
Long Ya yang mendengar itu sontak saja menelan ludahnya lalu tanpa berpikir panjang ia pun melesat menggunakan ilmu meringankan tubuhnya masuk kedalam kediaman Jin Fan sebelum 10 detik.
Sesampainya di dalam kediaman ketua saktenya itu, Long Ya langsung saja berlutut di hadapan Jin Fan yang masih terlihat jelas raut wajahnya yang begitu kesal.
Long Ya sendiri adalah salah satu tetua terkuat yang dimiliki oleh sakte tengkorak iblis yang saat ini sudah berada di tingkat pendekar suci, sama seperti Jin Fan, akan tetapi walaupun tingkatan keduanya sama-sama berada di tingkat tersebut, tetap saja Jin Fan masihlah memiliki kekuatan yang lebih kuat karena Long Ya baru saja naik ke tingkat tersebut sedangkan Jin Fan sudah berada di tingkat pendekar suci bintang 8.
Long Ya yang melihat raut wajah ketua saktenya yang begitu kesal hanya memandang kearah Jin Fan sejenak sebelum kembali menundukkan kepalanya sambil bertanya dengan nada suara yang pelan.
"Long Ya menghadap ketua, apakah ada misi atau tugas yang akan ketua berikan pada ku?" Tanya Long Ya sambil berlutut.
"Hmp, kau benar, dalam waktu dekat ini aku ingin kau pergi dan menyusup ke sakte seribu pedang." Jawab Jin Fan dengan nada bicara yang lantang.
Mendengar perkataan ketua saktenya itu sontak saja membuat Long Ya terkejut sambil menahan nafasnya namun tidak berani membantah.
Pasalnya misi yang diberikan padanya kali ini adalah sebuah misi yang cukup berat dan memiliki resiko yang sangat tinggi, apalagi sakte seribu pedang adalah sebuah sakte besar yang di dalamnya banyak sekali pendekar-pendekar hebat yang bahkan beberapa dari mereka memiliki kekuatan yang hampir sama dengan ketua saktenya itu.
"Aku dengar di dalam menara latihan sakte seribu pedang terdapat sebuah inti kekuatan api spiritual bernama api pembakar jiwa." Kata Jin Fan.
Mendengar ketua saktenya mengatakan inti kekuatan api pembakar jiwa sontak membuat Long Ya membulatkan matanya dan mengangkat kepalanya.
"Ketua, bukankah api pembakar jiwa adalah api spiritual yang ada di peringkat 10, apakah ketua bermaksud untuk...."
__ADS_1
"Ya, itu benar, aku ingin kau masuk ke dalam sakte itu dan memata-matai kekuatan mereka serta mencari kelemahannya, lalu setelah kita mengetahui kelemahan mereka, kirimkan sebuah pesan rahasia padaku dan kita akan langsung memulai penyerangan untuk merebut api pembakar jiwa itu." Jelas Jin Fan panjang lebar.
Long Ya hampir saja tersedak nafasnya sendiri setelah mendengar perkataan Jin Fan yang ingin menyerang sakte seribu pedang demi mendapatkan sebuah api spiritual.
"Dan jika aku berhasil mendapatkan inti kekuatan api pembakar jiwa itu, maka kekuatan yang aku miliki pasti akan meningkat sangat tinggi dengan 2 api spiritual yang akan menjadi kekuatan ku Hahahah!!!!!" Jin Fan tertawa lantang sambil mengeluarkan api 3000 kobaran di telapak tangannya.
Sementara Long Ya yang baru kali ini melihat api spiritual milik ketua saktenya itu hanya bisa ternganga sambil memperhatikan kobaran api tersebut.
Dengan kekuatan jiwa yang ia miliki, Long Ya bisa merasakan kekuatan api 3000 kobaran milik ketua saktenya itu begitu besar bahkan bisa membakarnya dalam beberapa menit saja jika terkena serangan api dari ketua saktenya itu.
"Kekuatan ketua sakte memang sangat hebat, bahkan jika ia tidak menggunakan api spiritual miliknya aku pasti tidak akan bisa menahan 10 serangannya, dan jika ia menggunakan api spiritual itu, aku tidak yakin bisa bertahan dalam 3 kali serangan." Gumamnya pelan.
*****
Terlihat seorang pria yang terlihat sepuh dengan janggut panjang dan jubah sakte seribu pedang yang ia pakai sedang berdiri di lantai bawah tanah menara latihan sakte seribu pedang yang terdapat sebuah formasi segel berbentuk bulat ditengah-tengah ruang bawah tanah di dalam menara itu.
Bommm Bommm Bommm
Suara ledakan yang cukup keras terdengar di dalam ruang bawah tanah tersebut yang berasal dari dalam formasi segel bulat itu.
"Hmm api pembakar jiwa ini sudah mulai memberontak lagi, bahkan aku merasa kekuatannya saat ini sudah meningkat dan menjadi lebih kuat lagi." Ucap pria sepuh itu sambil mengelus-elus janggut di dagunya.
__ADS_1
Terlihat raut wajah pria sepuh itu mengandung sebuah kekhawatiran yang cukup besar sambil menatap formasi segel yang menyegel api pembakar jiwa di dalam menara latihan sakte seribu pedang.
Pria sepuh berjanggut panjang tersebut tidak lain adalah Shen Yu yang baru-baru ini bergabung dengan sakte seribu pedang 2 tahun yang lalu karena bujukan dari kawan lamanya sang pendekar seribu mata pedang Zhao Zhang.
Shen Yu lalu berbalik badan dan melangkahkan kakinya menuju pintu keluar menara latihan itu sambil bergumam.
"Semoga saja murid anak pemilik api abadi itu datang dan menjinakkan api pembakar jiwa sebelum api ini memiliki kekuatan yang cukup untuk lolos dari segel yang mengurungnya." Gumam Shen Yu sambil berjalan keluar.
Sementara di dalam formasi segel itu terlihat sebuah inti kekuatan api spiritual berwarna emas berbentuk seekor burung Phoenix sedang menatap Shen Yu yang berjalan keluar dengan dingin sebelum kembali berusaha menghancurkan formasi yang mengurungnya.
*****
2 hari telah berlalu sejak Ling Yan menjadi murid dari Wei Tian Long, dalam 2 hari tersebut Wei Tian Long mengajarkan Ling Yan cara mengendalikan tenaga dalam dengan baik agar saat ia menggunakan teknik tingkat tinggi dalam bertarung, ia tidak menghabiskan terlalu banyak tenaganya dalamnya.
Namun dalam latihan 2 hari tersebut, Ling Yan masih sangat kesulitan mengendalikan tenaga dalamnya dan terus kehabisan tenaga dalam saat menggunakan 3 teknik tingkat tinggi secara bersamaan dan berakhir tergeletak sambil terengah-engah seperti yang ia alami saat ini.
"Hah... hah... hah... guru, mengapa untuk melakukan pengendalian tenaga dalam begitu sulit bagiku?" Tanya Ling Yan yang saat ini masih terengah-engah sambil berbaring menatap langit yang biru.
"Hahaha, itu wajar saja bagimu Yan'er, karena bahkan aku yang mempelajari ini dalam jangka waktu 20 tahun saja tidak dapat bertahan jika menggunakan 2 teknik tingkat tinggi secara bersamaan, dan saat itu bahkan aku sudah mencapai tingkat pendekar jiwa bintang 5, jadi bisa di simpulkan kalau dengan pengontrolanmu terhadap tenaga dalam saat ini saja sudah melampaui bakatku cukup jauh." Jelas Wei Tian Long.
Tak lama kemudian Ling Yan kembali duduk bersila dan memulihkan tenaga dalamnya sambil menghadap ke arah gurunya yang sedang berbaring di atas pohon bersama Xiao Hu yang meringkuk di atas tubuhnya.
__ADS_1
Wei Tian Long yang melihat Ling Yan hanya tersenyum sejenak sebelum menutup matanya dan bergumam.
"Tekad dan stamina anak ini ternyata sangat kuat, bahkan saat guru Shen melatihku waktu itu aku hanya bisa berlatih 3 kali percobaan dalam 1 hari, tapi anak ini..... ia bahkan sudah mencobanya 5 kali sejak pagi sampai detik ini." Gumam Wei Tian Long.