KITA BERSAMA NAMUN TAK SAMA

KITA BERSAMA NAMUN TAK SAMA
Part. 16


__ADS_3

Sudah 3 hari dengan malam ini juga tiga malam, ini sudah jam 9 malam namun Kevin masih belum datang juga.


Sepi sangat sepi padahal biasanya juga sepi tapi kali ini Dira merasa benar benar henig dan dingin.


Jiwa dan raganya lelah namun matanya tidak bisa diajak istirahat, bukannya semakin redup dan mengajak untuk tidur malah semakin cerah penglihatan, pikiranpun ikut melayang.


Kevin kemana pergi sama siapa saja, pikirannya kacau jika mengingat Kevin pergi dengan Shanum apa yang mereka lakukan di luaran sana.


Tidak di beri kabar sama sekali, pesan singkatpun tidak ada yang Kevin kirimkan padanya.


Dira masih membolak balikan badannya.


Beberapa kali mengetik pesan ingin bertanya, kamu dimana sama siapa, sedang apa, kapan pulang, namun iya urungkan.


Salah kah aku mencintai suamiku sendiri, salah kah aku berjuang untuk rumah tanggaku yang tanpa arah ini, salah kah aku jika mengharapkan vinta dari suamiku.


Berjalan keluar dari kamar, mengambil botol mineral lalu iya bawa ke balkon.


Menatap indahnya malam di kota jakarta ini.


.


.


Kota ini inda tapi tidak seindah kisah hidupku.


.


Tring bunyi peaan masuk, dengan cepat Dira membukanya.


...Mama,Sarah❤...


"Asaalamualaikum mantu mama".


"Dira kemana aja?".


"Gimana kabarnya?".

__ADS_1


"Kenapa gak ngasih kabar ke mama, kamu baik baik saja kan, Kevin gak bikin ulah gak jahatin kamu kan".


Setetes air matanya jatuh, mama Sarah baik sekali bisa menerimanya sebagai menantu, hatinya menghangat meskipun sedikit kecewa karena Dira kira pesan masuk itu Kevin yang kirimkan padanya.


.


...Mantu🧕...


"Walaikum salam mama".


"Hehe Dira ada ko ma".


"Alhamdulillah baik ma, Dira takut ganggu mama tadinya".


Akhhh Dira memukul kepalanya, ingjn mengadu kalau Kevin jahat padanya, Kevin meninggalkan dirinya beberapa hari ini sendirian di apartemen, Kevin tidak memberi kabar padanya.


"Mas Kevin baik ko ma, mana ada jahat mama ini ada ada saja".


.


Bertukar pesan dengan mama Sarah sedikit mengobati rasa sesak di dadanya mendapat dukungan dari sang mertua.


.


Tring, pesan masuk lagi, lagi lagi Dira dengan cepat membukanya, ahhh kali ini Kevin kali sebab tadi mama Sarah sudah pamit mau tidur, pikirnya.


Harapan tinggal harapan nyatanya bukan Kevin.


...+2681611*****8...


"Gak usah nungguin Kevin".


"Kevin lagi menikamati kerja sambil liburan bareng gue".


"Lo orang baru yang masuk dalam kehidupan kami, lo juga gak ada artinya untuk Kevin".


.

__ADS_1


.


"Jangan iri Kevin emang dari dulu sudah nyaman sama gue, jadi lo siap siap aja di tendang sampai tiba waktunya".


Ahh Shanum sudah dari kemarin kemarin manas manasin Dira melalui SW nya namun ternyata Dira tidak menyimpan nomer ponselnya otomatis tidak terlihat oleh Dira.


.


Jantung Dira berpacu sepat hatinya bergemuruh hebat melihat foto yang di kirimkan Shanum.


...Cewek,Kampungan...


"Iya aku emang pendangang baru dalam kisah cerita kalian mbak".


"Tapi aku yakin suamiku akan pulang kerumah nya, rumah mas Kevin adalah aku, aku isteri sah nya".


Seyakin itu Dira, padahal Kevin mengingatnyapun tidak sama sekali, buktinya sampai sekarang masih belum mengirimkan pesan jangankan telpon.


Aku akan terus berdo'a sampai suamiku sadar aku isterinya, dalam setiap sujudku pun aku selalu memintanya, aku selalu berdo'a agar mata dan hati suamiku terbuka dan mengakui aku isterinya.


"Bapak Ibu Dira kangen banget sama kalian, Dira rindu pelukan kalian, Dira besok pulang".


Andai ini tidak malam maka Dira nekat akan pulang, jarak tempuh yang sangat jauh membuat Dira tidak berani apalagi ini sudah hampir tengah malam.


.


Bapak Kevin Malik.



.


.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung.........


__ADS_2