
Selesai membersihkan diri dan melaksanakan kewajibannya Dira langsung masuk ke dapur.
Melirik ke arah sopa Kevin masih ada di sana dengan posisi yang sama, di atas meja terlihat 2 paperbag dengan merk yang berbeda.
Pikirannya sudah negatif mungkin mereka membeli sepatu atau baju couple kaya di film atau sinetron kan begitu, pikirnya.
Ahhh masabodo Dira sudah tidak mau memikirkan atau berpemikiran kesana lagi, dirinya akan mencari waktu yang tepat buat ngobrol dengan Kevin.
Dira baru saja mau mengambil beras untuk iya masak.
"Jangan masak di rumah", ucap Kevin sambil bersedekap dada.
Tanpa bertanya kenapa, Dira langsung menaruh tempat yang akan dirinya pakai untuk mencuci beras tadi.
"Iya", setelah mengucapkan iya langsung melewati Kevin keluar dari dapur.
"Lo kenapa?", tanya Kevin, tidak seperti biasanya Dira diam seperti ini, biasanya bicara panjang lebar.
""Gak apa apa", masuk ke kamar langsung mengunci pintu kamar lagi.
Kevin yang merasa heran tambah heran karena terdengan pintu itu di kunci.
Dia kenapa, tiba tiba diam kaya lagi sariawan tidak mau bicara.
Gue belum ngomong apa apa udah main pergi aja ck, decak Kevin kesal, tanpa menyadari siapa dalang dibalik diamnya istri sendiri.
Kevin juga memilih masuk kedalam kamar nya, membersihkan diri dan tumben kali ini tanpa di ingatkan dengan kesadaran dirinya sendiri melaksanakan kewajiban meskipun waktu yang sudah mepet.
.
.
...Gerup chat, SAFLOWER🌻...
...@Mbak, Lastri...
"Siapa itu Dira yang tadi ganteng pisan?".
...@Ayumi...
"Iya nih Dira gak bilang bilang kalau kenal sama peria tampan, duh idaman rupawan banget ya mbak aku langsung kesem sem ini hahah".
__ADS_1
...@Mbak, Lastri...
"Aduhh Yumi kalau orangnya kaya gitu mah mbak juga mau banget kaya pemain pilem gitu kan mukanya".
...@Ayumi...
"Film mbak bukan pilem hahaha".
"Ingat suami sama anak di rumah".
...@Mbak, Lastri...
"Ehhh iya gitu hahaha, kan gitu di sunda mah gak ada pelastik adanya palastrik, gak ada tv adanya tipi hahaha".
"Ingat atuh kami mah ah, cuci mata dikit kan".
"Dira kemana gak nongol nongol ni anak".
...@Nadira...
"Aku ada mbak hehehe".
"Aku juga belum begitu kenal sama itu orang baru ketemu 2 kali doang, dia teman suami aku mbak".
...@Ayumi...
...@Mbak, Lastri...
"Hahah Yumi udah ngarep banget itu Dira".
Nadira membalas pesan teman temannya sambil tiduran di atas kasur, kadang tertawa membaca pesan dari Ayumi yang minta di comblangin ke Raka.
.
.
Setelah maghrib Kevin keluar dari kamar nya, Dira sepertinya masih belum keluar juga dari tadi sore, pikir nya.
Dirinya tiba tiba ada urusan mendadak, awalnya mau gajak Dira untuk makan di luar, makannya tadi sore melarang masak di rumah.
Keluar dari rumah bertepatan dengan dira juga yang keluar dari kamar.
__ADS_1
Melihat Kevin rapih bahkan sangat wangi meskipun orangnya sudah pergi membuat dada Dira merasa sakit.
Kevin pasti mau pergi lagi dengan Shanum, Kevin pasti makan malam di luar, terus dirinya makan apa nanti, tadi mau masak di larang.
Mengambil botol minum mineral dari kulkas untuk mendinginkan hati dan perasaannya yang sedang panas.
Msuk lagi kedalam kamar, lagi lagi merebahkan badan, menatap langit langit, sunyi sepi itu yang Dira rasakan sekarang.
Tiba tiba ponselnya bunyi tanda ada pesan masuk.
...Mas,Kevin🖤...
"Gue keluar bentar ada urusan mendadak".
"Buka paperbag yang ada di meja itu dua duanya buat lo".
"Tunggu makannan nya sudah gue pesankan".
"Kenapa lo tiba tiba diam?".
Dira tersenyum kecut membaca pesan dari Kevin, hehh apa susahnya tadi langsung pamit ke orangnya, Dira yakin Kevin melihat kalau dirinya keluar dari kamar.
.
.
...Nadira....
"Ngapain repot repot kamu pesan makan aku bisa masak sendiri, atau turun ke bawah beli makan sendiri".
"Ya semoga urusannya cepat selesai".
Urusan apa maksud Kevin, apa sepenting itu, tadi gayanya sudah seperti mau kencan dengan wanita sangat wangi dan pakaian rapih.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung........💋