
Dira masih menemani Kevin di rumah sakit, sudah 2 hari ini dirinya ijin kerja yang biasanya tidak pernah ijin bahkan di hari libur pun tetap masuk kerja.
Di sana ada Raka dan Shanum juga, Dira duduk diam dengan ponselnya sesekali melirik pada tiga manusia yang sibuk membahas pekerjaan.
Shanum ya Shanum yang selalu mencari cari kesempatan untuk dekat dengan Kevin.
Kevin juga maerasa sedikit risih sebab biasanya Shanum tidak seperti ini.
"Buset lo ada bininya Num jangan terlalu mepet kesitu", Raka menyenggol kaki Shanum.
Ck Raka selalu menjadi penghalang nya dari dulu, padahal mereka bertiga temanan sejak dulu tapi Raka gak suka kalau Shanum terus terusan mendekati Kevin.
Hampir 2 jam mereka membahas perusahaan, Dira sudah merasa sangat bosan dan ngantuk juga.
"Sudah kali ini selesai kita bahas lagi setelah gue pulang dari rumah sakit", Kevin menyudahi pembahasan mereka.
"Kalau gitu gue sama Shanum balik kantor lagi Kev".
"Ya, Ka pesankan ponsel untuk Dira".
"Wihhh bu bos bakalan punya ponsel baru nih", goda Raka pada Dira.
"Ehhh nggak kak, mas gak usah", Dira gelagapan sendiri.
Ponsel yang Dira punya tidak bisa bertahan lama, sebab entah sudah berapa tahun ponsel itu di tangannya, maka dari itu tidak bisa lama jauh dari charging.
"Lo berdua balik sana", usir Kevin, "Raka jangan lupa suruhan gue".
"Siap bos", Raka langsung menggiring Shanum keluar.
"Nyonya bos kami pamit, tenang pak bos sudah menyiapkan hadiah ponsel terbaik untuk anda hahahaa".
"Kak Raka gak usahhh", dengus Dira.
Melirik malas pada Kevin, Kevin merasa bodo amat matanya sepet sudah 2 hari ini melihat Dira bolak balik membawa kabel terus.
.
"Lo apa sih Ka", kesal Shanum.
__ADS_1
"Lo yang apa dari tadi gue liat sengaja banget bikin Dira cemburu, ingat Num Dira itu istrinya Kevin, buka mata lo lebar lebar, Kevin bukan jodoh lo".
"Tapi gue mau Kevin yang dulu Ka".
"Num, Kevin sekarang sudah nikah lo harus ingat itu, mau bagaimanapun Dira istrinya, lo gak boleh masuk kedalam kehidupan mereka sejauh itu, meskipun gue gak tau apa alasan Kevin nikahin Dira".
"Kevin punya gue Ka, gue mau dia seperti sebelum menikah lagi, dia selalu sama kita dia gak pernah absen kumpul bareng kita".
"Lo egois tau gak sih".
"Lo juga sama kan merasa beda setelah dia menikah".
Ya memang beda, namun meskipun begitu Raka merasa senang dengan sikap Kevin yang sudah sedikit berubah tidak terlalu merepotkannya.
Yang biasanya pulang kantor jam 9 malam terus sekarang jam 6 sudah siap siap pulang, yang biasanya malam malam kelayapan ngajak pergi sekarang tidak.
Raka tidak tau alasan Kevin apa menikahi Dira, Raka juga kaget tiba tiba Kevin nikah, padahal Raka tau Kevin menyukai salah satu wanita di masa SMA nya, tapi sayang sekali wanita itu memilih laki laki lain.
.
...Raka,Anjnk...
"Gue lagi di tempat ponsel nih".
"Cepetan tanya, gue tau lo suka cemburu kalau gue WhatsApp nyonya langsung".
"Jangan kebanyakan gengsi, gue hembat baru tau rasa".
.
Cih Kevin makin berani aja anjnk lo Raka, umpat Kevin.
...Kevin,Bos...
"Kaya gak ada cewek lain aja lo isteri bos sendiri di ancam mau di ambil ******".
"Lo emang belum pernah gue potong gaji ya".
"Siap siap saja untuk bulan ini, karena lo selalu ngancem gue".
__ADS_1
.
"Lo suka warna apa Dira?, jangan geer Raka nanya gue mau beliin ponsel buat lo, lo sukanya warna apa".
"Gak usah mas ini masih bisa ko".
"Lo mau sampe kesetrum bolak balik bawa gituan terus, gak bosan apa".
"Begini juga berguna banget lho mas, ini gaji pertama aku kerja beli ponsel".
Hahh bengong Kevin, umur Dira sekarang 21 lulus sekolah 2018 artinya itu ponsel sudah 4 tahun.
Yang benar saja dirinya pakai ponsel 5 bulan sekali ganti.
Pantas tidak bisa jauh dari listrik
"Gue gak butuh penolakan anggap saja ini hadiah dari gue karena lo udah rawat gue 2 hari ini sampai ijin kerja".
"Aku ikhlas rawat kamu mas, kamu suami aku".
Cih lagi lagi Kevin tidak bisa bicara apa apa, kalau Dira sudah memperjelas bagaimana hubungan mereka Kevin tidak bisa menjawab.
"Tinggal jawab mau warna apa susah banget sih lo ini".
"Aku gak ada uang buat bayar nya mas".
"Gue yang bayar Nadira", kesal lama lama, kadang Dira ini agak lemot.
"Terserah mas Kevin mau warna apa aku di kasih apa aja gak nolak, nanti jangan minta bayar serius aku gak ada uang mas".
Ck ampun tuhannn, lagian Kevin ingat dirinya 3 minggu yang lalu membelikan Shanum tas yang harganya lumayan mahal juga.
Selama Dira menjadi istrinya, selain hati akan iya pertimbangkan untuk wanita ini.
.
.
Bersambung......
__ADS_1