
Disisi lain yaitu tepat di hadapan Ling Yan, Xui yang sedari tadi memperhatikan Ling Yan melahap habis semua makanan nampak tidak terpengaruh dengan hal itu.
Sebaliknya ia nampak tersenyum begitu manis saat melihat Ling Yan, dan entah apa yang membuatnya seperti itu, baginya pemandangan yang ia lihat saat ini begitu membuatnya terhibur.
"Ahhh...erghhhh.... Sepertinya aku terlalu berlebihan." Ucap Ling Yan disela sendawanya karena kekenyangan.
Tak lama kemudian Shen Yu berjalan mendekat ke arahnya sambil mengeluarkan sebuah pil dari dalam cincin natnya.
"Telan pil ini untuk mengembalikan ****** tubuhmu yang kurus itu." Ucap Shen Yu sebelum mengajak yang lainnya untuk keluar dari dalam ruangan tersebut.
Dia tahu, setelah menelan pil yang ia berikan, Ling Yan akan membutuhkan waktu untuk menstabilkan serta memulihkan kondisi tubuhnya yang kurus.
Sebelum Xui keluar dari ruangan itu, Ling Yan berseru padanya tapi tidak membalikkan badannya.
"Xui!! dalam waktu 3 hari lagi aku akan keluar untuk berpetualang melihat dunia luar, apakah kau ingin ikut berpetualang denganku?" Tanya Ling Yan dengan senyuman tapi ia tidak melihat ke arah Xui.
Xui yang mendengar itu pun tersenyum sumringah sambil berkata.
"Itu..." Ling Xuilan tampak sedikit ragu karena takut menjadi beban untuk Ling Yan nantinya.
Tapi di dalam hatinya ia sangat ingin mengikuti kemanapun Ling Yan ingin pergi.
"Jika kau ingin ikut, maka bersiaplah, karena kali ini kita bukan hanya akan berpetualang melainkan untuk meningkatkan kekuatanmu agar bisa menjadi lebih kuat." Sambung Ling Yan lagi.
Ling Xuilan tersenyum kembali sebelum berlari keluar ruangan menuju kediamannya untuk bersiap-siap, sementara Ling Yan ia nampak tersenyum dan sudah tahu kemana Xui akan pergi.
Sebenarnya tujuan Ling Yan mengajak Xui untuk ikut bersamanya adalah karena ia saat ini dapat merasakan di dalam lautan roh Xui terdapat sesuatu yang sama dengan yang ia miliki.
"Akar roh surgawi.... Aku sangat yakin kalau yang aku rasakan itu adalah akar roh surgawi, tapi kenapa akar roh surga milik Xui terasa sedikit berbeda dengan milikku, aku bahkan bisa merasakan akar rohnya sangat dingin seperti es." Batin Ling Yan.
Pada saat pertama kali keluar dari ruangan menara seribu pedang, tepat pada saat Ling Xuilan memeluknya, Ling Yan yang kekuatannya sudah berada di tahap pendekar suci tiba-tiba merasakan hawa dingin dari dalam tubuh Xui.
Anehnya hawa dingin itu terasa seperti melilit tubuhnya bagaikan sebuah akar yang menjalar, disaat itu pula ia juga merasakan akar roh surgawi miliknya seperti bereaksi pada hawa dingin tersebut.
__ADS_1
"Mungkin jika kamu pergi ke pulau es utara kau bisa mendapatkan teknik yang sangat cocok untuk wanitamu itu." Roh pedang kabut ilusi tiba-tiba keluar dari dalam pedang tersebut.
Ling Yan mengerutkan dahinya sambil menatap penuh tanya ke arah Guo Kai.
"Aku memang akan kesana dalam waktu dekat, tapi apa hubungannya Xui dengan sekte pulau es utara itu." Tanya Ling Yan.
"Tentu saja ada hubungannya, karena menurut penglihatanku wanitamu itu bukan memiliki akar roh surgawi, tapi akar roh bunga teratai es." Jawab Guo Kai dengan nada serius.
Ling Yan terlihat begitu penasaran dan antusias mendengar pernyataan Guo Kai.
"Akar roh bunga teratai es, aku tidak pernah mendengar hal seperti itu."
"Tentu saja kau tidak pernah mendengar tentang itu, akar roh bunga teratai es adalah bakat yang hanya muncul selama seribu tahun sekali.
Walaupun tidak lebih baik dari akar roh surgawi milikmu, tapi jika menggunakan teknik latihan yang tepat untuk berkultivasi, orang yang memiliki akar roh bunga teratai salju bisa saja memiliki kekuatan setingkat dengan yang kamu miliki.
Tetapi metode latihan yang cocok dengan wanitamu itu hanya bisa kau dapatkan di sekte pulau es utara, karena bakat ini hanya pernah muncul pada keturunan sang penguasa pulau es 1000 tahun yang lalu." Jelas Guo Kai.
Ling Yan yang mendengar penjelasan tersebut terlihat manggut-manggut sebelum menelan pil yang diberikan gurunya dan setelah itu.
Sementara Guo Kai, ia hanya tersenyum penuh makna seraya membatin sebelum masuk kedalam pedang kabut ilusi.
"Semoga kau bisa mendapatkan kitab Dewi Bunga es itu untuknya, tapi sepertinya itu akan menjadi sedikit sulit karena saat ini bukan hanya dia melainkan salah satu keturunan sekte pulau es Utara juga berhasil membangkitkan kembali akar roh bunga teratai es itu." Gumam Guo Kai.
*****
3 hari berlalu sejak Ling Yan berhasil naik ke tingkat pendekar suci, kini terlihat Ling Yan, dan juga Xui sudah bersiap untuk melakukan petualangan mereka untuk melihat dunia luar.
"Kalian sudah siap!" Tanya Ling Yan memastikan setelah mengikat pedang kabut ilusi yang sebelumnya sudah ia bungkus di punggungnya.
"Ya master!! aku sudah siap." Jawab Jin Yuan yang sedari tadi sudah berdiri di dekatnya.
Namun sepertinya selain Xui dan Ling Yan, salah seorang murid sekte seribu pedang lainnya juga sudah siap untuk ikut bersama Ling Yan.
__ADS_1
"Tentu saja aku sudah siap." Ucap Shuyang dengan pedang darah api di punggungnya.
Awalnya Ling Yan sebenarnya tidak ingin membawa Shuyang ikut bersama mereka bertiga, tetapi karena ia bersikeras untuk ikut sambil memohon, akhirnya ia membiarkan Shuyang untuk ikut.
Selain itu, Ling Yan memang memberikan pedang itu kepada Shuyang karena menganggap tidak ada lagi orang lain yang bisa menggunakan pedang itu selain dirinya.
Ling Yan bisa saja memberikannya pada Jin Yuan, tetapi boneka roh itu menolak dan berkata kalau pedang tidak akan cocok dengan elemen dasar yang ia miliki yaitu elemen besi.
Karena dengan elemen tersebut ia bisa mengubah bentuk bagian tubuhnya menjadi setajam pedang, serta mengeluarkan berbagai macam senjata rahasia dengan tenaga dalamnya.
Jadinya itu membuat Ling Yan mendapatkan ide yang lebih baik yaitu memberikan racun ular sisik hijau raksasa pada Jin Yuan agar dapat membuat senjata rahasia miliknya menjadi lebih efektif.
Ling Yan mengalihkan pandanganya ke arah Shen Yu yang datang untuk mengantar kepergian Ling Yan.
"Guru Shen, aku titipkan sekte seribu pedang dan juga dua api spiritual yang aku miliki padamu." Ucap Ling Yan tersenyum.
Shen Yu yang mendengarkan hal itu hanya mengangguk sebelum memegang bagian tubuh dimana lautan rohnya berada.
"Aku akan menjaga keduanya, sebaliknya ku titipkan api semesta padamu." Balasnya disambut anggukan kepala dari Ling Yan.
Kedua guru dan murid itu memang sudah melakukan pewarisan api spiritual dan saat ini didalam tubuh Ling Yan sudah memiliki 1 api spiritual lagi yaitu api semesta.
Sedangkan api batu bintang dan api 3000 kobaran di berikan kepada Shen Yu, karena sebelum naik ke tingkat pendekar bumi, Ling Yan masih belum bisa menyimpan lebih dari 7 api spiritual di dalam lautan rohnya.
"Baiklah waktunya kita berangkat." Ling Yan akhirnya membalikkan badannya dan memulai petualangan baru bersama Xui, Shuyang, dan satu lagi Jin Yuan.
**********
"Hei......kenapa kau tidak memasukkan aku kedalam daftar petualang ini." Guo Kai marah karena merasa tak dianggap oleh author.
AUTHOR: "Memangnya kau itu manusia, bukankah kau itu adalah roh, makanya aku tidak memasukkanmu kedalam daftar." Kata Author sambil menyilangkan tangannya.
"Tapikan aku juga dulunya manusia." Teriak Guo Kai tidak mau kalah.
__ADS_1
AUTHOR: "Coba tulis di kolom komentar kalian apakah Guo Kai boleh dimasukkan kedalam daftar atau tidak?".
Happy reading for alll