
Dilain tempat, tepatnya di bagian timur wilayah kekaisaran Ning bernama gunung tengkorak, berdiri sebuah sekte aliran hitam bernama sekte gunung tengkorak sesuai dengan tempatnya.
Sekte ini sebenarnya adalah sekte aliran hitam yang didirikan oleh salah satu dari murid Wei Tian Long yang tidak lain adalah Gu Liang.
Diantara seluruh sekte aliran hitam di 5 kekaisaran, sekte gunung tengkorak merupakan sekte aliran hitam paling kejam dan paling ditakuti di dunia persilatan.
Berbeda dengan sekte-sekte aliran hitam yang lain, sekte gunung tengkorak sendiri merupakan sekte yang anggotanya kebanyakan terdiri dari perampok-perampok yang yang tersebar di seluruh kekaisaran.
Bahkan dari 5 kekaisaran, para perampok ini paling sedikit memiliki 5 markas di setiap kekaisaran dan di setiap markas tersebut memiliki pemimpin yang setidaknya memiliki kekuatan seorang pendekar suci.
Sedangkan di markas pusat sekte gunung tengkorak sendiri dipimpin oleh Gu Liang dan juga beberapa tetuanya yang memiliki kekuatan pendekar suci.
Bisa dibilang, sekte gunung tengkorak adalah sekte aliran hitam yang memiliki jumlah pendekar suci terbanyak di dunia persilatan.
***
2 orang pendekar aliran hitam yakni Yan Susu dan Yu Lao kini baru saja sampai di kawasan gunung tengkorak dimana di sekitar gunung tersebut adalah tempat berdirinya sekte gunung tengkorak.
Yu Lao yang baru pertamakali datang ke tempat tersebut nampak memandang ngeri ke sekelilingnya, karena gunung tersebut memang di kelilingi oleh tengkorak manusia serta aura kematian yang begitu pekat.
"Yan Susu, apakah gunung ini benar-benar tempat dari orang yang akan kita ajak kerjasama itu." Ucap Yu Lao sambil memandang ke arah sekelilingnya.
Dari wajahnya saat ini, Yan Susu dapat dengan jelas melihat keringat dingin yang mengucur dari kening Yu Lao itu.
"Hehehe!! Kau ini, padahal kau adalah seorang pendekar aliran hitam, tapi kau malah berkeringat dingin hanya karena aura kematian yang ada di sekeliling kita." Ucap Yan Susu terkikik geli.
Baru saja Yan Susu menyelesaikan perkataannya, tiba-tiba saja mereka berdua merasakan kehadiran seseorang dari balik kegelapan yang sepertinya sudah mengawasi mereka berdua sedari tadi.
kresak krusuk....
Yu Lao langsung mengalihkan pandangannya ke arah sebuah pohon di hadapannya karena ia barusan merasakan ada seseorang yang memandanginya dari sana.
__ADS_1
Namun pada saat pandangannya tertuju pada pohon tersebut, ia malah tidak mendapati siapapun di atas sana.
"Ada yang aneh disini." Ucapnya disambut anggukan kepala dari Yan Susu.
Keduanya akhirnya bergerak saling membelakangi dan memperhatikan sekelilingnya.
"3 orang pendekar raja dan 5 orang pendekar senior." Ucap Yan Susu yang dapat merasakan aura dari beberapa orang di area tersebut.
Tiba-tiba saja sebuah asap putih muncul di sekitar mereka dan alhasil membuat pandangan keduanya kabur.
"Sial!!! darimana datangnya asap-asap ini."
Karena pandangan keduanya yang terganggu, Yu Lao dan Yan Susu yang berusaha menghilangkan asap tersebut pun akhirnya di buat terpisah dari tempatnya.
Hingga pada saat asap putih itu menghilang, tiba-tiba saja keduanya terpaksa dibuat tidak dapat bergerak karena adanya beberapa mata pedang serta senjata lain yang ditaruh di dekat leher keduanya.
"Bergerak sedikit saja, maka kepala yang kau miliki akan ku pastikan lepas dari tempatnya." Ucap salah seorang pendekar senior yang mengancam Yan Susu.
Selang beberapa saat, seorang pendekar berpakaian hitam dengan corak merah kini terlihat keluar dari balik bayangan dan dalam sekali lihat Yan Susu dapat melihat kekuatan yang ia miliki.
"Pendekar suci bintang 7, tapi bagaimana mungkin aku tidak dapat merasakan hawa kehadirannya tadi." Batin Yan Susu.
"Siapa kalian berdua? dan apa yang kalian berdua lakukan di kawasan gunung tengkorak kami." Ucap pendekar itu sambil menatap ke arah keduanya dengan wajah penuh selidik.
Yan Susu lalu mengukir senyuman sinis nya sebelum menjawab.
"Aku adalah Yan Susu, dan tujuan kami kemari adalah untuk bertemu dengan ketua sekte mu Gu Liang." Jawab Yan Susu.
Pendekar suci itu nampak mengerutkan dahinya dan berpikir sejenak sebelum kembali berkata.
"Dari mana kalian tahu kalau nama pemimpin kami adalah Gu Liang, setahuku pemimpin kami bahkan tidak pernah menyerukan identitasnya kecuali pada para tetua dan para pemimpin di markas kami yang lain." Jawab pendekar itu.
__ADS_1
"Kau tidak perlu tahu darimana aku mengetahui nama pemimpin mu, yang pasti aku datang kemari untuk menawarkan kerja sama dengannya." Jawab Yan Susu.
"Hahahaha dasar wanita! apakah kau tidak bisa melihat kalau posisi yang kau miliki sekarang tidak menguntungkan bagimu." Tanya pendekar itu sambil mengangkat alisnya.
Akan tetapi tawa yang keluar dari mulutnya tersebut akhirnya menghilang karena di detik berikutnya Yan Susu terlihat mengeluarkan aura petarungnya disertai api naga Yin Yang dari dalam tubuhnya itu.
Melihat kejadian tersebut para pendekar yang menaruh senjatanya di leher Yan Susu sontak terkejut karena ini adalah pertama kalinya mereka melihat aura api yang sangat kuat seperti itu.
"Api.... api apa ini." Ucap salah satu dari pendekar raja yang kini bisa melihat pedang yang ada di tangannya perlahan terbakar dan meleleh sedikit demi sedikit bersama senjata para rekannya yang lain.
Pendekar suci yang tadinya menanyai Yan Susu pun ikut terkejut dan memerintah ke empat pendekar yang menyandra Yan Susu untuk mengambil jarak.
"Mundur kalian berempat." Teriaknya yang membuat ke empat pendekar tersebut melompat untuk mengambil jarak, dan pada akhirnya Yan Susu kini terlepas dari teknik yang membuatnya tidak dapat bergerak sebelumnya.
Pendekar suci yang saat ini berada di hadapan Yan Susu dan Yu Lao merupakan salah satu petinggi sekte gunung tengkorak bernama Tzu Ning yang saat ini sudah mencapai tingkat pendekar suci bintang 7.
Setelah ke empat pendekar tersebut mengambil jarak, pandangan mata ke empatnya kini tertuju pada pedang yang ada ditangan mereka.
"Apinya.... apinya tidak ingin padam." Dengan cepat ke empatnya membuang senjata masing-masing dan pemandangan terbakarnya senjata tersebut berakhir pada saat senjata senjata itu sudah meleleh sepenuhnya.
Ke empat pendekar tersebut terlihat bergidik ngeri dan larut dalam pikirannya masing-masing.
"Apakah ini adalah api spiritual seperti yang dimiliki ketua." Batin mereka berempat yang baru pertama kali melihat api spiritual.
Mereka memang mengetahui kalau ketua sekte mereka memiliki api spiritual bernama api batu bintang, tetapi di antara ketujuh pendekar itu selain Tzu Ning, tidak ada satupun dari mereka yang pernah melihatnya secara langsung.
Sementara itu, Tzu Ning yang sebelumnya sudah pernah melihat api spiritual milik Gu Liang terlihat sedikit mengubah ekspresi wajahnya, karena mengetahui kalau api yang dimiliki oleh wanita didepannya memiliki peringkat yang lebih tinggi.
"Wanita ini.... sepertinya ia tidak sesederhana yang terlihat, apa mungkin ia ada hubungannya dengan ketua sekte." Tiba-tiba saja pandangannya tertuju pada luka bakar yang ada di lengan kanan Yan Susu.
"Luka bakar itu...." Tzu Ning berpikir sejenak dan mengingat kembali pada saat ia bertemu dengan ketua sektenya ia pernah melihat luka bakar yang sejenis dengan luka bakar yang ada di lengan wanita tersebut.
__ADS_1