KITA BERSAMA NAMUN TAK SAMA

KITA BERSAMA NAMUN TAK SAMA
Part. 48


__ADS_3

Seharusnya mereka bertiga pulang besok karena jadwalnya juga sampai besok, namun Kevin tidak sabar untuk segera pulang, jadinya pesan tiket dadakan.


Sengaja Kevin yang menjemput Dira, sampai menunggu lebih dari 30 menit di depan toko bunga tersebut.


Sudah lewat jam 5 tapi Dira tidak kunjung keluar dari toko itu, membuat Kevin kesal karena lama menunggu.


...Nadira....


"Lo masih lama?".


"Cepetan gue di depan nungguin lo dari tadi".


"Lo lama banget bales pesan suami juga".


"Duit yang gue kasih kurang buat lo beli kuota internet hah?".


"Ampun tuhan Nadira lama banget lo".


"Cepat gue kering nih lama nungguin lo".


Dira masih belum membalas pesan dari Kevin, mau tak mau laki laki itu keluar dari mobil.


.


Bahkan di mobilnya sudah tersedia masker dan topi, Kevin keluar menggunakan masker dan topi nya.


Masuk kesana langsung membuka pintu kaca dengan kasar, Dira dan ketiga orang yang ada di sana sangat terkejut.


Cih ternyata mereka sedang asik ngobrol dan tertawa, ingin memaki namun sadar mereka sedang tidak berdua, sekuat tenaga Kevin menahan amarah nya.


"Pulang", ucapnya tegas.


Dira sangat tau suara siapa dan tau bentuk tiggi tubuh suaminya.


"Maaf ya aku pulang duluan mbak Salsa Dira pulang duluan, Yumi mbak Lasri aku pulang duluan ya", Dira menyalami ketiganya.


Menyodorkan tangan seperti biasa, tidak lupa mencium tangan suaminya.


Setelah keluar dari toko itu Dira bertanya, "Sudah pulang mas, kapan pulangnya?".


"Gak penting gue kapan pulang".


"Ohh iya maaf", kumat lagi, batin Dira sabar sabar sabar ya Allah.

__ADS_1


Dira kira tidak ada orang di samping kursi kemudi Kevin, ternyata.


"Lo di belakang, di depan ada Shanum sedang tidur gue gak tega bangunin nya".


Deggg..... Oh ternya, iya paham.


Awalnya sudah memegang pintu mobil bagian depan tidak jadi, berjalan menuju kursi belakang.


Tanpa ada kata yang Dira ucapkan, tanpa bertanya juga duduk diam termenung, ada di titik rasa ingin menyerah.


Mau bagaimanapun orang lama tetap yang akan menjadi pemenangnya.


Entah pura pura atau apa karena setelah mobil jalan tak lama Shanum terbangun.


Melengguh khas seperti orang yang benar benar bangun tidur, "Ehh Kev sorry gue ketiduran capek banget sumpah".


"Ya santai", ucap Kevin.


"Ahh semua badan gue pegal".


"Kata gue juga turunnin dulu kursinya tadi".


"Ngantuk keburu malas hihihi".


Aku di anggap tak ada jika 1 mobil dengan mereka ini yang kedua kalinya.



(Gambar ini yang menggambarkan hatiku bahwa sedang tidak jelas, tidak baik baik saja, goyah).


Oke sabar kunci untuk aku bisa menguatkan diri, sepertinya memang setok sabarku mulai menipis, rasanya gak kuat banget.


Setelah mengantarkan Shanum, Kevin membawa mobil menuju apartemen.


"Mas gak pulang ke rumah mama dulu".


"Mau ngapain gue sudah pulang".


"Aaa iya".


Sama sama terdiam lagi.


Dengan susah payah setelah turun dari mobil Dira mengimbangi langkah Kevin.

__ADS_1


Takut jika tiba tiba Ricko datang lagi, aaa kenapa masih selalu terbayang Ricko menariknya dengan kencang sih.


Masuk kedalam apartemen Kevin tiba tiba suruh melihat ponselnya.


"Lihat ponsel lo, gak guna di belikan juga", teriaknya.


"Kenapa marah mas?", meringgis mendengar suara Kevin yang lumayan menggelegar di dalam hunian sepetak itu.


Dira mengeluarkan ponselnya, melihat banyak pesan dari Kevin.


"Maaf mas aku tidak mendengar bunyi pesan masuk tadi", Dira menunduk merasa bersalah..


Praksss.... Suara ponsel di banting dengan kuat ke arah tembok, ponsel yang Nadira pegang tadi Kevin ambil dan membantingnya.


"Gak guna ponsel buat lo".


"Kenapa di lempar mas, yang salah bukan benda itu".


"Ohhh jadi lo yang mau gue lempar".


"Jahat banget kamu jadi orang mas".


Dengan cepat Dira masuk ke kamar nya, sudah tidak bisa membendung air mata yang sejak tadi di tahan.


Hanya karena tidak membalas pesan ponsel jadi korban, Astagfirullohalazim.


Mengunci pintu menangis sejadi jadinya, Dira kira Kevin setelah pulang darisana akan lebih baik padanya.


Impian itu ternyata salah, bukan semakin baik malah semakin kasar.


.


.


.


.


.


Bersambung......💋


Janga lupa like dan comment😁🙏

__ADS_1


__ADS_2