KITA BERSAMA NAMUN TAK SAMA

KITA BERSAMA NAMUN TAK SAMA
Part. 45


__ADS_3

Benar saja Kevin setelah sampai hotel dengan cepat dirinya memanfaatkan waktu yang sudah mepet, dari tadi ingat terus dengan pesan yang Dira kirimkan padanya, namun sangat gengsi jika mengakui di hadapan Raka dan Shanum.


Nadira Nadira NADIRA itulah yang ada di otak Kevin sekarang, kenapa dirinya mengingat wanita itu terus menerus, ada apa dengan Dira.


Bahkan sengaja Kevin tidurkan agar lupa dengan wanita itu.


Haihhh membuat otak nya tambah mumet saja dari siang sampai malam malah ditambah cemas.


.


...Nadira....


"Assalamualaikum mas".


"Mas aku tadi ketemu sama orang yang kata kamu Ricko lagi pas belanja di bawah".


"Ternyata beliau punya hunian di sini juga".


"Ada sedikit gelagat aneh darinya aku jadi ada merasa takut".


Demi apa Dira takut dengan Ricko tadi yang tiba tiba menariknya pas di supermarket, Ricko juga hampir mencium nya.


Gakkkkk bahkan Kevin saja yang suaminya hanya mencium kening sekali pas setelah akad.


Yang memang sebenarnya merasa takut tinggal di apartemen sendirian sekarang lebih tambah takut mengingat kejadian sore tadi.


Dira mau keluar juga sangat takut, meskipun Ricko tidak terlihat mengikutinya tadi.


.


Kevin yang baru saja terbangun dari tidurnya pas melihat ponsel merasa kaget.


Semakin kesini semakin berengsek lo Ric, awas saja kalau smpai istri gue juga yang lo ganggu, gak akan pernah gue biarin lo hidup tenang, bahkan gue akan jeblosin seumur hidup lo mendekam di penjara.


...Nadira....

__ADS_1


"Lo dimana sekarang?".


"Jangan kemana mana nanti gue suruh mama jemput lo kesitu".


"Siapin baju aja buat nginep di rumah mama selama gue di luar kota".


"Tenangin diri dulu, lo di dalam apartemen aman jangan buka pintu sebelum gue yang suruh".


"Nanti gue tlpon kalau mama sudah sampai kesitu".


Berengsek, bajingan bangsat lo Ric, lo tau gue pergi sekarang memanfaat kan waktu buat ganggu istri gue, lecet sedikit saja Dira gue bunuh lo, umpat Kevin.


Pantas saja gue dari tadi merasa gak tenang.


.


...Mas,Kevin🖤...


"Iya mas aku takut😭".


"Kenapa dia tiba tiba kaya gitu mas, kamu punya masalah?".


.


Cih sejak kapan hanya melihat emot nangis yang Dira kirimkan saja Kevin merasa ingin mencabik cabik pelaku yang membuat istrinya ketakutan seperti ini.


Sumpah serapah Kevin lontarkan untuk Ricko.


Menyuruh Raka untuk masuk kedalam kamar yang dirinya tempati.


"Baji***ngan Ricko mengganggu Nadira Ka".


"Hahhh sejak kapan, kenapa Ricko semakin kesini semakin kurang ajar Kev".


"Karena melihat gue bisa cepat mengatasi kekacawan yang dirinya buat mungkin".

__ADS_1


"Terus Nadira gimana sekarang?".


"Gue suruh mama sama orang orangnya jemput ke apartemen mereka sudah jalan, gue gak tenang Ka", Kevin mondar mandir tidak jelas, beberapa kali menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


Andai saja kerjaan nya cepat selesai dan dirinya bisa tinggalkan, sama sama penting menurut Kevin, kekacawan yang Ricko buat jika tidak di tangani dengan cepat akan hancur.


Telpon dari mama Sarah sangat lama untuk memberi kabar kalau Dira sudah aman di bawa ke rumah nya.


Tlpon ke Dira langsung, ahhhhhh masih tertutup oleh gengsi nya.


Panik setengah mati tapi terkalahkan oleh gengsi, siapa lagi orangnya kalau bukan Kevin Malik seorang CEO muda ternama, pengalaman percintaan sangat 0 buatnya.


"Lo tenang dulu apartemen lo aman kan gak mungkin ada yang tau kodenya".


"Gimana gue mau tenang Ka, Dira mungkin lagi nangis ketakutan disana".


"Ya lo tlpon tenangin bego, jangan gengsi terus yang lo pake Kevin, ini bukan waktunya gengsi buat lo, apa lo bolehin gue yang tlpon dan tenangin dia sekarang".


"Jangan kurang ajar lo mencari kesempatan bangsat, pergi lo keluar dari kamar gue".


"Nikmatin ke begoan lo sekarang, makan tu gengsi", Raka keluar dari kamar Kevin dengan kesal.


Sudah di posisi seperti ini tapi gengsi dan egonya Kevin masih besar, Astaga kalau bukan sahabat sudah Raka tonjok saking kesalnya.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung...........💋


__ADS_2