
Setelah percakapan telepati antara Shen Yu dan Zhao Zhang, keduanya kini berjalan keluar dari dalam menara seribu pedang menuju arena pertarungan murid baru.
Dan disaat keduanya hampir sampai.
"Tetua Shen, apakah pemuda yang kau maksud itu benar-benar sudah datang?" Tanya Zhao Zhang masih dengan telepatinya karena kedua pendekar aliran hitam itu masih mengikuti keduanya.
"Itu benar, dia saat ini sedang mengikuti....." Shen Yu tidak menyelesaikan perkataannya dalam telepati. Shen Yu menghentikan langkahnya saat pandangannya tertuju pada seorang pendekar bertopeng besi yang sudah lama ia tunggu-tunggu.
Zhao Zhang yang melihat Shen Yu menghentikan langkahnya sontak ikut berhenti dan memperhatikan ke mana arah pandangan Shen Yu berada.
"Mengapa mereka tiba-tiba berhenti." Ucap Long Ya dan Yi Rui secara bersamaan.
"Tetua Shen, apakah pemuda bertopeng besi itu yang kau maksud?"
Zhao Zhang dapat melihat pendekar bertopeng besi itu seperti sedang menunggu seseorang dan tak lama kemudian ia dapat melihat seorang pendekar bertopeng besi lagi yang penampilannya sama persis dengan pendekar itu.
"Pendekar bertopeng besi itu memang hebat, bahkan ia memiliki teknik bertarung yang lumayan langka." Zhao Zhang kembali bertelepati.
Shen Yu memalingkan pandangannya ke arah Zhao Zhang yang juga memalingkan pandangannya ke arah Shen Yu dan mengangguk bersamaan.
"Aku mengerti apa yang kau maksud." Keduanya bertelepati secara bersamaan.
Tanpa terlihat oleh pandangan mata, Zhao Zhang dan Shen Yu melesat dengan sangat cepat ke arah yang berlawanan, Shen Yu melesat ke arah Ling Yan dan Zhao Zhang sendiri menangkap kedua penyusup yang sedari tadi mengikuti keduanya.
Sementara itu pada saat sebelum Zhao Zhang dan Shen Yu melesat.
"Apakah mereka menyadari kehadiran kita..." Tanya Long Ya.
"Aku tidak tahu, tapi sepertinya sekarang lebih baik kita pergi dari sini." Baru saja mereka ingin pergi dari sana tiba-tiba saja Long Ya dan Yi Rui tercekik oleh tangan dari Zhao Zhang.
"Kalian pikir setelah menyusup terlalu lama kalian bisa lolos dari sang pendekar seribu mata pedang, sungguh dia orang penyusup yang begitu bodoh." Zhao Zhang menatap keduanya sejenak yang saat ini sedang menggertakkan giginya.
__ADS_1
Keduanya mencoba bergerak namun entah mengapa tubuh keduanya tidak dapat digerakkan sedikitpun.
"Oh ya aku lupa sesuatu, jangan harap kalian bisa bergerak karena aku telah mengunci semua saraf kalian dengan tenaga dalam ku." Ucap Zhao Zhang yang berhasil membuat keduanya berkeringat dingin.
Untuk saat ini keduanya sudah berada di genggaman seorang pendekar suci yang sepertinya sudah sangat mustahil untuk lolos darinya.
Dan tak lama kemudian Zhao Zhang akhirnya membawa keduanya menuju kediamannya untuk mendapatkan informasi dari kedua penyusup tersebut.
*****
Sementara itu Ling Yan yang baru saja bergabung dengan tubuh ilusinya kini terlihat sedang ditarik oleh seorang pendekar paruh baya yang tidak lain adalah Shen Yu sendiri.
Ling Yan yang tidak mengetahui siapa yang menarik kerah bajunya tersebut awalnya melakukan perlawanan namun entah mengapa tenaganya seperti tidak berpengaruh terhadap pendekar itu.
"Sial, mengapa bisa seperti itu." Ling Yan berdecak kesal sambil terus memukul ke arah Shen Yu.
"Tenang lah anak muda, ini aku." Shen Yu berkata sambil melihat ke arah Ling Yan.
Shen Yu kini melepaskan tangannya dari kerah baju Ling Yan hingga membuat Xiao Hu yang berada di dalam jubahnya keluar dari sana.
"Miao....."
Entah mengapa pada saat bertarung dan pada saat Ling Yan dibawa oleh Shen Yu, Xiao Hu malah asik tidur di dalam jubah Ling Yan dan tak bergerak sedikitpun.
Shen Yu yang melihat kucing kecil itu hanya meliriknya sejenak dan tak bereaksi apapun. Mungkin ia mengira kalau Xiao Hu adalah kucing kecil biasa yang dipelihara oleh Ling Yan.
"Maaf membangunkanmu Xiao Hu."
"Sudah sangat lama aku menunggumu, akhirnya kau datang juga, anak pemilik 4 jenis api spiritual." Kata Shen Yu sambil menatap wajah Ling Yan yang masih tertutup oleh topeng besinya.
Ling Yan yang mendengar itu tidak lagi heran dan terkejut karena sebelumnya ia sudah pernah bertemu dengan Shen Yu. Dan sama seperti sebelumnya ia juga bisa mendeteksi keberadaan api spiritual yang ada di dalam tubuhnya.
__ADS_1
"Salam senior." Sebenarnya Ling Yan sedikit terkejut akan kehadiran Shen Yu yang saat ini berada di sekte seribu pedang.
Namun itu juga yang membuat ia menyimpulkan bahwa ketidakberadaan Shen Yu di desa rumput giok pada saat ia ingin menemuinya waktu itu adalah karena Shen Yu pergi ke sekte ini.
"Kau berkembang pesat dalam 2 tahun terakhir ini rupanya, setahuku waktu itu kau hanya berada di tingkat pendekar perak saja, namun sekarang kau bahkan sudah berada di tingkat pendekar senior." Shen Yu berdecak kagum dengan perkembangan pesat yang dimiliki oleh Ling Yan.
Mendengar itu Ling Yan hanya tersenyum tipis dan membatin di dalam hatinya.
"Aku berkembang secepat ini karena tenaga dalam yang kudapatkan dari 2 kristal siluman tingkat tinggi dan api spiritual."
"Senior, kalau boleh tau.... sebenarnya siapa senior ini." Ling Yan bertanya dengan nada bicara yang sedikit gugup.
Shen Yu hanya tersenyum tipis sebelum menjawab pertanyaan Ling Yan.
"Aku adalah Shen Yu, dan pastinya Wei Tian Long sudah bercerita banyak tentang diriku bukan?"
Ling Yan nampak membelalakkan matanya dan merasa tidak percaya.
"Kau adalah saudara seperguruan dari guru Wei." Ucap Ling Yan dengan raut wajah terkejut.
Shen Yu hanya tersenyum sedikit sebelum akhirnya mengajak Ling Yan masuk kedalam kediaman tersebut yang tidak lain adalah kediaman dari ketua sekte Zhao Zhang.
Ling Yan pun hanya bisa mengikutinya walaupun masih ada rasa tidak percaya di pikirannya.
"Menurut cerita dari guru Wei, senior Shen Yu adalah orang yang memiliki api semesta, ia juga mengatakan kalau api semesta adalah takdirku, sama seperti yang pernah kau katakan sebelumnya." Ling Yan berkata sambil mengikuti langkah kaki Shen Yu.
"Itu memang benar, dan sepertinya sebentar lagi aku akan memberikannya padamu, tapi sebelum itu.... kau harus menyerap dan menundukkan kobaran api langit dan juga api pembakar jiwa terlebih dahulu." Jawab Shen Yu.
Tentang kobaran api langit Ling Yan memang belum sempat membuka segelnya karena kekuatannya waktu itu belum mencapai tingkat pendekar senior, namun saat ini sepertinya hal itu akan segera dia lakukan karena sudah berhasil mencapai tingkat tersebut.
Akan tetapi sepertinya bebannya kembali bertambah saat Shen Yu berkata ia juga harus menaklukkan kekuatan dari kobaran roh api pembakar jiwa.
__ADS_1