
Sementara itu para murid inti yang berada di peringkat 2 hingga peringkat 6 terlihat tersenyum sinis saat melihat Wu Ya yang sudah berada di atas arena.
Salah satu dari kelima murid inti itu terlihat mencibir sambil berkata.
"Heh!! ternyata para murid inti yang ada di bawah kebanyakan hanyalah seorang sampah." Ucap salah satu dari kelima murid inti bernama Mu Bai yang menempati peringkat 5.
"Kau berkata seakan kau itu sudah sangat kuat, jika kau berani, mengapa kau tidak naik ke atas arena dan menantang Zhao Yun Zhi." Ucap seorang murid inti bernama Yun Kai yang berada di peringkat 2.
Mu Bai yang mendengar itu terlihat mengerutkan dahinya sebelum berkata.
"Seharusnya aku yang mengatakan itu padamu, kau sudah berada di tingkat pendekar senior bintang 7 sama dengan Zhao Yun Zhi, tetapi kau masih kalah melawan seorang wanita."
Yun Kai menatap datar ke arah Mu Bai sebelum membuang muka.
Sementara di atas arena, Wu Ya yang sudah berdiri sejak tadi kini berbicara dengan menggunakan tenaga dalamnya.
"Kali ini aku akan memberikan kesempatan bagi peringkat 1 hingga peringkat 3 murid inti yang berada di tingkat pendekar senior untuk....."
Belum sempat Wu Ya menyelesaikan perkataannya, Ling Yan yang berdiri di sisi kanan arena tiba-tiba saja mengangkat tangan dan membuat Wu Ya menghentikan perkataannya.
"Tetua Wu Ya, bisakah seorang murid peringkat 7 ikut berpatisipasi." Teriak Ling Yan memecah keheningan dan membuat para murid lain termasuk para tetua pedang memandang ke arahnya.
"Apa!!! bagaimana bisa dia ikut, bukankah dia itu hanya ada di tingkat raja, atau dia tidak tahu peraturan sekte." Ucap seorang murid.
"Hei Ling Yan, aku tau kau itu memang memiliki kekuatan, tapi untuk mengikuti pertandingan terakhir ini kau harus berada di tingkat pendekar senior bintang 5 terlebih dahulu." Teriak seorang murid inti.
Namun setelah perkataan murid inti tersebut, semua murid yang ada di sana tiba-tiba mendengar perkataan seseorang di atas arena yang membuat mereka mengerutkan dahi.
__ADS_1
"Ling Yan, kau baru saja melakukan 3 pertarungan, apakah kau yakin akan mengikuti pertandingan ini juga." Ucap Wu Ya yang awalnya mengira kalau Ling Yan tidak akan mengikuti pertarungan terakhir.
Perkataan Wu Ya tersebut sontak membuat para murid tidak dapat menahan keterkejutannya, karena jika Wu Ya menyetujui Ling Yan untuk mengikuti pertandingan, maka itu berarti Ling Yan memang sudah berada di tingkat pendekar senior.
"Tidak mungkin, apakah ini sebuah mimpi, tidak mungkin dia sudah mencapai tingkat senior hanya dalam beberapa bulan." Ucap salah seorang murid dalam sambil memukul salah satu temannya.
Sementara rekannya yang ia pukuli itu berteriak marah sambil berkata.
"Jika kau ingin tahu kau bermimpi atau tidak, kau harus memukul dirimu sendiri, bukan aku." Teriaknya.
Sementara itu di tempat Xui dan yang lainnya, Shuyang dan juga Xui yang sudah mengetahui kekuatan Ling Yan terlihat biasa saja, berbeda dengan Ling Mei dan Zhu Qing yang baru mengetahui kekuatan Ling Yan.
"Xui, Shuyang, mengapa ekspresi kalian berdua hanya seperti itu, apakah kalian sudah tahu kekuatan kak Ling Yan yang sebenarnya." Tanya Ling Mei saat melihat ekspresi wajah Xui yang tidak terkejut sama sekali.
Sementara Shuyang dan Xui yang mendapatkan pertanyaan itu hanya tersenyum tipis sebelum mengangguk dan mengiyakannya.
"Apa!!! lalu kenapa kalian tidak mengatakannya sejak awal." Ucap Ling Mei.
Dan orang yang mencapai tingkatan pendekar senior di umur 17 tahun itu hanya ada satu orang di sekte seribu pedang yaitu Yan Shiki yang sudah menjadi tetua pedang 10 tahun yang lalu.
Karena masih banyak dari para murid dan tetua pedang yang percaya, Ling Yan terpaksa mengeluarkan aura Petarung yang setingkat dengan pendekar senior tingkat puncak yang langsung membuat semua orang menjadi tercengang.
Beberapa dari murid sekte bahkan sampai membuka lebar mulut mereka karena merasakan kekuatan besar menyeruak dari dalam tubuh Ling Yan.
"Dia.... dia bahkan sudah berada di puncak pendekar senior, dan satu tingkat lagi naik ke tingkat pendekar suci, pantas saja Lui Yang bis dikalahkan dengan mudah sampai mengompol." Ucap seorang murid.
Para jagoan sekte selain Shen Yu dan Zhao Zhang bahkan ikut terkejut dengan kekuatan yang dimiliki oleh Ling Yan.
__ADS_1
"Sungguh.... sungguh bakat yang sangat langka." Ucap para jagoan sekte.
Awalnya ketiga jagoan sekte seribu pedang itu mengira kalau Ling Yan hanya memiliki kekuatan pendekar senior bintang 8 ke bawah, tapi setelah melihat kekuatan yang Ling Yan tunjukan, mereka bertiga hanya bisa berdecak kagum dengan tatapan tidak percaya.
Wu Ya yang tersadar akhirnya memanggil ke empat nama murid inti yang sudah berada di atas tingkat pendekar senior bintang 5, yaitu Zhao Yun Zhi, Yun Kai, Bai Yuki, dan Ling Yan.
Ke empat murid inti termasuk Ling Yan pun naik ke atas arena dan terlihat ketiga murid yang menyandang posisi 3 besar saat ini sedang menatap wajah Ling Yan dengan ekspresi yang tidak dapat di artikan.
"Ling Yan ini..... sebenarnya bagaimana bisa ia naik tingkat dengan begitu cepat." Batin Yun Kai.
"Dia adalah pesaing yang bahkan lebih tangguh dari Yun Zhi, aku tidak boleh kalah dengannya." Batin Bai Yuki sambil mengepalkan tangannya erat.
Sementara Zhao Yun Zhi, ia terlihat sedikit tersenyum saat melihat ke arah Ling Yan sambil bergumam pelan.
"Sudah kuduga, kekuatan pemuda ini pasti tidak sesederhana itu, aku ingin lihat sejauh mana pemahaman ilmu pedang yang ia miliki.
Ling Yan yang di perhatikan oleh ketiga murid inti itu hanya memasang wajah acuh sambil mendengarkan apa yang dikatakan Wu Ya selanjutnya.
"Sebelum bertarung melawanku dalam pemahaman ilmu pedang, kalian berempat harus melewati sebuah ujian terlebih dahulu karena hanya 1 dari kalian yang akan terpilih untuk menjadi tetua pedang." Ucap Wu Ya sambil mengangkat telunjuknya.
Mendengar perkataan Wu Ya, ke empat peserta yang akan mengikuti ujian tetua itu langsung mengerti kalau mereka berempat akan diadu sampai mendapatkan seorang pemenang yang akan bertarung melawan Wu Ya.
"Untuk itu, dalam ujian pertarungan antara kalian berempat, tidak ada satupun dari kalian yang boleh menggunakan tenaga dalam, karena pertarungan kalian kali ini hanya akan mengandalkan pengalaman bertarung, teknik pedang, serta pemahaman ilmu pedang yang kalian miliki.
Selain itu, kalian juga hanya boleh menggunakan pedang kayu yang telah disediakan, dan pemenangnya akan ditentukan saat salah satu dari kalian mengalah atau pedang kalian terlempar dari genggaman tangan." Jelas Wu Ya yang kemudian di sambut anggukan kepala dari ke empat murid tersebut.
Sebelum pertarungan di mulai, ke empat murid inti dipersilahkan untuk mengambil nomer undian untuk menentukan siapa yang akan menjadi lawan mereka untuk pertama kali.
__ADS_1
Dan hasilnya adalah Zhao Yun Zhi akan berhadapan dengan Bai Yuki pada pertarungan pertama dan Ling Yan akan menghadapi Yun Kai di pertarungan kedua.
Tanpa menunggu waktu lama lagi, Zhao Yun Zhi dan Bai Yuki kini sama-sama berdiri di atas arena dengan pedang kayu yang akan mereka gunakan.