sama mama".


"Nikmatin aja sih inikan pertamakali buat kamu nemenin mama sama istri".


"Udah ya papa mau tidur lagi".


.


Gue pecat juga jadi bokap ni papa tega banget sama anak nya, kesal Kevin


.


Diam diam ada yang candid istrinya yang sedang terlihat lelah.


Sudah merasa lelah tapi kalau di ajak di ayoin aja, dasar manusia aneh, gumam Kevin sambil menggeleng.


.



.


.


.


.


.


.


.


Bersambung.......

__ADS_1


__ADS_2