
Pertamakalinya Kevin rikquest makan malam, jujur saja Dira merasa sangat senang, meskipun kadang baik kadang menyebalkan, kadang membuat sakit hati juga.
Sebelum masak Dira bertanya terlebih dahulu pada Kevin, iya langsung mengirimkan pesan dan bertanya apa yang ingin suaminya itu makan untuk malam ini.
.
...Mas,Kevin🖤...
"Assalamualaikum mas".
"Mas mau makan malam apa menunya?, aku mau masak tapi bingung takut kamu bosan".
"Masih sibuk ya".
"Pulang jam berapa?, nanti aku masak nya pas kamu mau pulang saja supaya gak terlalu dingin makan malam nya nanti".
.
.
Ternyata walawpun hanya pesan pertanyaan dari Dira membuat Kevin sedikit tenang.
...Nadira....
"Terserah lo yang mau masak".
"Apa aja gue makan asal gak ada racun nya".
"Sebentar lagi pulang".
.
.
Yeayyyyyy saking senangnya pesan yang baru saja dirinya kirimkan, Kevin langsung membalasnya, Dira sampai melompat bahagia.
...Mas,Kevin🖤...
"Mas maunya makan apa, Insya Allah aku masakin".
"Yaudah aku mau masak kalau kamu sebentar lagi pulang".
.
__ADS_1
.
...Nadira....
"Buatkan gue udang goreng sama capcay kuah".
"Lo bisa kan".
"Gue otw pulang sekarang".
.
Dengan senang hati mas, huwaaaa demi apa kamu secepat itu membalas pesanku, apalagi ini minta di buatkan udang goreng terus capcay kuah aaaaa itu makannan kesukaan aku mas hihihiii kita sama, lompat dengan bahagia.
Dengan cepat Dira menyiapkan bahan yang akan iya masak, perjalannan dari kantor menuju apartemen kurang lebih 30 menit, rasanya akan pas waktunya, Kevin selesai mandi mereka langsung makan nanti.
.
.
Kevin menutup laptopnya.
"Gue balik, lo berdua juga pada balik sana".
"Gue makan di rumah, nih lo sama Raka cari makan berdua sana", Kevin menaruh kartu atm nya dengan terburu buru.
"Buset yang sudah punya bini dan ada yang masakin mah emang suka lebih milih makan di rumah dibandingkan jajan di luar, idaman banget ya Kev tiap hari perut penuh terus", goda Raka.
Kevin hanya mengacungkan jempol ya, setelah memakai jas langsung menyambar kunci mobil dan keluar dari ruangannya, terserah Shanum dan Raka kalau masih betah di kantor.
Rasa laper sudah iya rasakan dari tadi sore, hanya saja belum bisa tenang sebelum berita di semua media terhapus.
"Lo kayanya senang banget ya, liat Kevin mulai berubah jarang banget ngabisin waktu bareng kita", kesal Shanum.
"Ya gue bakalan senang kalau sahabat gue bahagia dengan pernikahannya".
"Nyebelin lo Ka".
"Ayo makan, makannya kata gue juga jangan berharap perasaan lo di balas sama Kevin, Kevin itu susah banget buat jatuh cinta lo kaya gak tau dia aja".
"Mati aja lo Raka sana".
"Sayang nya gue mau mati berdua bareng lo gimana".
__ADS_1
"Ogah banget gue".
"Ayo makan cemburu juga butuh tenanga hahahaaa", sekesal apapun pada Shanum, Raka masih mempunyai rasa kasihan, tergantung Shanum jika membuat salah maka Raka akan memarahinya, jika Shanum baik maka dirinya akan lebih baik.
"Ngeselin, ayo kita makan di mana?, jangan ajak gue makan di pinggir jalan lagi, kapok sumpah sampe sekarang masih gue ingat sakit perutnya".
Raka tertawa dengan puas, ingat sebulan yang lalu dirinya mengajak Shanum makan di pinggir jalan, tiba tiba tengah malam di tlpon minta di antarkan ke rumah sakit.
.
.
Dira menyambut Kevin dengan senyuman yang tulus.
"Mas udah pulang", menyalami Kevin seperti biasa.
"Hmmm".
"Bersih bersih dulu setelah itu makan, aku masak udah selesai".
"Bisa gak makan sekarang gue laper banget".
"Apa bakalan pingsan kalau gak langsung makan?", tanya Dira dengan tertawa kecil.
"Bawel banger lo", meskipun begitu Kevin langsung masuk kedalam kamarnya.
Lumayan ada kemajuan, Kevin bicara padanya mau berhadap hadapan, bahkan tadi sempat menatap nya walau pun sekilas.
Tidak apa semoga selalu bertahap semakin baik.
Kadang kita memang perlu bersabar menunggu agar semuanya berjalan dengan lancar tidak terkesan terburu buru.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung.........💋