
"Hehehe! tuan Ling Yan memang begitu tidak sabaran, jika tuan memang ingin membuka meridian kecil tuan dengan cepat, aku memiliki satu cara yang biasa digunakan oleh tuan Shen Long dulu." Ucap roh api sakral surgawi dari dalam pikiran Ling Yan.
Roh api sakral surgawi sendiri memiliki bentuk roh api yang menyerupai seekor siluman harimau berwarna hijau layaknya warna dari kobaran api sakral surgawi.
Ling Yan yang mendengar perkataan roh api sakral surgawi sempat mengerutkan keningnya sejenak sebelum kembali bertanya kepadanya.
"Cara? cara seperti apa yang kau maksud?" Tanya Ling Yan pada roh api sakral surgawi.
"Hmm tuan Ling Yan, walaupun cara ini memang sedikit sulit dilakukan, tapi cara ini adalah cara yang paling efektif agar tuan bisa dengan mudah menemukan titik letak dari Meridian kecil yang ada di tubuh tuan."
Roh api sakral surgawi menghentikan perkataannya sejenak sebelum kembali melanjutkan kalimatnya.
"Dan cara yang aku maksud adalah, membiarkan tubuh tuan Ling Yan terkena sambaran petir."
Tepat setelah melontarkan kata-kata tersebut, roh kobaran api sakral surgawi sontak langsung menerima sebuah pukulan di kepalanya yang dilakukan oleh roh api kehidupan.
"Kau ini bodoh atau apa, tuan Shen Long melakukan cara itu saat ia sudah mencapai tingkat pendekar raja, sementara tuan Ling Yan, saat ini saja belum mencapai tingkat pendekar jiwa, kau ini mau membunuh tuan Ling Yan atau apa?"
Roh api kehidupan memaki maki roh api sakral surgawi setelah mendaratkan pukulannya pada kepala harimau api itu. Sementara roh api abadi yang sebenarnya juga ingin melakukan hal yang sama, kini hanya bisa menatap keduanya karena api kehidupan sudah mewakili niatnya.
Ling Yan yang masih berada dalam posisi bersilanya saat ini cuma bisa tersenyum canggung mendengar roh api kehidupan yang memaki roh api sakral surgawi di dalam pikirannya.
Sebenarnya saran yang diberikan oleh roh api sakral surgawi kepada Ling Yan tidak sepenuhnya salah, karena jika tubuh seorang pendekar terkena sambaran petir, meridian kecil yang ada didalam tubuh akan sepenuhnya terbuka selama beberapa saat.
Dan pada waktu yang hanya beberapa saat itu, disitulah seorang pendekar harus mempertahankan kesadarannya agar dapat mengingat dimana letak meridian-meridian kecil didalam tubuhnya itu.
Akan tetapi kekuatan yang dimiliki oleh Ling Yan saat ini masih belum cukup untuk melakukan hal yang sangat berbahaya itu dan akan berakibat sangat fatal pada tubuhnya.
__ADS_1
Karena sudah selesai dengan latihan yang ia lakukan, Ling Yan akhirnya beranjak dari tempatnya lalu berjalan keluar dari kamarnya.
Dari jendela rumahnya, Ling Yan bisa melihat 2 orang bocah yang saat ini sedang beradu kemampuan bertarungnya di depan halaman yang diawasi oleh ayahnya Ling San.
Siapa lagi kedua bocah itu kalau bukan kedua adik angkat Ling Yan yang ia bawa dua tahun yang lalu, yaitu Yu Fei dan Yu Qian.
Ling Yan dapat melihat keduanya kini sedang menggenggam pedang kayu ditangannya masing-masing dan terus melakukan pertukaran serangan.
Walaupun keduanya sempat mengalami tekanan mental setelah serangan yang dilakukan oleh Klan Chu dan sakte Petir Hitam 2 tahun lalu, tetapi sepertinya serangan tersebut membuat keduanya kini memiliki tekad untuk menjadi seorang yang kuat dimasa depan agar dapat melindungi orang-orang terdekatnya.
Dalam 2 tahun terakhir, Yu Fei yang saat ini sudah berusia 9 tahun sudah berhasil menembus tingkat pendekar perunggu bintang 7 dengan menggunakan teknik ilmu halilintar bumi dan membuatnya menjadi seorang jenius muda di Klan Ling.
Selain berhasil menembus tingkat pendekar perunggu bintang 7, Yu Fei juga kini sudah berhasil menguasai kedua teknik bertarung yang diberikan oleh Ling Yan.
Sementara itu, Yu Qian yang baru 2 bulan mulai berlatih beladiri dengan mengejutkan sudah berhasil menembus tingkat pendekar pemula bintang 7.
Walaupun keduanya mempelajari teknik pengembangan ilmu beladiri yang sama, tetapi dapat dilihat dengan jelas bakat yang dimiliki oleh Yu Qian ternyata lebih baik daripada bakat yang dimiliki oleh Yu Fei.
Ling San yang menyadari kedatangan Ling Yan sontak membalikkan badannya dan mendapati Ling Yan yang saat ini sedang berjalan ke arahnya.
Ling San yang melihat itu kini tersenyum ke arah Ling Yan, dan saat Ling Yan sudah sampai di hadapannya. "Ling Yan, bagaimana latihanmu?"
"Haihhh, perkembangan ku sepertinya sangat menurun ayah, setelah 2 tahun ini aku baru berhasil menembus tingkat berlian bintang 9 dan baru membuka sebanyak 18 meridian kecil di dalam tubuhku, sepertinya aku akan membutuhkan waktu yang lebih lama agar bisa menembus tingkat perak jiwa."
Ling Yan menghela nafas berat setelah mengatakan masalahnya itu, akan tetapi Ling San yang mendengar perkataan Ling Yan yang mengatakan perkembangan latihannya yang begitu menurun malah terperanjat dengan apa yang baru saja ia dengar.
"Ling Yan, perkembangan pelatihan mu ini bukanlah lambat, melainkan itu sangat cepat, ketua Klan Ling Han saja membutuhkan waktu sekitar 13 tahun untuk membuka 25 meridian kecilnya, sedangkan kau....."
__ADS_1
Ling San tidak habis pikir dengan apa yang dikatakan Ling Yan beberapa saat yang lalu, dia yang saat ini sudah memiliki kekuatan pendekar berlian bintang 8 pada usianya sekarang saja sudah berpikir bahwa perkembangannya sudah lumayan, apalagi Ling Yan yang saat ini sudah menembus puncak pendekar berlian dan masih berumur 15 tahun.
Ling Yan yang mendengar perkataan ayahnya kini hanya bisa tersenyum canggung dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Ling San kemudian kembali mengalihkan pandangannya ke arah Yu Fei dan juga Yu Qian yang masih melakukan latih tanding.
"Yu Qian, Yu Fei, sudah cukup untuk hari ini." Ucapan Ling San yang di dengar oleh keduanya sontak membuat Yu Fei dan Yu Qian menghentikan latihannya.
Keduanya lalu mengalihkan perhatiannya ke arah Ling Yan dan juga Ling San yang tengah berdiri tidak jauh dari tempat keduanya.
"Ayah, kak Ling Yan, kami berdua hebat bukan." Teriak Yu Qian yang sedang berlari ke arah keduanya bersama Yu Fei.
Ling Yan dan Ling San hanya tersenyum menanggapi itu. "Hahaha ya ya ya kalian berdua memang kedua adikku yang hebat dan berbakat." Jawab Ling Yan sambil tersenyum manis setelah keduanya sampai di dekat Ling Yan.
Tak lama kemudian Xui yang baru saja sampai di kediaman Ling Yan langsung menyapa Ling Yan dan memberi hormat pada Ling San.
"Selamat pagi kak Ling Yan, selamat pagi tetua San, dan juga selamat pagi adik adik yang berbakat." Sapa Xui dengan senyum manisnya.
Sontak karena mendengar suara Xui yang menyapa, keempatnya kini membalikkan badan dan mendapati Xui yang berjalan ke arah ke empatnya.
"Kak Xui!" Yu Qian yang melihat Xui berjalan mendekat sontak langsung berlari dengan girang ke arahnya dan langsung bergerak memeluk Xui.
"Kak Xui, kak Xui kemana saja dalam 2 hari ini, lihat kak Xui aku sudah berhasil menembus tingkat ke 7." Yu Qian mengatakan itu sambil tersenyum manis ke arah Xui.
"Benarkah, wah kau sangat berbakat Qian'er." Setelah mengatakan itu tak lama kemudian Ling Yan kini sudah menghampiri Xui.
"Selamat pagi Xui, apa yang sedang kau lakukan disini, apa ada sesuatu yang penting?" Tanya Ling Yan.
__ADS_1
Xui lalu mengalihkan perhatiannya ke arah Ling Yan yang saat ini sedang berdiri di hadapannya.
"Emm tidak apa-apa kak Ling Yan, sebenarnya aku hanya ingin bilang kalau dalam beberapa hari lagi perwakilan dari sakte seribu pedang akan datang untuk merekrut murid-murid baru yang berbakat dan masih berumur di bawah 17 tahun." Ucap Xui.